Rahasia Henry dalam Mencetak Gol

Cerita

by Taufik Nur Shidiq

Taufik Nur Shidiq

Writer (Oct 2014 - Mar 2016); Editor (Nov 2017 - Nov 2018)

Rahasia Henry dalam Mencetak Gol

Satu teka-teki telah terjawab: Thierry Henry tidak akan melanjutkan karirnya bersama New York Red Bulls. Satu jawaban lain masih menjadi misteri: jawaban dari pertanyaan “ke mana Henry akan pergi?” Hingga waktu menjawabnya, biarlah keputusan Henry menjadi miliknya sendiri. Untuk saat ini, sembari menunggu, tidak ada salahnya kita mencari tahu rahasia di balik kesuksesannya sebagai seorang penyerang: mencetak gol, gol dalam jumlah yang sangat banyak.

Tak bisa dipungkiri lagi, Arsène Wenger adalah salah satu aktor penting di balik keberhasilan Henry. Adalah Wenger yang menyelamatkan Henry dari Juventus, tempatnya dimainkan sebagai pemain sayap secara terus menerus.

Pada hari ketiga di bulan Agustus tahun 1999, Henry resmi menjadi pemain Arsenal karena Wenger menginginkannya sebagai pengganti Nicolas Anelka yang hijrah ke Real Madrid. Di Arsenal, Henry tak langsung tajam sehingga tekanan demi tekanan berdatangan kepada dirinya, yang saat itu masih relatif kurang dikenal.

Wenger tetap memberi kepercayaan besar terhadap Henry, karena keduanya memang sudah saling mengenal dari kebersamaan singkat di AS Monaco; Wenger menangani Monaco sejak tahun 1987 hingga tahun 1994, sedangkan Henry bermain di klub tersebut sejak tahun 1994 hingga 1999.

Kepercayaan Wenger berbuah manis. Nama Henry kini abadi, karena dirinya berhasil menjadi pencetak gol terbanyak Arsenal sepanjang masa.

Diselamatkan oleh Wenger adalah salah satu titik paling penting dalam perjalanan karir Henry. Namun semua itu tidak akan berarti andaikata Henry tidak mampu memanfaatkan peluang yang ia dapatkan untuk menjadi besar. Dan sebagaimana kita semua tahu, Henry mampu.

Rahasianya di balik ratusan gol yang berhasil disarangkan oleh Henry ternyata sesederhana rahasia yang juga diketahui oleh Fred, penyerang utama tim nasional Brasil di Piala Dunia 2014: tempatkan bola di sudut gawang bagian bawah, siapapun lawannya dan bagaimanapun kondisinya.

“Ketahuilah secara pasti apa yang ingin Anda lakukan. Saya suka membuka diri dan menggunakan bagian sisi kaki saya untuk melesakkan bola ke sudut gawang bagian bawah - tidak peduli siapa yang menjadi lawan saya, tidak peduli bagaimana kondisinya, cara itulah yang selalu saya jadikan pilihan untuk mencetak gol,” ujar Henry kepada FourFourTwo.

Apa yang diketahui Henry didapatkan oleh Fred, penyerang timnas Brasil pada Piala Dunia 2014, dari seorang pelatih bernama Levir Culpi. Fred menganggapnya sebagai pelajaran paling penting yang pernah ia terima. Kekuatan hanyalah sebuah tambahan dalam trik ini, karena penempatan saja sudah mampu menyuguhkan peluang besar untuk mencetak gol. Fred tahu benar. Henry pun begitu.

Bagaimanapun, kondisi seperti itu tidak selalu bisa didapatkan oleh Henry. Tapi ia tetap mampu mencetak banyak gol karena ia memiliki beberapa rahasia lainnya. Salah satunya sederhana: terus dekati kesempurnaan dengan melatih cara mencetak gol secara terus-menerus. Beberapa lainnya terdengar mudah namun sulit untuk dipraktekkan: tetap tenang dan jangan panik.

Satu ciri khas lain yang dimiliki oleh Henry adalah tidak cepat melepaskan bola. Ketika berhadapan dengan penjaga gawang, Henry menahan bola selama mungkin hingga lawannya melakukan pergerakan. Setelah mengetahui ke mana penjaga gawang akan bergerak, barulah Henry mengambil keputusan cepat dan tepat.

Dengan semua ilmu dan pengalaman yang ia miliki, Henry memiliki banyak pilihan. Kalaupun ia memutuskan untuk tidak lagi berkarir sebagai pemain, ia dapat menularkan ilmunya sebagai seorang pelatih. Namun lagi-lagi, biarlah keputusan Henry menjadi miliknya sendiri.

Komentar