Menjadi Kekasih Pesepakbola yang Tak Setia

Cerita

by Frasetya Vady Aditya

Frasetya Vady Aditya

Penyunting. Jangan terkekang; sepakbola cuma cangkang. Kontak: vady.aditya@gmail.com

Menjadi Kekasih Pesepakbola yang Tak Setia

Bagaimana rasanya menjadi seorang Toni Poole saat mengetahui suaminya ada main dengan istri sahabatnya sendiri? Bagaimana pula rasanya menjadi Cheryl Tweedy saat menerima fakta bahwa suaminya memang tak setia? Rasa sesal itu pasti ada, mengapa dulu mereka tak memadu kasih dengan pria setia macam Ricardo Kaka.

Menjadi pendamping dari seorang pesepakbola bagaikan dua sisi mata uang. Di satu sisi, sang istri tak perlu lagi memikirkan masalah finansial. Sepakbola kini menjadi industri yang bisa menjamin kelangsungan hidup. Di sisi lain, ketenaran sang suami memancing peluang hadirnya orang ketiga.

Berikut kami hadirkan tiga perempuan yang memadu kasih dengan pria tak setia.

Toni Poole

Daily Mail Toni Poole
Jalan-jalan sore bareng suami (sumber gambar: dailymail.co.uk)

Toni Poole dan John Terry menikah pada 2007 dan telah dikaruniai dua anak. Keduanya sudah berkencan sejak 2000 karena merupakan teman sepermainan. Awalnya, tidak ada yang menyangka kalau Terry sebenarnya mendua.

Pada 2009, bek Chelsea tersebut mendapat penghargaan “Dad of The Year” berdasarkan survey Daddies Sauce di Inggris. Namun, setahun kemudian, pengadilan tinggi mengeluarkan perintah “super-injunction” agar media Inggris tidak meliput kasus hubungan gelap Terry dengan Vanessa Perroncel.

Sontak hal ini mengejutkan, bukan cuma Toni, tapi juga Wayne Bridge, yang menyadari fakta bahwa bekas kekasihnya ditikung oleh sahabatnya sendiri semasa di Chelsea dan di timnas. Sebulan setelah keputusan tersebut, pelatih timnas Inggris kala itu, Fabio Capello, melepas ban kapten Terry dan menyerahkannya pada Rio Ferdinand.

Apa yang terjadi pada Toni dan Terry sekarang? Keduanya masih terlihat mesra. Bahkan, seringkali wartawan menangkap momen ketika mereka berdua tengah asyik berbelanja.

Mengapa Toni masih mau bersama Terry? Agaknya segala rayu tak membuat Toni meragu. Lihat saja bagaimana Terry masih bisa sumringah dalam wawancara tak lama setelah skandalnya dengan Vanessa terungkap.



Cheryl Tweedy

Cheryl adalah perempuan yang beruntung. Di antara banyak perempuan yang menginginkan Ashley Cole, hanya ia yang membuat bekas bek Chelsea tersebut berniat menikahinya. Cheryl dan Cole berkencan sejak 2004. Hubungan mereka kian mesra dan menikah pada 2006 silam.

Dalam perjalananya, kisah cinta Cheryl dan Cole tidaklah semulus yang dibayangkan. Pada 2008, Cheryl sempat menggugat cerai Cole karena ia ketahuan selingkuh dengan tiga perempuan sekaligus. Namun, mereka tidak sampai berpisah. Pada 2010, Cheryl kembali menggugat Cole karena berhubungan badan dengan perempuan lain.

Sebelum bersama Cheryl, Cole sebenarnya sering berulah. Bahkan, setelah menikah sekalipun. Pada 2006 misalnya, News of The World dan The Sun menuliskan bahwa Cole terlibat dalam hubungan homoseksual. Pemberitaan tersebut pada akhirnya membuat Cole menuntut dua media tersebut.

Cheryl dan Cole akhirnya resmi bercerai pada Oktober 2010. Melihat apa yang dilakukan Cole hingga saat ini, agaknya Cheryl melakukan hal yang tepat. Setelah perceraian tersebut ia mengencani setidaknya enam perempuan mulai dari Kayla Collins, Anna Kelle, Ann Corbitt, Sarah Purnell, Melissa Howe, hingga Twin Carla.

Saat ini, Cheryl dikawini oleh seorang Prancis bernama Jean-Bernard Fernandez-Versini. Ya, Cheryl menikahlah dengan orang kaya, bukan pesepakbola!

independent Cheryl Tweedy
Meme Cheryl-Cole (sumber gambar: independent)

Wanda Nara

Wanda Nara
Sumber gambar: footballburp.com

Dibanding dua pesepakbola di atas, barangkali Wanda Nara yang paling sial. Ia dinikahi oleh pria dan waktu yang tidak tepat.

Wanda adalah bekas istri pemain Torino, Maxi Lopez. Dari hubungan tersebut, keduanya dikaruniai tiga orang anak. Namun, jalinan kasih keduanya yang dijalin sejak 2008, runyam saat Lopez mengetahui hubungan Nara dengan rekannya di Sampdoria, Mauro Icardi. Narra dan Lopez pun sepakat berpisah dan memulai proses perceraian pada Desember 2013.

Benar saja apa yang diduga Lopez. Wanda dan Icardi akhirnya menikah pada 27 Mei 2014. Namun ada yang salah dengan Wanda. Mengapa? Karena ia dinikahi pria yang tak setia, setia kawan lebih tepatnya.

Yang jelas, usai “Wanda Derby” antara Torino menghadapi Inter Milan, Wanda mendapatkan pesan jelas dari sang mantan suami. Usai pertandingan, Maxi berkata seperti ini: “Kami ingin menang dan kami telah sukses melakukannya. Aku senang dengan hasil akhir juga karena aku menjanjikan pada putraku sebuah kemenangan,” kata Maxi yang ketiga anaknya diasuh oleh Wanda.

Menjanjikan kemenangan? Hmmm, barangkali Icardi tak memberi kasih sayang lebih. Ya namanya juga bapak tiri seperti di drama televisi.

Sumber feature image: imgarcade.com

Komentar