Keputusan Tepat Persib Menambah Banyak Pemain Depan

Analisis

by Septian Nugraha

Septian Nugraha

Football Writer, Journalist, Photographer @Panditfootball | plus Supporter

Keputusan Tepat Persib Menambah Banyak Pemain Depan

Dalam persiapan Persib Bandung menghadapi Liga 1 2018, sektor penyerangan tampak menjadi fokus yang coba dibenahi sang pelatih, Roberto Carlos Mario Gomez. Hal itu terlihat dari perekrutan-perekrutan pemain anyar baik yang sudah direkrut ataupun baru sebatas rumor.

Gomez telah meminta kepada manajemen Persib untuk mendatangkan enam pemain baru. Melihat daftar pemain yang diinginkan, empat di antaranya merupakan pemain bertipikal menyerang.

Hal tersebut tampaknya menjadi salah satu bahan evaluasi yang dilakukan Gomez setelah Persib gagal total di Piala Presiden 2018. Wajar memang, karena dari tiga penampilannya di fase grup, hanya satu gol yang berhasil dicetak. Gol semata wayang Persib pun tercipta melalui kaki Oh In-kyun, yang berposisi sebagai gelandang.

Masalah produktivitas sebenarnya tidak hanya dialami Persib di Piala Presiden 2018. Menarik mundur pada performa Persib di kompetisi Liga 1 2017, tampak bahwa permasalahan tersebut pun yang mereka hadapi. Musim lalu, dari 34 penampilan, hanya 39 gol yang berhasil dibukukan Persib. Catatan tersebut bahkan jauh lebih sedikit dari Persela Lamongan (49 gol) atau Persiba Balikpapan (41 gol) yang pada akhir klasemen posisinya berada di bawah mereka.

Dalam upayanya mengonsolidasi kekuatan di lini depan untuk Liga 1 2018, Persib pun resmi mendatangkan dua pemain bertipikal menyerang, Mukhlis Hadi Ning Syaifulloh dan Ghozali Siregar, yang sudah diperkenalkan sebagai penggawa anyar Persib, Jumat (2/2) di Graha Persib, JL Sulanjana, Kota Bandung.

Mukhlis dan Ghozali merupakan dua dari enam nama yang sebelumnya direkomendasikan Gomez untuk didatangkan sebelum mengarungi kompetisi 2018. Kehadiran keduanya di skuat Persib musim ini diharapkan mampu menjadi solusi dari permasalahan produktivitas yang dihadapi Persib.

Khususnya bagi Mukhlis, kehadirannya seakan menjadi angin segar bagi Persib yang tak memiliki kedalaman skuat mumpuni di posisi penyerang tengah. Sebelumnya, Persib hanya bisa mengandalkan Ezechiel N’Douasel dan Airlangga Sutjipto. Maung Bandung sejatinya masih memiliki Tantan, namun pemain asal Lembang itu saat ini masih dalam proses pemulihan cedera.

Hanya mengandalkan dua atau tiga penyerang Persib bakal kepayahan mengarungi kompetisi musim depan. Tak perlu menunggu kompetisi baru dimulai, di Piala Presiden 2018 pun kepayahannya Persib dengan hanya mengandalkan dua penyerang sudah terlihat. Terlebih pada aspek produktivitas.

Di kompetisi musim lalu, Mukhlis yang bermain untuk PSM sebenarnya lebih banyak menghabiskan waktunya di bangku cadangan. Meski kualitasnya di Liga 1 2017 kurang terlihat, namun ia tetaplah penyerang potensial, mengingat statusnya sebagai mantan juru gedor utama timnas U-19 asuhan Indra Sjafri.

Selain memiliki insting mencetak gol yang cukup bagus, Mukhlis pun merupakan penyerang yang punya daya jelajah tinggi. Kemampuan tersebut cukup menguntungkan Gomez karena Mukhlis bisa dimaksimalkan sebagai penyerang utama atau bahkan second striker.

“Sebelumnya saya sudah lihat video penampilannya. Dia main di Liga 1 musim kemarin, dia juga masih muda, dia sangat bagus buat kita, dia bisa juga main sebagai striker utama tapi juga bisa menjadi second striker. Selain itu, dia bisa bermain melebar ke sisi kanan dan kiri. Maka dari itu kita ambil dia,” terang Gomez memuji kualitas pemain barunya itu.

“Persib adalah tim besar, dan saya sangat termotivasi untuk memberikan yang terbaik di Persib," kata Mukhlis. "Selain itu, saya juga sudah mulai paham dengan gaya permainan yang diterapkan Coach Gomez. Sebelumnya saya sudah pernah lihat video klub yang pernah ditangani Gomez. Dari sana saya mempelajari bagaimana gaya main yang dia terapkan. Sejauh saya melihat, pola permainan Gomez cocok dengan karakter saya."

Perburuan belum berakhir

Tak hanya Mukhlis dan Ghozali, Persib juga masih mencari setidaknya empat pemain tambahan untuk mengonsolidasi kekuatan di kompetisi musim depan. Dari empat nama pemain yang masuk dalam bidikan, satu di antaranya merupakan penyerang asing asal Argentina bernama Jonathan Bauman.

Dilansir dari situs Transfermarkt, saat ini Bauman masih tercatat sebagai pemain dari kesebelasan Liga Super Yunani - AOK Kerkyra. Sejatinya Bauman merupakan rekrutan anyar Kerkyra di jendela transfer musim panas 2017 lalu. Namun catatan penampilan Bauman tak terlalu mentereng. Ia lebih banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan. Dari 19 pertandingan yang telah dilakoni Kerkyra di Liga Super Yunani, ia hanya tampil dalam 9 pertandingan (3 starter dan 6 dari bangku cadangan), dengan tanpa mencetak sebiji gol pun.

Andai Bauman jadi merapat, maka Persib harus melepas salah satu dari empat pemain asing yang mereka miliki saat ini. Menurut kabar yang berembus, Michael Essien menjadi pemain yang akan di korbankan Persib untuk mendatangkan Bauman. Saat ini Essien tengah mengalami cedera dan belum diketahui kapan ia akan pulih.

Mungkin salah satu pertimbangan tim pelatih Persib memilih mengorbankan Essien untuk Bauman dikarenakan menumpuknya pemain di sektor tengah. Selain Essien, sektor tengah Persib juga dihuni Dedi Kusnandar, Eka Ramdani, Hariono, Oh In-Kyun, Gian Zola, dan Kim Jeffrey Kurniawan.

Pada musim lalu, performa Essien di Persib sebenarnya tidak buruk-buruk amat. Ia bisa menjadi gelandang yang menjaga tempo permainan di lini tengah. Bila Maung Bandung benar-benar akan menambah pemain asing baru di setor depan, dibanding Essien, sosok Ezechiel yang nasibnya berada di ujung tanduk. Pemain asal Chad itu dalam dua penampilannya di Piala Presiden cukup mengecewakan. Tidak ada satu pun gol yang ia lesakkan. Padahal banyak peluang yang didapatkannya, terutama di laga kedua melawan PSMS Medan.

“Itu (Bauman) salah satu kemungkinan, memang kita butuh striker. Tapi saya belum tahu karena prioritas utamanya adalah pemain lokal. Itu yang paling penting,” tegas Gomez.

Selain Bauman, Persib juga saat ini kabarnya tengah membidik Andik Vermansyah. Winger tim nasional Indonesia itu tampaknya diproyeksikan untuk menambah daya gedor di sektor sayap. Apalagi, tersiar kabar pula bahwa Persib akan melepas Atep, yang konon tengah dibidik oleh klub asal Thailand.

“Soal Andik, kami harus membahasnya secara khusus, karena menyangkut banyak hal. Soal kendala, sebenarnya tidak ada. Hanya saja, memang ada hal yang spesifik, dan itu adalah ranah manajemen yang mengetahuinya. Andik adalah pemain bagus, tapi siapapun pemainnya, mohon izin kami sedang mempertimbangkan semuanya,” tandas Kuswara.

Dengan kualitas lini depan Persib yang sejak musim lalu tidak maksimal, Gomez sangat tepat mencari banyak pemain baru yang bisa menambah variasi serangan di lini depan. Dalam waktu dekat kita nantikan, siapa lagi pemain depan yang berhasil direkrut Persib.

Komentar