Bayern Munchen Masih Terlalu Perkasa bagi RB Leipzig

Berita

by Gunanda Hasdiansyah

Gunanda Hasdiansyah

Pecandu game Football Manager yang mencintai sepak bola dengan segala keindahannya

Bayern Munchen Masih Terlalu Perkasa bagi RB Leipzig

Keperkasaan kesebelasan promosi Bundesliga, RasenBallsport Leipzig seperti mulai menemui akhir. Setelah sebelumnya menderita kekalahan pertama melawan kesebelasan papan bawah, Ingolstadt, Leipzig harus menderita kekalahan keduanya dari salah satu pesaing di papan atas, Bayern München.

RB Leipzig dikalahkan oleh Bayern München dengan skor 3-0 di Allianz Arena, kandang Bayern München, pada spieltag 16 Bundesliga, Kamis dini hari tadi (22/12). Kemenangan ini membuat Bayern berhasil menjauh dari Leipzig di papan klasemen dengan keunggulan tiga poin.

Gol pertama Bayern pada pertandingan ini tercipta melalui Thiago Alcântara pada menit ke-17. Ia berhasil memanfaatkan tendangan Robert Lewandowski yang membentur tiang gawang.

Pada gol kedua, Thiago kembali berperan dalam terciptanya gol tersebut. Gol kedua ini berawal dari kesalahan pemain Leipzig, Naby Keita yang gagal menguasai bola dengan baik dan berhasil direbut oleh Arturo Vidal. Lalu diteruskan ke Lewandoski yang memberikan umpan ke Thiago. Thiago yang melihat pergerakan Xabi Alonso masuk ke dalam kotak penalty Leipzig, langsung melepaskan umpan yang mampu diselesaikan dengan baik oleh Alonso pada menit ke-25.

Menjelang akhir babak pertama, Bayern mendapatkan hadiah penalti dari wasit setelah penjaga agwang Leipzig, Peter Gulacsi melanggar Douglas Costa di kotak terlarang. Tendangan penalti tersebut berhasil dieksekusi dengan baik oleh Lewandowski sekaligus memperbesar keunggulan Bayern menjadi 3-0 pada menit ke-45.

Pada pertandingan ini, tidak banyak hal yang bisa dilakukan oleh Leipzig. Bayern benar-benar mendominasi pertandingan. Hal ini terbukti berdasarkan data dari WhoScored, Bayern memiliki penguasaan bola sebanyak 76% sedangkan Leipzig hanya 24%. Begitu pun dengan tembakan yang dilepaskan pada pertandingan ini, Bayern unggul jauh dengan dengan 25 tembakan berbanding 5 tembakan milik Leipzig.

Leipzing memang tampil cukup buruk pada pertandingan ini. Terlalu banyak kesalahan sendiri yang mereka lakukan. Hal ini terbukti dari dua gol terakhir yang diciptakan oleh Bayern. Kartu merah yang diterima oleh Emil Forsberg semakin memperburuk keadaan Leipzig pada pertandingan ini.

Pada konferensi pers setelah pertandingan, pelatih Bayern München, Carlo Ancelotti dan sang kapten, Philipp Lahm mengakui permainan mereka yang cukup baik pada babak pertama menjadi kunci kemenangan pada pertandingan ini.

Sementara itu pelatih RB Leipzig, Ralph Hasenhuttl dan sang kapten, Willi Orban, mengakui bahwa mereka tampil buruk pada pertandingan ini dan Bayern layak memenangkan pertandingan.

Berikut adalah kutipan wawancara mereka pada saat konferensi pers setelah pertandingan seperti yang dilansir oleh laman resmi Bayern München.

Carlo Ancelotti: "30 menit pertama yang sempurna dalam hal kecepatan dan membangun serangan. Kami sangat agresif dan mengontrol pertandingan. Semuanya berjalan baik untuk kami setelah gol pertama tercipta. Kemenangan ini meningkatkan kepercayaan diri kami. Kami harus terus meningkatkan kemampuan dan kami sudah membaik.”

Philipp Lahm:.. "Seluruh pendukung sepakbola Jerman menantikan pertandingan ini. Ini adalah duel antara dua kesebelasan yang ingin menegaskan diri mereka. sendiri Kami ingin menentukan arah, dan kami mencapai itu khususnya di babak pertama."

Ralph Hasenhüttl: "Selamat kepada Carlo dan kesebelasannya. Mereka telah menunjukkan sinyal mereka untuk menguasai puncak klasemen sejak hari ini. Kami tidak punya kesempatan di babak pertama. Mungkin akan sulit bagi kami bahkan jika kami berhasil menunjukkan performa terbaik kami di babak kedua, hal itu akan tetap sama. Kami tidak bertahan dengan baik, jadi itu adalah pelajaran bagi kami."

Willi Orban: "Kami memiliki rencana ambisius, tapi pada saat pertandingan ternyata berbeda. Bayern lebih baik hari ini dan layak untuk memenangkannya.”

foto : mirror.co.uk

Komentar