Kashima Antlers Mencetak Sejarah pada Piala Dunia Antarklub FIFA 2016

Berita

by Gunanda Hasdiansyah

Gunanda Hasdiansyah

Pecandu game Football Manager yang mencintai sepak bola dengan segala keindahannya

Kashima Antlers Mencetak Sejarah pada Piala Dunia Antarklub FIFA 2016

Kashima Antlers berhasil membuat sejarah pada turnamen Piala Dunia Antarklub FIFA 2016. Kashima menjadi kesebelasan pertama asal Asia yang berhasil melaju ke babak final setelah mengalahkan kesebelasan asal Kolombia, Atletico Nacional dengan skor 3-0 pada babak semi-final.

Laga yang berlangsung di Suita City Football Stadium, Osaka, ini sebenarnya didominasi oleh Nacional. Sayangnya mereka gagal memanfaatkan dua peluang emas pada babak pertama. Tendangan John Mosquera membentur tiang gawang Kashima yang disambut dengan tendangan gunting oleh Orlando Berrio berhasil dihalau di garis gawang oleh Gen Shoji.

Pada menit ke-33 Kashima mendapatkan penalti bersejarah, karena untuk pertama kalinya Video Assistant Referees (VAR) digunakan. VAR ini memang dicoba FIFA pada turnamen ini untuk membantu wasit dalam mengambil keputusan.

Victor Kassai, wasit yang memimpin laga semi-final ini menggunakan VAR tersebut untuk memutuskan apakah akan memberikan penalty atau tidak bagi Kashima. Dari rekaman VAR terlihat bahwa Orlando Berrio melanggar Daigo Nishi. Shoma Doi yang mengeksekusi tendangan penalti tersebut berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik.

Setelah ketinggalan 1-0, Nacional masih terus menggempur lini pertahanan Kashima. Total 24 tembakan dilakukan oleh Nacional sepanjang pertandingan ini. Tetapi tidak ada satu pun gol yang bersarang ke gawang Kashima.

Kashima malah memperbesar keunggulan melalui gol Yasushi Endo memanfaatkan kesalahan yang dilakukan oleh penjaga gawang Nacional, Franco Armani pada menit ke-83. Dua menit kemudian Kashima melengkapi kemenangan mereka menjadi 3-0 melalui gol yang diciptakan oleh pemain pengganti, Yuma Suzuki.

Dengan hasil ini, Kashima berhasil melaju ke babak final dan tinggal menunggu Real Madrid atau Club America sebagai lawan mereka di final.

Kashima Antlers tampil di Piala Dunia Antarklub ini dengan status sebagai tuan rumah. Mereka harus melalui babak play-off terlebih dahulu pada turnamen ini. Pada babak play-off, Kashima berhasil menyingkirkan juara Liga Champions Oceania, Auckland City. Dan babak perempat-final, Kashima mengalahkan juara Liga Champions Afrika, Mamelodi Sundowns.

Manajer Kashima Antlers, Matasada Ishii pada saat konferensi pers setelah pertandingan mengaku senang atas kemenangan yang diraih oleh anak asuhnya.

“Mereka menyerang kami dengan baik, aku senang kami selesai dengan clean sheet," ujarnya seperti yang dikutip oleh The Guardian.

"Kami bertahan dan bertahan dan sekarang kami berada di final. Kami punya satu pertandingan lagi yang kami berharap untuk menang. Kami akan berjuang untuk seluruh Jepang," tambahnya.

Sementara itu manajer Atletico Nacional, Reinaldo Rueda mengaku sedih dengan kekalahan yang didapat oleh Nacional.

“Tendangan kami banyak yang membentur tiang dan kami memiliki beberapa peluang emas dan seharusnya kami bisa lebih bersabar dalam permainan kami, kami sangat sedih," ujarnya seperti yang dikutip oleh The Guardian.

foto : so-net.ne.jp

Komentar