Kenapa Pemain Sepakbola Lebih Pintar dari Anda?

Sains

by Dex Glenniza

Dex Glenniza

Managing editor of Pandit Football, master of sport science, bachelor of science (architecture actually), licensed football coach. Born with the full name of Defary Glenniza Tiffandiputra, growing up with a nickname Dex Glenniza. Who cares anyway! @dexglenniza

Kenapa Pemain Sepakbola Lebih Pintar dari Anda?

Salah satu studi memang menunjukkan bahwa terlalu banyak menyundul bola tidaklah baik untuk perkembangan otak Anda, terutama anak-anak. Namun, ternyata sepakbola tidak melulu mengenai cedera dan tidak berkembangnya otak Anda (baca: bisa membuat Anda menjadi bodoh). Para pemain sepakbola adalah orang-orang yang secara signifikan lebih pitar daripada semua orang, well, setidaknya itulah yang dikatakan oleh penelitian terbaru dari Public Library of Science (PLoS ONE).

Ketika pemain sepakbola profesional dites mengenai "fungsi eksekusi", mereka meraih skor yang lebih tinggi daripada populasi masyarakat secara umum. Fungsi eksekusi ini antara lain mengandung aspek kunci dari ingatan (memory), kemampuan bekerja pada banyak hal (multitasking), dan kreativitas. Ini berdasarkan studi dari Predrag Petrovic, Ph.D., seorang peneliti dan profesor di Karolinska Institute di Stockholm, Swedia.

Mengapa ini bisa terjadi? Pemain sepakbola dituntut untuk senantiasa beradaptasi kepada lingkungan yang sering berubah-ubah untuk mendapatkan performa terbaik, kata Petrovic. Hal ini diterjemahkan pada fungsi eksekusi seperti pergantian strategi, adaptasi latihan, dan mental bertanding yang kuat.

“Banyak orang berasumsi bahwa jika Anda diberi talenta dalam olahraga dan Anda tidak cerdas, maka Anda tidak perlu cerdas," kata Kristen Dieffenbach, Ph.D., seorang profesor di West Virgina University. “Olahraga tingkat tinggi adalah aktivitas yang menuntut fisik dan juga membutuhkan kemampuan kognitif yang tinggi pula.”

Kita mungkin bisa belajar banyak dari pemain profesional seperti yang akan disampaikan di bawah ini.

Selalu Belajar dari Permainan Anda Sendiri

“Banyak yang berkata kalau di sepakbola itu adalah soal talenta dan kerja keras. Kerja keras di sini adalah kita selalu belajar dari permainan kita sendiri,” kata Kerry Zavagnin, seorang asisten pelatih tim Sporting Kansas City dan mantan pemain tim nasional Amerika Serikat. “Seseorang yang bisa membaca situasi dan berpikir mengenai solusi daripada hanya terus-menerus mengandalkan aspek fisik adalah seorang pelajar permainan (student of the game).”

Menurut Zavagnin, seorang pemain yang baik adalah pemain yang membuat seluruh pemain di sekitarnya menjadi lebih baik juga. Ini dilakukan dengan cara mengantisipasi apa yang akan datang dengan mengkomunikasikannya secara spesifik, memperhatikan, mengobservasi, dan belajar dari apa yang orang sukai maupun tidak sukai.

“Pemain yang bisa melihat apa yang terjadi di lapangan lalu membuat keputusan yang tepat dan membuat banyak rencana ke depan sebelum ia mendapatkan bola, ia adalah pemain dengan peluang tertinggi untuk memperoleh kesuksesan.”

“Ketika Anda dapat meningkatkan level permainan sepakbola Anda, permainan akan menjadi lebih cepat—bukan hanya cepat dalam berlari dan bergerak, tetapi juga cepat dalam berpikir,” tutup Zavagnin.

Jadi, pemain sepakbola itu selain mengandalkan fisik, tetapi juga harus senantiasa berpikir cepat sebelum membuat keputusan demi keputusan.

Komentar