Usai Telan Dua Kekalahan Beruntun, Lechia Gdansk Hadapi Tim Terkuat Polandia

Analisis

by Redaksi 7

Redaksi 7

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Usai Telan Dua Kekalahan Beruntun, Lechia Gdansk Hadapi Tim Terkuat Polandia

Lechia Gdansk akan melawat ke ibukota, Warsawa, dalam lanjutan Liga Ekstraklasa Polandia, Minggu (6/12/2020) pukul 02.00 WIB. Di pekan 12 ini, Bialo-zieloni akan menghadapi runner up klasemen sementara, Legia Warsawa, di Stadion Wojska Polskiego.

Anak asuh Piotr Stokowiec dalam kondisi limbung menjelang laga ini. Mereka baru menelan dua kekalahan beruntun di ajang Ekstraklasa. Usai dibungkam Piast Gliwice, Lechia kalah dari Lech Poznan pada 1 Desember lalu.

Tren performa tersebut memunculkan kekhawatiran tersendiri mengingat lawan yang dihadapi adalah tim terkuat Polandia. Delapan musim terakhir, Legia mendominasi Ekstraklasa dengan meraih enam titel. Legionisci pun berhasil jadi runner up saat dominasi mereka dua kali dipatahkan Lech Poznan dan Piast Gliwice pada 2014/15 serta 2018/19.

Musim ini, Legia merupakan favorit juara Ekstraklasa. Skuad besutan Czeslaw Michniewicz sempat memimpin klasemen sebelum digusur Rakow Czestochowa pekan lalu. Hasil imbang lawan Piast Gliwice membuat Legia gagal mempertahankan posisi puncak.

Sementara itu, dua kekalahan beruntun membuat Lechia turun ke peringkat tujuh klasemen sementara. Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan meraih 16 poin dari 11 pertandingan.

Link streaming pertandingan Ekstraklasa Polandia: Legia Warsawa vs Lechia Gdansk

Legia jelas diunggulkan dalam laga ini. Namun, Lechia tetap berpotensi merepotkan tuan rumah dan menggondol poin dari Warsawa. Tim tamu pun memiliki senjata andalan yang bisa merugikan tuan rumah: eksekusi bola mati.

Skuad asuhan Stokowiec efektif dalam mengeksekusi set piece. Mereka punya Rafal Pietrzak dan Jaroslaw Kubicki yang mampu melepaskan umpan akurat dari sepak pojok atau tendangan bebas. Pada laga melawan Wisla Krakow Oktober lalu, skema bola mati menjadi kunci comeback Lechia.

Dalam laga itu, Dusan Kuciak dan kawan-kawan tertinggal satu gol lebih dulu. Jelang babak pertama berakhir, Lechia mendapat tendangan bebas di sisi kanan sepertiga akhir. Kubicki yang menjadi eksekutor mengirim umpan akurat yang berbuah gol Michal Nalepa. Lechia kemudian memenangi laga itu dengan skor 1-3.

Czeslaw Michniewicz pun mengaku waspada akan kemampuan bola mati Lechia. Di lain sisi, pelatih berusia 50 tahun itu menyebut pihaknya sedang menggodok skema bola mati agar lebih berbahaya.

“Kami senantiasa menganalisis eksekusi bola mati. Skema bola mati Lechia sangatlah berbahaya, tetapi juga sangat mirip [dengan Legia]. Lechia adalah tim yang sangat seimbang dan itulah keunggulan mereka. Kami harus sangat sensitif akan elemen ini [bola mati], karena itu akan menjadi ancaman besar bagi kami,” kata Michniewicz dalam konferensi pers pralaga.

Selain punya eksekutor andal, Lechia juga memilik sosok Flavio Paixao yang pandai mencari posisi. Pengalaman penyerang berusia 36 tahun tersebut membuatnya mampu membaca permainan dengan baik. Musim ini, Paixao adalah top skor liga Lechia dengan tujuh gol.

Legia pun memiliki juru gedor top tersendiri dalam diri Tomas Pekhart. Eks penyerang Tottenham Hotspur itu adalah top skor sementara Ekstraklasa dengan sembilan gol. Kemampuan penyelesaian Pekhart menyempurnakan daya ofensif skuad Legia yang luar biasa.

Di Ekstraklasa 2020/21, Legia adalah salah satu tim dengan daya serang terbaik di liga. Melansir data Wyscout, Legia menyarangkan total 167 tembakan ke gawang lawan, terbanyak keempat di liga. Legionisci pun menjadi yang teratas dalam hal sentuhan di kotak penalti lawan (408).

Akan tetapi, Legia dihantui isu efektivitas serangan jelang menjamu Lechia. Pekan lalu, saat menghadapi Piast, mereka hanya mampu mencetak dua gol dari 10 tembakan tepat sasaran. Sebaliknya, Piast mampu memaksakan skor 2-2 kendati hanya membuat tiga tembakan tepat sasaran.

Problem tersebut harus segera dibenahi Legia sebelum menghadapi Flavio Paixao dan kawan-kawan. Kendati diunggulkan, Legia tentu tak lupa kekalahan di Warsawa pada 2019/20 lalu. Kala itu, 28 September 2019, klub ibukota dibungkam Lechia di kandang sendiri dengan skor 1-2.

Stokowiec pun mengaku tetap menghendaki kemenangan dalam laga ini. Menurutnya, meski menelan dua kekalahan beruntun, Rafal Pietrzak dan kawan-kawan bisa meraih kemenangan jika menunjukkan karakter yang tepat.

“Saya tidak akan membiarkan para pemain tertunduk, karena kami bisa menang lawan tim setingkat Lech atau Legia, dan kami menghadapi pertandingan selanjutnya di Warsawa dengan sikap seperti ini,” kata Stokowiec dalam konferensi pers pralaga.

Pertandingan-pertandingan Lechia Gdansk, serta pertandingan-pertandingan Ekstraklasa, dapat Anda saksikan di Mola TV. Klik di sini untuk menyaksikan pertandingan Legia Warsawa vs Lechia Gdansk, Minggu (6/12) pukul 02:00 WIB.

Komentar