6 Penjualan Termahal Liverpool

Cerita

by M. Rifky Herlanda P.

M. Rifky Herlanda P.

Bola adalah teman.

6 Penjualan Termahal Liverpool

Penjualan Philippe Coutinho ke Barcelona seolah tidak memutus rantai penjualan pemain-pemain penting Liverpool. Ya, bukan kali ini saja Liverpool kehilangan pemain terbaiknya. Kami sendiri merangkum, terdapat enam pemain andalan Liverpool yang terpaksa dijual meski sebenarnya kesebelasan berjuluk The Reds tersebut menginginkan sang pemain bertahan.

Philippe Coutinho (142 Juta paun)

Philippe Coutinho sudah menjadi sasaran Barcelona sejak transfer musim panas bulan Agustus lalu. Kesebelasan asal Katalunya itu telah mengajukan tawaran 110 juta paun, namun tawaran itu ditolak oleh Liverpool. Pada Januari ini, Barcelona akhirnya mampu mendapatkan sang gelandang timnas Brasil tersebut setelah Liverpool sepakat melepasnya karena sang pemain mengatakan ingin sekali bergabung dengan Barcelona.

Coutinho mengatakan bahwa ia sangat ingin mendapatkan tantangan baru di Spanyol dan telah mendapat dukungan dari Istri dan anaknya untuk tinggal di Spanyol.

Transfer Coutinho kembali ramai ketika Ousmane Dembele yang merupakan pemain baru Barcelona mengalami cedera dan cukup lama absen. Rumor itu pun semakin ramai ketika Coutinho beberapa kali tidak masuk dalam skuat Liverpool termasuk di laga boxing day beberapa waktu lalu sebelum jendela transfer musim dingin dibuka. Akhirnya kepergian Coutinho tak terelakan lagi setelah Barcelona berani menjadikannya sebagai pemain termahal kedua dunia dengan nilai transfer 142 juta paun.

Luis Suarez (75 Juta paun)

Luis Suarez memutuskan untuk mengakhiri kariernya di Liverpool ketika ia sedang menjalani masa emas bersama The Reds. Tapi ternyata hal itu tak berarti ia bertahan lama di Liverpool, karena kenyataannya ia pun hengkang. Sama seperti Coutinho, Barcelona adalah tujuan Suarez.

Barcelona saat itu sangat tertarik dengan kualitas Suarez, yang selama bermain di Liverpool mampu mencetak 82 gol dari 133 pertandingan yang ia mainkan. Tanpa menghadapi proses yang sulit, Suarez pun resmi pindah dari Liverpool ke Barcelona pada 11 Juli 2014 dengan harga 75 juta paun.

Saat itu, Suarez menjadi pemain termahal ketiga dunia setelah Gareth Bale (85 Juta paun) pada tahun 2013 dan Cristiano Ronaldo (80 juta paun) tahun 2009. Pelatih Liverpool pada saat itu, Brendan Rodgers, tidak menahan sedikit pun Suarez untuk bertahan di Liverpool karena ia mengetahui Suarez akan lebih sukses di tempat lain dan ia pun mengucapkan banyak terima kasih atas kontribusi selama dua tahun bermain untuk Liverpool.

Fernando Torres (50 Juta paun)

Fernando Torres mengambil keputusan sulit ketika bergabung dengan Chelsea yang merupakan salah satu rival Liverpool di Liga Primer Inggris. Ia mengatakan sangat sulit memberikan kabar ini kepada para rekannya, apalagi kepada Steven Gerrard yang merupakan pemain yang ia hormati di Liverpool. Namun, keresahan itu dijawab oleh Gerrard yang mengatakan kepada Torres bahwa dirinya harus mengambil keputusan yang terbaik untuk dirinya di masa depan.

Torres mengatakan bahwa ia tidak akan bisa meraih gelar di Liverpool terutama gelar Liga Champions. Walaupun sebenarnya ia mengatakan bahwa selama berada di Liverpool ia telah menjadi raja. Akhirnya ia pun mengambil keputusan untuk pindah ke Chelsea pada 31 Januari 2011. Kepindahan Torres dari Liverpool ke Chelsea dihargai 50 juta paun.

Chelsea sangat tertarik untuk mendapatkan pemain timnas Spanyol ini karena selama membela Liverpool, Torres telah mencetak 81 gol dan 20 asis dari 142 pertandingan. Ditebus dengan harga mahal, Torres berhasil membawa Chelsea meraih gelar Liga Champions pada musim 2011/12, Europa League musim 2012/13, dan Piala FA tahun 2012.

Raheem Sterling (49 Juta paun)

Transfer Raheem Sterling dari Liverpool ke Manchester City pada tahun 2015 cukup menjadi sorotan. Harga 49 juta paun menempatkannya sebagai pemain muda termahal Inggris. Kepindahannya pun cukup memancing amarah para suporter Liverpool dan mengatakan bahwa Sterling adalah pemain mata duitan. Bukan tanpa sebab para suporter merasa marah karena dengan umurnya yang masih muda tentu ia menjadi harapan bagi para suporter memberikan kejayaan bagi Liverpool di masa depan.

Walaupun mendapat kecaman dari para suporter, Sterling tetap mengambilkan keputusan pergi menuju Manchester City. Dalam wawancara dengan BBC ia mengatakan bahwa ia ingin merasakan bermain di Liga Champions dan ingin meraih banyak gelar bersama klub yang lebih baik. Ia pun menambahkan bahwa keluarga nya sangat mendukung dan ibunya mengatakan bahwa ia lebih cocok untuk memakai jersey berwarna biru.

Manuel Pellegrini yang pada waktu itu menjadi manajer City mengatakan bahwa Sterling adalah pemain yang benar-benar memiliki kualitas yang sangat baik dan akan membawa prestasi untuk Man City di masa depan. Perkataan itu pun terbukti pada tahun ini, Sterling mampu membawa Man City tidak terkalahkan di 22 pertandingan Liga Primer Inggris dan peluang untuk menjadi juara sangat terbuka lebar.

Xabi Alonso (30 Juta paun)

Xabi Alonso menjadi pemain kunci Liverpool dari tahun 2004 hingga 2009 dan itu cukup membuat Manuel Pellegrini tertarik untuk mendatangkannya ke Real Madrid. Namun, proses transfer Alonso terbilang cukup alot karena masalah kecocokan harga. Madrid hanya ingin membeli Alonso tidak lebih dari 27 juta paun karena menurut Florentino Perez, Alonso bukanlah nama besar yang bisa memberikan keuntungan dari penjualan aksesoris terutama penjualan jersey, apalagi pada tahun 2009 Madrid barus saja mendatangkan Cristiano Ronaldo dan Ricardo Kaka.

Rafael Benitez yang pada saat itu yang sangat mengandalkan Alonso menolak tawaran Real Madrid. Melihat kondisi itu, Alonso pun mengajukan permintaan untuk melepaskannya ke Real Madrid. Karena Pellegrini dan Jorge Valdano yang sangat menginginkan Alonso, akhirnya Madrid bersedia menambah tiga juga paun untuk membeli Alonso. Proses transfer pun mencapai kesepakatan pada 5 Agustus 2009 dan Alonso mampu membuktikan diri dengan memberikan satu gelar La Liga Spanyol, dua gelar Copa Del Rey, satu gelar Super Cup Spanyol, satu gelar Liga Champion, dan satu gelar UEFA Super Cup.

Christian Benteke (27 Juta paun)

Christian Benteke gagal menunjukkan kualitasnya kepada Liverpool setelah didatangkan dari Aston Villa dengan harga 32,5 juta paun. Benteke hanya bermain satu musim di Liverpool dan hanya mencetak 10 gol dari 42 penampilan. Cedera menjadi masalah utama yang membuatnya gagal tampil baik dan juga tidak masuk skema Juergen Klopp.

Benteke dilepas ke Crystal Palace dengan harga 27 juta paun pada 20 Agustus 2016 dan menjadikan namanya sebagai pemain termahal yang didatangkan Crystal Palace. Ia mengatakan bahwa Crystal Palace adalah tempat yang pas bagi dirinya membuktikan diri karena ia merasa sangat cocok dengan visi Crystal Palace dan strategi Alan Pardew. Hingga kini Benteke tetap menjadi andalan Crystal Palace walaupun Pardew tidak lagi melatih.

Komentar