Radamel Falcao yang Kembali Mengaum

Berita

by Muhammad Firza Richsan

Muhammad Firza Richsan

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Radamel Falcao yang Kembali Mengaum

AS Monaco terus memperlihatkan tren positifnya di Ligue 1 musim ini. Bertandang ke markas Girondins Bordeaux (10/12/16), Monaco berhasil mencuri tiga poin dengan cara yang fantastis. Mereka berhasil menang dengan skor yang meyakinkan, 0-4. Gol-gol kemenangan Monaco disumbangkan oleh Djibril Sidibe, serta hattrick dari Radamel Falcao. Hasil ini membuat Monaco tidak pernah terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhir.

Radamel Falcao lagi-lagi menjadi figur penting Monaco dalam meraih kemenangan demi kemenangan. El Tigre, julukan Falcao, seolah ingin menunjukan kepada publik bahwa dengan menilai dirinya sudah habis adalah sebuah kesalahan besar. Falcao langsung tancap gas di awal musim ini dengan gelontoran dua golnya ke gawang Fenerbahce di babak kualifikasi Liga Champions. Dan dari dua golnya inilah yang membuat Monaco lolos ke babak fase grup Liga Champions.

Walau demikian, keakraban Falcao dengan cedera seolah tidak bisa dijauhkan. Selepas pertandingan melawan Fenerbahce, Falcao kembali menderita cedera hamstring yang memaksanya harus absen selama satu bulan dan melewatkan tiga pertandingan awal Ligue 1 musim ini. Sedangkan gol perdana Falcao di Ligue 1 musim ini terjadi ke gawang Rennes pada pekan kelima. Akan tetapi setelah itu dirinya kembali mengalami cedera dan harus menepi selama hampir dua bulan.

Seperti Harimau kelaparan yang harus tetap terus berlari dan berjuang mencari mangsa untuk dapat tetap bertahan hidup, Falcao pun demikian. Ia habiskan waktunya setiap hari di gym dan berlatih sendirian untuk tetap menjaga insting membunuhnya.

Kerja keras Falcao pun tidak sia-sia. Comeback-nya diwarnai dengan sebuah gol ke gawang Montpellier di pekan ke-10. Setelah itu gelontoran demi gelontoran gol terus ia persembahkan untuk Monaco. Dirinya pun kini terlihat lebih bugar walau tidak selalu menghabiskan pertandingan hingga menit ke-90. Jika ditotal, dirinya telah berhasil mencetak 11 gol dari sembilan pertandingan pasca comeback-nya itu. Dan jika ditotal secara keseluruhan, Falcao telah mencetak 14 gol dari 16 pertandingannya bersama Monaco di semua ajang di musim ini.

Sementara hattrick-nya yang dicetak ke gawang Bordeaux merupakan hattrick pertamanya selama dirinya memperkuat AS Monaco. Falcao pun sangat bangga dengan raihan yang ditorehkannya itu.

“Saya sayang senang dengan hattrick pertama saya. Saya sangat senang terhadap semua orang (yang memberikan dukungan). Kita harus berpikir tentang diri kita sendiri, lalu lakukan pekerjaan yang kita miliki”, ungkap Falcao kepada Monaco TV.

Performa yang ditunjukan oleh Falcao pun mengundang reaksi bagi banyak orang, tidak terkecuali David De Gea. Mantan rekannya di Manchester United itu langsung memberikan pujian melalui akun twitter pribadinya, “The Tiger is on fire’’, cuit De Gea yang hingga saat ini telah di-retweet sebanyak 2545 kali itu.

Dengan raihannya yang diperoleh musim ini, itu artinya Falcao telah berhasil membukukan 27 gol dari dua musimnya memperkuat AS Monaco. Falcao pun hanya membutuhkan dua gol untuk melewati torehan 28 gol idolanya, Thierry Henry, yang memperkuat AS Monaco dari tahun 1994-1999. Tentu hal ini adalah sesuatu yang mudah bagi Falcao, jika mengingat dirinya tengah berada di top performa.

Komentar