Pelajaran dari Pensiunnya Rogério Ceni

Cerita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Pelajaran dari Pensiunnya Rogério Ceni

Tak banyak penjaga gawang yang dapat membantu timnya dengan mencetak gol. Salah satu contoh kiper yang dapat melakukan hal tersebut adalah Rogerio Ceni. Namun, mulai saat ini, torehan gol dari sepakan bola matinya akan terhenti karena ia memutuskan untuk gantung sepatu, atau bisa juga gantung sarung tangan.

Kemampuan Ceni sebagai kiper tak perlu diragukan. Selain itu, ia juga mampu mencetak gol yang dibuktikan dengan rekor 131 gol sepanjang kariernya. Rogerio Ceni juga bermain dalam 569 pertandingan di Campeonato Brasileiro Serie A. Catatan ini pun menjadikannya kiper yang paling banyak mencetak gol serta pemain yang paling banyak bermain di kompetisi utama Brasil tersebut.

Mengawali karir sepakbola pada musim 1990 bersama tim utama Sinop, kota di wilayah Mate Grosso, Rogerio Ceni langsung dipantau oleh Sao Paulo. Tak lama setelah menjalani debut, Rogerio akhirnya pindah ke Sao Paulo.

Ia tak langsung menjadi pemain inti, sebab di Sao Paulo masih ada Zetti yang bermain sebagai kiper utama. Ia pun baru menjalani debut di tim utama pada 25 Juni 1993. Rogerio Ceni baru menjadi kiper utama pada musim 1997, ketika Zetti pindah ke seteru Sao Paulo, Santos FC.

Beragam penghargaan, piala, dan rekor pun ia hasilkan selama ia bermain 22 tahun bersama Sao Paulo. Di antaranya FIFA Club World Cup 2005, Copa Libertadores 1993 dan 2005, Brasileiro Serie A 2003,2004, dan 2005, serta tidak ketinggalan: Guinness World Record sebagai kiper yang paling banyak mencetak gol dengan 126 gol pada 29 Maret 2015.

Kabar gantung sepatunya Ceni memang beredar beberapa tahun terakhir di Brasil. Namun, kabar tersebut selalu mentah di akhir musim. Ceni yang tidak berhenti mencetak gol selalu menjadi penghalang kabar pensiunnya kiper yang sempat dua kali dipanggil timnas Brasil untuk berpartisipasi di Piala Dunia tersebut. Selain itu, Sao Paulo juga masih mempercayai Ceni sebagai penjaga gawang utamanya.

Kontrak Ceni sebenarnya berakhir pada musim 2014. Namun sebelum musim 2013 berakhir, manajemen Sao Paulo menawarinya perpanjangan kontrak selama setahun. Ceni pun sudah memberikan keterangan kepada beberapa media bahwa ia akan pensiun di akhir musim 2014 akibat beberapa cedera yang menimpanya.

Namun, keinginan Ceni pensiun di akhir musim 2014 gagal karena manajemen Sao Paulo masih berharap Ceni bermain, setidaknya untuk setahun hingga akhir musim 2015. "Ini adalah tahun terakhir saya, tidak hanya untuk Sao Paulo, tetapi juga sebagai pemain sepakbola profesional," ujar Ceni ketika mengumumkan pensiunnya pada April 2014

Sejak bermain dari tahun 1990 hingga 2015, pemain berusia 42 tahun ini mengajarkan banyak hal. Selain bagaimana kiper mencetak gol, ia juga mengajarkan tentang loyalitas di mana ia tidak pernah pindah dari Sao Paolo. Sebuah nilai yang jarang kita temukan di pemain sepakbola zaman sekarang. Dengan rekor mencetak golnya yang sebanyak itu, rasanya kita akan sulit menemukan sosok kiper yang bisa mencetak gol sebanyak Ceni dalam beberapa waktu ke depan.

Sumber: Guinness World Record, Samba Foot, Bleacher Report

Komentar