Tekanan Sebagai Manajer Akan Semakin Terasa di Football Manager 2017!

Video Games

by Ardy Nurhadi Shufi 30631

Ardy Nurhadi Shufi

Juru Taktik Amatir
ardynshufi@gmail.com

Tekanan Sebagai Manajer Akan Semakin Terasa di Football Manager 2017!

Serial terbaru game Football Manager (FM) telah menjadi salah satu game yang paling ditunggu-tunggu oleh pencinta game sepakbola simulasi. Dan tanggal 4 November 2016, telah dipilih oleh Sports Interactive (SI), pengembang permainan video, sebagai tanggal rilis edisi terbaru FM, yakni Football Manager 2017.

Setiap edisi terbarunya, SI terus meningkatkan FM agar bisa lebih mendekati realitas. Pada FM 2016 misalnya, yang paling signifikan adalah ketika kita bisa menciptakan sosok model manajer yang kita inginkan. Hanya saja hal ini kurang berpengaruh pada permainan karena kita tidak bisa mengidentifikasi manajer yang kita buat ketika pertandingan berlangsung.

Lalu apa saja yang menjadi inovasi di FM 2017? Setidaknya, ada sembilan tawaran terbaru dari SI untuk para manajer FM agar semakin bisa menikmati dan menggilai game simulasi manajer sepakbola terbaik ini.

Dari model manajer, realitas kita sebagai manajer akan semakin terasa dengan FaceGen Technology yang digunakan SI. Teknologi ini memungkinkan wajah kita bisa diidentifikasi oleh FM dengan mengunggah foto wajah kita. Nantinya, dengan mengatur titik-titik tertentu pada foto wajah kita, secara otomatis FaceGen akan menciptakan sosok yang cukup mirip dengan wajah kita, yang kemudian kita bisa mengedit ulang misalnya dengan mengganti gaya rambut, menambahkan kaca mata, hingga outfit yang digunakan.

Fitur lainnnya yang cukup menarik adalah dengan adanya social media feed. Fitur ini membuat kita semakin mengetahui reaksi dan ekspektasi pendukung tim yang kita tangani. Kita juga bisa mengetahui seperti apa pandangan mereka terhadap kita, yang nantinya secara tidak langsung memberikan tekanan.

Selain dari pendukung, pemain yang kita tangani pun bisa memberikan tekanan yang lebih pada kita. Hal ini dikarenakan FM 2017 semakin memunculkan karakter setiap pemain sehingga membuat para pemain kita lebih peka terhadap situasi yang mereka hadapi. Karenanya jangan heran jika nantinya para manajer akan lebih sering mendapati para pemainnya merajuk, yang tentunya tergantung dari bagaimana perlakuan kita terhadap para pemain.

Kemudian dari segi transfer, FM 2017 membuat kita bisa berinteraksi nonformal secara langsung dengan pemain ataupun agen sang pemain. Pada fitur ini, kita bisa memberikan sejumlah janji-janji manis pada pemain atau agen pemain agar mereka tertarik membela kesebelasan yang kita tangani.

FM 2017 juga meningkatkan inovasi pada match analysis baik sebelum maupun setelah pertandingan. FM 2017 membuat kita semakin merasakan betapa pentingnya tim Data Analysts (juga Sport Scientist) untuk membantu kinerja scout.

Sebelum pertandingan, kita akan menerima data dan analisis calon lawan dari Chief Scout. Sementara setelah pertandingan, kita akan mendapatkan laporan dari Chief Data Analyst kita tentang permainan tim secara keseluruhan, dimulai dari gaya bermain hingga pemain yang paling menonjol (seperti kita melihat Squawka).

Match experience pun tak lupa ditingkatkan SI dan bahkan akan menjadi salah satu yang akan membuat kita semakin betah dalam bermain FM. Gerakan para pemain akan lebih halus, di mana SI menyebutkan telah menambahkan 1500 lebih motion-captured animations, dan meningkatkan keputusan AI yang membuat para pemain akan semakin menyesuaikan dengan perannya masing-masing. Peningkatan tampilan suasana stadion dan papan iklan pun akan membuat kita seolah menyaksikan pertandingan di dunia nyata.

Namun yang paling terasa dari peningkatan pengalaman bermain adalah ketika pertandingan hendak dimulai, kita akan melihat para pemain melakukan pemanasan. Kemudian suasana stadion pun akan diperlihatkan. Setelah itu, menjelang sepak mula, kita akan melihat para pemain berjalan dari lorong stadion ke lapangan hingga berjejer di depan bench untuk memberikan penghormatan pada penonton.

Sementara itu ketika pertandingan berlangsung, FM 2017 mulai memunculkan sejumlah momen dari sudut pandang belakang gawang. Inovasi ini akan membuat beberapa peluang atau gol akan lebih terdramatisir karena kita bisa melihat lebih dekat bagaimana sebuah peluang atau gol itu terjadi.

Di luar fitur-fitur pada permainan, FM 2017 juga melakukan inovasi di mode Fantasy Draft. Fantasy Draft ini sebenarnya tidak hanya membuat kita sebagai manajer, melainkan sebagai pemilik klub. Di awal permainan, kita bisa mengatur berapa budget yang kita miliki untuk mencapai target tim yang kita patok sendiri.

Fantasy Draft ini merupakan kebalikan dari Create-A-Club. Selain online, meski di Fantasy Draft kita bisa mengatur budget tim, kita hanya diberikan waktu satu menit untuk memilih pemain. Sementara Create-A-Club, meski ketika pemilihan pemain di tim yang kita buat tidak dibatasi waktu, dibatasi oleh budget masing-masing tim.

***

Inovasi-inovasi dan fitur-fitur di atas memang membuat FM semakin mendekati kehidupan nyata sebagai manajer. Hanya saja FM 2017 ini menuai kritik dari publik Inggris. Hal ini berkaitan dengan keluarnya Britania Raya dari Uni Eropa atau yang lebih dikenal dengan Brexit.

Pada dua hingga 10 tahun pertama permainan, kita akan terus diberitahu perkembangan brexit ini. Nantinya ada tiga skenario yang bisa terjadi. Skenario pertama, Britania tidak keluar dari Uni Eropa. Skenario kedua, Britania Raya keluar dari Uni Eropa, yang akan membuat para pemain non-Britania disebut sebagai `Entertainers`, tidak memengaruhi perpindahan pemain (Soft Brexit). Dan yang ketiga, Hard Brexit, Britania Raya keluar dari Uni Eropa dan membuat jumlah pemain di luar non-Britania dianggap sebagai pemain asing, yang jumlahnya tentu akan dibatasi.

Adanya kans Hard Brexit dalam FM 2017 inilah yang membuat SI mendapatkan cukup banyak kritik. Selain karena membuat Liga Inggris akan terbatas dalam pembelian pemain, membuat pemain Non-Britania harus memiliki Izin Kerja (alias Work Permit yang ribet itu), SI dianggap telah memasukkan unsur politik pada permainan ini.

Football Manager sebelumnya dikenal sebagai Championship Manager. Perubahan ini terjadi setelah Sports Interactive berpisah dengan Eidos Interactive. Simak ceritanya di artikel "Kesuksesan Football Manager, Kegagalan Championship Manager".

Komentar