Memilih Timnas Inggris Berdasarkan Poin FPL | Pandit Football Indonesia

Memilih Timnas Inggris Berdasarkan Poin FPL

PanditSharing

by Pandit Sharing 17141

Pandit Sharing

Ingin menulis di PanditFootball.com? Kirimkan ke sharingpandit@gmail.com

1. Lengkapi dengan biodata singkat dan akun Twitter di bawah tulisan
2. Minimal 900 kata, ditulis pada file Ms. Word
3. Tulisan belum pernah dipublikasikan di media apapun (blog, website, forum, dll)
4. Tambahkan alamat lengkap dan nomor HP (tidak dipublikasikan)

Memilih Timnas Inggris Berdasarkan Poin FPL

Oleh: Arif Rizki Prasetyo

Para manager FPL yang sudah dipusingkan dengan DGW (double gameweek) serta BGW (blank gameweek) untuk akhir pekan ini bisa sedikit bernafas, karena di akhir pekan ini tidak ada pertandingan Liga Primer. Bukan FA Cup penyebabnya, tapi karena adanya jeda internasional.

Dalam jeda internasional ini, tim nasional Inggris akan bertandang ke Jerman pada 22 Maret 2017 untuk pertandingan persahabatan, serta partai kandang melawan Lithuania pada 26 Maret 2017 untuk kualifikasi Piala Dunia. Gareth Southgate sendiri sudah merilis 26 nama untuk dua pertandingan tersebut. Joe Hart menjadi pemain satu-satunya yang bermain di luar Liga Primer Inggris.

Dengan adanya 25 nama yang dipanggil yang bermain di Liga Primer, sebagai manajer FPL tidak ada salahnya untuk mencoba memilih susunan timnas Inggris berdasarkan poin FPL, Total pemain yang digunakan sesuai dengan aturan FPL, yaitu dua penjaga gawang, lima bek, lima gelandang, dan tiga penyerang. Sedangkan untuk formasi yang digunakan yaitu 4-4-2, formasi ini dipilih agar empat pemain cadangan merata tiap posisinya.

Untuk memilih nama-nama pemain pun cukup mudah yaitu dengan mengurutkan total score di menu statistik, maka terpilihlah 15 pemain dengan total skor tertinggi yang berkebangsaan Inggris.

Penjaga Gawang

Tom Heaton (£5.1m, Burnley, 19.0%) dengan total poin 119 adalah yang tertinggi musim ini untuk posisi penjaga gawang. Penampilannya yang bagus dan stabil di bawah mistar selain menjadi fenomena tersendiri di FPL musim ini mengalahkan kiper-kiper populer yang memperkuat tim-tim besar Liga Primer.

Pemain Bertahan

Posisi empat pemain bertahan akan diisi oleh pemain yang sesuai posisinya maka dipilih masing-masing satu untuk posisi bek kiri dan kanan, serta dua nama untuk bek tengah. Hal ini dipilih agar tim ini dapat ‘bermain di pertandingan sesungguhnya` karena masing-masing tempat diisi oleh pemain yang sesuai dengan posisi aslinya.

Bek tengah pertama diisi oleh Gary Cahill (£6.5m, Chelsea, 14.5%) yang secara mengejutkan merupakan bek dengan skor tertinggi dengan 135 poin, mengalahkan para bek sayap yang secara posisi lebih berpeluang mendulang banyak poin.

Posisi bek tengah kedua agak sulit untuk dipilih karena posisi bek tengah dengan poin tinggi dikuasai oleh pemain asing. Oleh karena itu, untuk posisi bek tengah kedua yang dipilih ada di urutan ke-13 untuk poin bek tertinggi yang diisi oleh Ben Gibson (£4.9m, Middlesbrough, 8.6%) dengan 91 poin.

Gibson sendiri tidak dipanggil memperkuat timnas karena Southgate lebih memilih Phil Jones, Chris Smalling, John Stones, dan Michael Keane. Untuk Michael Keane sendiri sebenarnya poinnya hanya berselisih dua angka saja dengan Ben Gibson.

Bagi yang mengira posisi bek kanan diisi oleh Seamus Coleman, Anda keliru, karena Coleman merupakan pemain timnas Republik Irlandia. Maka dari itu, posisi bek kanan diisi oleh Kyle Walker (£6.4m, Tottenham, 35.3%) dengan 126 poinnya merupakan bek dengan kepemilikan terbanyak manajer FPL.

Kemudian posisi bek kiri diisi oleh Leighton Baines (£5.7m, Everton, 11.4%) dengan total poin 107, memang tertinggal 25 poin dari pemain favorit pilihan @PanditFPL, Marcos Alonso. Tapi dengan semakin solidnya lini pertahanan Everton dalam beberapa pertandingan terakhir, Baines merupakan pilihan terbaik di posisi ini mengalahkan Charlie Daniels dengan berselisih tujuh angka saja.

Gelandang

Memang untuk posisi gelandang masih didominasi pemain asing, bahkan dari sepuluh besar saja hanya ada dua pemain Inggris berkebangsaan Inggris yaitu Dele Alli dan Michail Antonio. Poin mereka pun masih tertinggal jauh dengan pendulang poin terbanyak FPL saat ini yaitu Alexis Sanchez dengan 196 poin.

Gelandang tengah pertama diisi oleh Dele Alli (£8.8m, Tottenham, 27.7%). Performanya tengah menanjak bukan hanya sebagai pemberi asis, tapi Alli juga mulai rajin mencetak goal. Bahkan di pertandingan terakhir, Alli dipercaya menjadi eksekutor penalti. Total Alli sudah mengumpulkan 162 poin, hanya satu poin saja di belakang Eden Hazard sebagai gelandang dengan poin tertinggi urutan kedua.

Posisi gelandang bertahan memang bukan posisi pendulang banyak poin FPL. Tak heran untuk gelandang tengah kedua juga diisi oleh tipe pemain yang memiliki naluri menyerang, yaitu Adam Lallana (£7.0m, Liverpool, 14.4%) dengan harga yang lebih murah dibanding anggota ‘trio sakit kepala’ Liverpool yang lain. Namun, Lallana juga mempunyai poin yang lumayan besar yaitu 123. Ia bisa menjadi pilihan tersendiri di tengah menipisnya bujet.

Sayap kanan diisi oleh Michail Antonio (£6.9m, West Ham, 9.5%). Menurut Transfermarkt, posisi asli Antonio adalah sayap kanan, tetapi di musim ini Antonio lebih sering bermain out of position yang justru membuat performanya melejit sehingga mengumpulkan 130 poin. Dilepasnya Dimitri Payet pun tidak terlalu meninggalkan lubang, karena bisa dibilang Antonio merupakan pemain kunci West Ham musim ini.

Posisi terakhir gelandang, yaitu sayap kiri, diisi oleh Raheem Sterling (£7.8m, Manchester City, 13.1%). Bagi para manager FPL tentu tahu memilih gelandang City adalah perjudian karena sistem rotasi a la Pep Guardiola. Masih ingat ketika DGW27 para manager berbondong-bondong membeli Sterling, tapi harus gigit jari karena justru di DGW, Sterling hanya bermain di satu pertandingan dengan alasan diistirahatkan. Walau terkena sistem rotasi, nyatanya Sterling sampai saat ini mampu mengumpulkan 124 poin.

Penyerang

Penyerang pertama diisi oleh penyerang terbaik Inggris saat ini yaitu Harry Kane (£11.2m, Tottenham, 10.2%), dengan 152 poin. Ia merupakan penyerang Inggris dengan poin tertinggi dan sudah dua kali menciptakan hat-trick di Liga Primer. Namun sangat disayangkan, Kane tidak bisa bermain dalam waktu dekat karena sedang mengalami cedera pergelangan kaki saat melawan Millwall di Piala FA.

Posisi penyerang kedua juga diisi oleh penyerang senior yang kembali bersinar, Jermain Defoe (£7.8m, Sunderland, 23.6%). Di tengah posisi Sunderland yang berada di papan bawah justru Defoe bersinar. Saat ini Defoe menjadi satu-satunya penyerang di antara lima besar poin tertinggi FPL yang harganya di bawah £10m, bahkan memiliki poin yang sama dengan Zlatan Ibrahimovic sebesar 144 poin.

Pemain Cadangan

Kiper: Lee Grant (£4.4m, Stoke, 9.0%). Siapa yang menyangka nama Grant yang belum memiliki caps diam-diam ada di urutan ketiga penjaga gawang terbaik FPL dengan 98 poin mengalahkan David De Gea, Hugo Lloris, bahkan Petr Cech.

Bek: Charlie Daniels (£5.1m, Bournemouth, 8.5%). Daniels sebenarnya layak masuk starting line-up dengan 101 poinnya, tapi sayang posisinya sama dengan Baines sehingga Daniels harus rela menjadi cadangan.

Gelandang: James Milner (£6.4m, Liverpool, 5.1%). Posisi aslinya adalah gelandang, tapi musim ini Milner bertransformasi menjadi bek kiri. Walaupun out of position ke belakang, tapi Milner mampu meraup 118 poin, hal ini tidak lepas dari peran Milner yang menjadi eksekutor utama penalti bagi Liverpool.

Penyerang: Troy Deeney (£6.9m, Watford, 6.7%). Kapten Watford ini memang belum pernah bermain bagi Inggris, dirinya mengaku menolak dua kali panggilan timnas Jamaika dan masih berharap bisa bermain bagi Inggris. Kapten Watford ini memiliki total poin 108, hanya berbeda satu poin dari Sergio Aguero.

Jika kita menyusun tim ini pada awal musim, total harga untuk ke-15 pemain tersebut adalah £97.0m, mengikuti sistem bujet yang diberikan situs FPL pada awal musim, maka masih ada sisa £3.0m di bank.

Sedangkan untuk total poin hingga GW29 dengan Dele Alli sebagai kapten (dan Kane sebagai wakil) dan menaruh pemain cadangan dengan urutan sub 1-3 sebagai berikut: Deeney, Milner, Daniels, kita akan mendapat 1695 poin, poin ini terhitung cukup besar dan mampu bersaing di peringkat 3.000-an dunia, sedangkan di liga FPL Panditfootball, kita akan mendapatkan tim ini berada di peringkat 17-an. Ya, tidak ada salahnya menjadikan FPL sebagai bahan referensi untuk memilih pemain timnas bukan?

*Harga, poin, dan persentase kepemilikan pemain adalah berdasarkan statistik di situs FPL per 20 Maret 2017 Pukul 20:00


Penulis adalah seorang pendukung Arsenal yang pensiun bermain FM dan mulai menggilai FPL, biasa berkicau dengan akun @arifarsenal


Tulisan ini merupakan kiriman pembaca lewat rubrik Pandit Sharing. Segala isi dan opini yang ada di dalam tulisan merupakan tanggung jawab penulis

Komentar