Sifat Keayahan Mauro Icardi di Balik Cap Negatif dalam Kariernya

Cerita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Sifat Keayahan Mauro Icardi di Balik Cap Negatif dalam Kariernya

Bermain di Inter Milan, tampan, mapan, muda, dan romantis, jadi modal Mauro Icardi untuk menggaet perempuan manapun yang ingin ia kencani. Anggapan tersebut tak salah karena ia memutuskan memilih Wanda Nara sebagai pendamping hidupnya. Yang perlu diketahui, ia mendapatkan Wanda setelah merebutnya dari (mantan) rekan setimnya di Sampdoria, Maxi Lopez, yang sebelumnya merupakan suami Wanda.

Cerita cinta Icardi dimulai kala ia secara terang-terangan mengungkapkan perasaannya kepada Wanda, ketika dirinya berstatus sebagai istri Lopez. Kisah cinta Icardi dan Wanda pun sempat menjadi topik hangat media Italia karena keduanya tak segan untuk pamer kemesraan di depan publik. Icardi bahkan mulai mendapatkan cap negatif atas apa yang ia lakukan tersebut.

Namun, btak hanya soal kehidupannya dengan Wanda yang menarik untuk disimak, tapi juga bagaimana pria kelahiran 19 Februari 1993 ini menjalani perannya sebagai ayah empat orang anak di usia muda. Dengan usianya yang masih 22 tahun dan dengan gaya hidup kelas atas yang dijalaninya, bisa saja membuatnya menjadi pria muda yang penuh dengan kebebasan, apalagi ia memiliki cap negatif. Tapi Icardi tak mengambil pilihan itu, sebab ia merasa ada orang-orang yang harus diperhatikannya.

"Saya ingin memberikan semua perhatian saya di luar lapangan untuk anak-anak saya. Karena orang tua saya melakukan semua hal untuk membuat saya bahagia," ujar Icardi seperti dikutip ESPN FC.

Icardi tak asal berbicara. Jika butuh bukti, coba Anda perhatikan akun twitter eks pemain Barcelona ini. Hampir setiap tweet-nya, selalu ada foto dirinya bersama anak-anaknya.

Terlepas dari caranya mendapatkan Wanda yang tentunya kontroversial, tapi Icardi tetap menjalani hidupnya sebagai pria dewasa. Bahkan ia begitu menunjukkan bahwa meski masih muda, ia merupakan contoh ayah yang baik. "Bersama Benedicto ke sekolah untuk mengikuti perayaan Natal", "Menghabiskan malam dengan menonton film bersama putri saya", dan "Setiap hari harus dihabiskan dengan mereka (anak-anak), karena mereka merupakan segalanya di hidup saya. Aku sayang kalian" adalah beberapa Tweet-nya mengenai kehidupannya sebagai ayah.

Tak hanya berupa kata-kata, Icardi pun merupakan orang yang rela melakukan apa saja untuk membuktikan bahwa anak-anaknya mendapatkan ruang dalam hidupnya. Hal itu ia tunjukkan dengan tato yang bergambar tiga malaikat dengan tulisan "Valentino", "Constantino", dan "Benedicto". Perlu diketahui, ketiga nama tersebut merupakan nama anak hasil pernikahan Wanda dan Maxi Lopez. Icardi yang juga di-endorse oleh Nike juga mendapat signature shoes dengan nama keempat anaknya dan Wanda.

Signature Shoes dari Nike untuk Icardi yang bertuliskan nama istri dan anaknya
Signature Shoes dari Nike untuk Icardi yang bertuliskan nama istri dan anaknya

Bisa dibilang, pernikahan Icardi dengan Wanda tak hanya menyangkut hubungan keduanya. Tapi, juga hubungan Icardi dengan anak-anak Wanda yang sudah beranjak besar. Segala bentuk cinta dan kasih sayang yang Icardi berikan kepada anak-anaknya pun mendapat respon positif dari Wanda.

“Terima kasih atas semua yang kamu berikan. Terima kasih untuk semua hal yang tidak akan pernah bisa aku dan mereka (anak-anak) lupakan,” ucap Wanda lewat akun twitter-nya pada 2014 lalu.

"Mauro suka menghabiskan waktu dengan anak-anak. Meskipun tak lama, tapi setiap waktu yang ia habiskan selalu menarik," tambahnya.

Melihat apa yang Icardi berikan untuk anak-anaknya, rasanya pantas baginya tersemat pepatah “Hal-hal terbaik yang dapat Anda berikan kepada anak-anak selain tingkah laku yang baik adalah kenangan yang indah.”

Komentar