Ibrahimovic Akan Kembali Panaskan Persaingan Lini Depan Man United

Berita

by Septian Nugraha

Septian Nugraha

Football Writer, Journalist, Photographer @Panditfootball | plus Supporter

Ibrahimovic Akan Kembali Panaskan Persaingan Lini Depan Man United

Zlatan Ibrahimovic dikabarkan kembali ke Manchester United. Pemain asal Swedia itu sebelumnya tidak mendapatkan perpanjangan kontrak lantaran cedera lutut yang dialaminya, akibatnya Ibra harus angkat kaki dari Old Trafford pada akhir musim 2016/2017. Akibat cedera yang dialami, Ibra juga absen membela United di final Liga Europa melawan Ajax Amsterdam.

Tentunya sebuah kerugian tersendiri bagi United ketika Ibra harus absen dalam jangka waktu yang cukup lama, mengingat pada musim lalu, mantan pemain Paris Saint-Germaint (PSG) itu bisa dibilang sebagai salah satu sosok sentral di lini depan mereka. Dari 46 penampilan yang dilakoni Ibra musim lalu, total ada 28 gol dan 10 asis yang ia kemas selama musim 2016/2017.

Namun, cedera lutut akhirnya memaksa Ibra untuk mengakhiri musim lebih cepat, bahkan kontraknya pun tak diperpanjang "Setan Merah". Setelah melepas Ibra, United kemudian bergerak aktif di jendela transfer musim panas ini. Beberapa pemain seperti Alvaro Morata sempat diisukan merapat ke Old Trafford, namun pada akhirnya Romelu Lukaku yang dipilih sebagai suksesor Ibra di lini depan United, dengan Morata akhirnya hijrah ke Chelsea.

Lukaku dipinang United dari Everton dengan harga 75 juta paun. Harga tersebut dinilai sepadan dengan kualitas pemain Belgia itu. Buktinya, sudah ada empat gol yang disarangkan Lukaku dengan panji kebesaran United di ajang Liga Primer Inggris (tiga gol) dan Piala Super Eropa (satu gol).

Meski begitu, torehan gemilang yang dicatatkan Lukaku sepertinya belum membuat Jose Mourinho sepenuhnya puas karena menjelang berakhirnya masa transfer, mereka dikabarkan berencana untuk memulangkan kembali Ibra.

Rencana tersebut sepertinya tidak akan menemui hambatan berarti, selain karena Ibra belum melakukan kesepakatan dengan kesebelasan manapun, Ibra juga saat ini rutin berlatih di Carrington, tempat latihan United.

Daily Mail melaporkan bahwa Mourinho ingin mendaftarkan Zlatan sebagai penggawa "Setan Merah" di babak gugur Liga Champions musim ini. Meski saat ini Ibra masih dalam proses pemulihan, namun United dikabarkan tidak akan meminta Ibra pulih secepat mungkin dalam waktu dekat ini. Meski begitu, kesepakatan bisa didapat sebelum bursa transfer musim panas ini ditutup pada 31 Agustus mendatang.

Kesepakatan untuk mengembalikan Ibra ke skuat MU kabarnya akan terjadi dalam minggu ini, namun dalam kesepakatan tersebut kabarnya Ibra tidak akan mendapat gaji yang sama seperti yang ia dapat di musim lalu. Kabarnya, bila memang informasi United kembali merekrut Ibra itu benar, maka mantan pemain AC Milan itu akan mendapat gaji 365 ribu paun per pekan.

Persaingan panas di lini serang Man United

Dalam masa pemulihan cederanya, Zlatan menunjukkan perkembangan yang signifikan. Sempat diprediksi tidak akan bermain hingga awal tahun depan, namun ternyata proses penyembuhan cedera Ibra mengalami peningkatan yang cukup cepat. dalam postingan video yang diunggahnya di akun Twitter-nya, terlihat Ibra melakukan gerakan kickboxing yang secara tidak langsung menyiratkan bahwa ia sudah mulai pulih.

Bisa diprediksi kalau Ibra bisa kembali sebelum awal tahun depan. Bila memang itu terjadi, maka United bisa saja langsung mengandalkan Ibra sebelum menunggu bulan Januari nanti, bila memang mereka benar-benar jadi memulangkan Ibra ke Old Trafford.

Tapi selain itu, kembalinya Ibrahimovic ke United juga memantik persaingan panas di lini depan "Setan Merah". Lukaku tentu tidak bisa jemawa sebagai satu-satunya andalan United di sektor penyerang ketika Ibra sudah kembali. Tidak ada yang meremehkan kemampuan Lukaku. Sebagai seorang penyerang, pemain berusia 24 tahun itu punya kualitas dan terbilang sebagai penyerang tajam.

Ia adalah penyerang modern yang punya fisik bagus untuk berduel dengan pemain belakang lawan. Bukan tanpa alasan tentunya Mourinho memilih Lukaku sebagai penyerang baru United musim ini. Mourinho bukan tipikal pelatih yang gemar mendatangkan pemain hanya karena nama besarnya saja. Didatangkannya Lukaku ke Old Trafford tentu disesuaikan dengan kebutuhan tim.

Namun, pesaing Lukaku nanti untuk memperebutkan tempat utama di lini depan United bukanlah pemain sembarangan. Secara kemampuan, Ibrahimovic dan Lukaku tidak berbeda jauh, karena kedua pemain tersebut juga dikenal sebagai penyerang tajam dan kuat saat berduel dengan pemain lawan.

Tapi, Ibrahimovic punya beberapa kelebihan yang tidak miliki Lukaku, antara lain adalah kemampuannya menjemput bola ke belakang meskipun bermain lebih lambat, dan juga kemampuannya dalam mengeksekusi tendangan bebas. Selain itu, pemain berusia 35 tahun itu juga tergolong sebagai penyerang yang memiliki keunikan tersendiri. Ia bisa mengontrol dan mencetak gol dalam posisi dan situasi tak terduga. Kemampuan tersebut jarang dimiliki penyerang lain, termasuk Lukaku yang sering dicemooh soal kontrol bolanya.

Kehadiran Ibrahimovic di skuat United mungkin menjadi sinyal bahaya bagi Lukaku dan juga Marcus Rashford. Namun bagi United dan Mourinho, ini akan menjadi sinyal positif. Persaingan sehat untuk mendapatkan tempat utama di dalam tim tentu akan memaksa para penyerang mengerahkan semua kemampuan terbaiknya bagi tim, karena tidak adanya jaminan untuk menjadi pemain utama, sebelum mereka menunjukkan kualitas terbaiknya di lapangan.

Sementara bagi Rashford, ia mungkin akan sedikit menjadi korban dengan dimainkan di posisi sayap, terutama sayap kiri. Apalagi jika United tidak berhasil mendatangkan winger baru (gosip sebelumnya adalah Ivan Perisic). Dengan kehadiran Ibrahimovic juga United jadi memiliki kedalaman skuat yang mumpuni, khususnya di lini depan. Mourinho tidak perlu lagi dipusingkan dengan krisis penyerang bila salah satu pemain depannya mengalami cedera atau berhalangan tampil karena akumulasi.

Kehadiran Ibrahimovic juga bisa membuat United memiliki banyak pilihan skema penyerangan dalam membongkar pertahanan lawan. Selain dengan bola terobosan, United juga memanfaatkan umpan panjang yang memang menjadi kesenangan Ibrahimovic (dan juga Marouane Fellaini) dengan posturnya yang jangkung.

Bayangkan Ibrahimovic, Lukaku, Fellaini, Paul Pogba, dan Nemanja Matic saat United sedang kebuntuan. Dengan plan B umpan silang ke kotak penalti, kombinasi dari kehadiran mereka semua tentunya menjadi mimpi buruk untuk pertahanan kesebelasan manapun.

Komentar