Efek Baik Kedatangan Guidolin

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Efek Baik Kedatangan Guidolin

Kedatangan manajer atau pelatih baru belum tentu dapat memperbaiki semuanya. Hal tersebut pula yang muncul kala Swansea City memutuskan mendaratkan Francesco Guidolin ke Liberty Stadium, untuk menggantikan Garry Monk yang dipecat karena penampilan tim tak memuaskan hingga pekan ke-15, yang mana posisi manajer terlebih dahulu diisi oleh caretaker Alan Curtis yang menjabat manajer sementara.

Guidolin yang menghabiskan 26 tahun masa kepelatihannya di Italia, harus menerima kenyataan bahwa ia belajar semuanya dari nol. Tak mau membuat Swansea semakin terpuruk, Guidolin malah mampu merubah situasi buruk di Swansea menjadi lebih baik.

Ia tak hanya mampu menghadirkan ruang ganti yang kondusif untuk pemainnya, namun lebih dari itu, Swansea malah mendulang enam poin dari dua laga semenjak dilatih Guidolin. Mereka pun berhasil menaklukkan Everton, yang bahkan dirasa istimewa oleh pendukung Swansea, pasalnya tim yang berbasis di Wales ini belum pernah menang atas Everton sepanjang sejarah berkompetisi di liga kasta pertama  Inggris ini.

Tak hanya pendukung Swansea yang merasa  senang atas raihan positif di laga pertama Guidolin melatih. Kapten tim, Ashley Williams pun mengungkapkan hal yang sama. Ia merasa bahwa kedatangan Guidolin langsung memberikan efek positif ke semua pemain.

“Kedatangannya di tim ini membuat semua orang ingin membuktikan diri. Dia merupakan sosok yang dihormati, jadi jika kami (pemain Swansea) ingin bermain, kami harus dapat membuktikan kepadanya apa yang bisa kami lakukan,” ujarnya kepada Press Association Sport (27/1).

“Keberadaannya mampu mengangkat moral kami dan dia berhasil membuat semua pemain terkesan atas apa yang ia lakukan sejak awal kedatangannya disini. Meskipun ia tak cukup baik dalam berbicara dalam Bahasa Inggris, tapi dia terus berlatih,” imbuhnya.

“Selain itu, ia terus memberikan kami motivasi dan membuat kami harus memperbaiki performa dan hasil yang telah kami capai. Dia bilang bahwa dua kemenangan yang didapat masih permulaan, selain itu masih banyak tugas yang harus kami lakukan. Motivasi yang ia berikan lah yang membuat suasana ruang ganti menjadi nyaman,” tambahnya.

Tangan kanan Giampaolo Pozzo ini memang langsung memberikan efek baik, tak hanya sukses menang di dua laga dan mampu naik ke peringkat ke lima belas, tapi lebih dari itu, ia berhasil membuat atmosfer ruang Swansea menjadi lebih baik.

Sumber: ESPNFC, Daily Star

Komentar