Kemungkinan Pellegrini Melatih di Rusia

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Kemungkinan Pellegrini Melatih di Rusia

Drama mengenai siapa sosok manajer Manchester City musim depan memang sudah terjawab. Meski demikian, Manuel Pellegrini yang kini mengisi kursi tersebut masih belum bisa hidup tenang. Pasalnya, setelah kursinya di Manchester City sudah terpecahkan, kini banyak yang bertanya, akan kemanakah Pellegrini musim depan?

Perlahan tapi pasti, beberapa klub pun mulai dihubung-hubungkan dengan eks juru taktik Malaga ini. Namun, seiring berjalannya waktu hanya ada dua klub yang terus dihubungkan dengannya, yakni Chelsea dan Zenit St. Petersburg. Dan klub terakhir bahkan dikabarkan sudah mulai menjalani pembicaraan intens dengannya.

Beberapa media Rusia bahkan melansir bahwa Zenit sudah setuju untuk memberi Pellegrini gaji sebesar 4 juta Euro. “Hanya ada satu nama yang mulai dibicarakan oleh internal Zenit St. Petersburg, yakni Manuel Pellegrini. Sudah ada beberapa kesepakatan di antara petinggi klub,” ujar Life78, stasiun televisi di St. Petersburg, Jumat (4/3).

Rumor yang berkembang di Rusia pun tak ditepis oleh agen Pellegrini, Jesus Martinez. Menurutnya, Pellegrini adalah sosok yang menyukai tantangan. Dan kemungkinan itu (bergabung Zenit) masih ada.

“Manuel (Pellergrini) siap mendengar semua penawaran yang diberikan. Tidak hanya Manchester United dan Chelsea saja. Dia pasti akan memilih dan memutuskan semua tawaran yang datang. Meskipun, hingga kini belum ada proposal secara resmi kepadanya,” ujar Martinez kepada Express.

“Liga Primer adalah kompetisi yang menarik, oleh karena itu ia masih berharap dapat melatih di sana. Sebab, ia memiliki tiga musim yang indah dan berhasil memenangkan beberapa piala di sana. Meski demikian, Pellegrini terbuka atas semua penawaran yang masuk. Dia bahkan pernah bekerja di Malaga, klub yang memberinya banyak tantangan,” imbuhnya.

Kepergian Pellegrini ke Zenit memang tak terlalu mengagetkan, mengingat pelatih Zenit sekarang, Andre Villas-Boas memutuskan pergi di akhir masa kontraknya. Eks pelatih Spurs tersebut dikabarkan pergi lantaran transfer Zenit musim lalu tak sesuai keinginannya.

Sebelum rumornya sebagai pelatih Zenit mencuat, nama Pellegrini terlebih dahulu dihubung-hubungkan dengan Timnas Cile. Yang pada akhirnya ia mengaku tidak tertarik, lantaran ia masih berkeinginan untuk menjalani tugas harian di klub. Meski demikian, ia tidak akan menolak jika ia mendapat kesempatan itu (melatih Timnas Chile) pada 2018 mendatang.

Komentar