Robinho Terancam 9 Tahun Penjara Karena Kasus Pelecehan Seksual

Berita

by Wildan Dwi Riski

Wildan Dwi Riski

Team of statistics @panditfootball | coffee enthusiast

Robinho Terancam 9 Tahun Penjara Karena Kasus Pelecehan Seksual

Pengadilan Milan menghukum mantan pemain AC Milan dan Tim Nasional Brasil, Robson de Souza Santos alias Robinho, dengan ancaman sembilan tahun penjara. Hukuman itu dijatuhkan pada Selasa (21/11) lalu atas tuduhan Robinho yang melakukan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan berusia 22 tahun asal Albania pada 22 Januari 2013 lalu.

Robinho yang sekarang bermain untuk kesebelasan Brasil, Atletico Miniero, dinyatakan bersalah dengan lima orang lainnya. Pengadilan juga menghukum salah satu teman Robinho, Ricardo Falco, selama sembilan tahun juga. Selain itu, Robinho dan Ricardo diwajibkan membayar ganti rugi pada perempuan tersebut sebesar 60 ribu euro. Sementara untuk empat orang lainnya, sidang masih ditangguhkan.

Robinho dan kawan-kawannya tersebut diduga melakukan pelecehan seksual ketika sang korban dalam kondisi mabuk. Meski begitu, Robinho memiliki kesempatan untuk menyangkal tuduhan tersebut dengan mengajukan banding di mana sistem undang-undang di Italia yang mengizinkan seseorang untuk mengajukan tahap-tahap permohonan pengajuan banding sebelum hukuman dilaksanakan.

Robinho bermain untuk AC Milan pada musim 2010/2011 hingga 2014/2015. Dengan usianya yang sudah menginjak 33 tahun, namanya memang mulai tenggelam di kancah sepakbola dunia. Meski begitu, ia sempat kembali ke timnas Brasil pada Januari lalu ketika menghadapi Kolombia.

Saat ini, Robinho sedang berada di kampung halamannya, Brasil. Atas kondisi ini, penahanan atas kejahatan yang dilakukan Robinho bisa saja menemui hambatan. Menurut perundangan di sana, setiap warga negara Brasil tidak dapat diekstradisi ke negara lain di bawah permohonan untuk menghadapi tuntutan kejahatan. Meski begitu ia harus meninggalkan negaranya dan ditahan di tempat lain (negara lain).

Robinho memulai kariernya bersama Santos, dan ia membantu mereka untuk meraih gelar Serie A pertama mereka selama 20 tahun. Berkat kegemilangan permainannya itu, Real Madrid tertarik kepadanya dan memboyongnya ke Santiago Bernabeu pada 2005. Setelah itu ia hijrah ke Man City, Milan, dan sempat bermain di Liga Tiongkok bersama Guanzhou Evergrande sebelum kembali ke Brasil membela Atletico Miniero.

Komentar