Guillermo Varela, Melanjutkan Kejayaan Gary Neville atau Mengikuti Jejak Fabio dan Rafael?

Berita

by Aun Rahman

Aun Rahman

Penulis & Penyunting. Pecinta sepakbola lokal dan Asia. Bermimpi Indonesia Raya berkumandang di Piala Dunia. Kontak : rahman.aun@gmail.com

Guillermo Varela, Melanjutkan Kejayaan Gary Neville atau Mengikuti Jejak Fabio dan Rafael?

Lupakan tentang permasalahan pola permainan Manchester United yang membosankan. Musim ini Setan Merah – julukan Manchester United banyak memunculkan pemain-pemain yang berpotensi menjadi bintang di masa mendatang, mulai dari Anthony Martial hingga Jesse Lingard.

Asal mula para pemain muda tersebut beragam mulai dari pembelian dari kesebelasan lain, hingga pemain yang promosi lewat sistem akademi. Salah satu muda tersebut adalah pemain yang baru baru melakukan debutnya pekan lalu, Guillermo Varela.

Varela didatangkan dari Penarol pada tahun 2013 oleh David Moyes yang saat itu baru saja ditunjuk sebagai penerus Sir Alex Ferguson. Pemuda asal Uruguay ini awalnya tampak kesulitan untuk beradaptasi, dan lebih banyak menghabiskan musim pertamanya bersama tim cadangan.

Musim lalu, Varela dipinjamkan ke Real Madrid Castilla. Di sana ia bermain sebanyak 33 pertandingan dan mencetak satu gol. Kemudian awal musim ini Varela yang berposisi sebagai bek kanan tersebut kembali ke Old Trafford.

Walaupun pelatih Louis Van Gaal sering menyebutkan bahwa dirinya akan memberikan kesempatan bagi pemain muda, Varela masih kesulitan untuk menembus tim utama Manchester United. Hingga akhirnya kesempatan yang dinanti tersebut datang saat United berhadapan dengan West Ham pekan lalu.

Menggantikan Paddy McNair yang cedera, Varela masuk sebagai pemain pengganti pada pergantian babak. Kesempatan tersebut tidak disia-siakannya, pemain berusia 22 tahun ini bermain apik. Alih-alih demam panggung seperti kebanyakan pemain muda dalam debutnya, Varela justru mencatatkan penampilan impresif.

Varela PASS
Operan - Operan Varela di Pertandingan United vs West Ham

Sejak Varela masuk ke lapangan permaianan United menjadi lebih hidup, terutama di sektor kanan. Operan-operanya menyokong lini serang United, dan dirinya pun ikut aktif membantu serangan. Tidak hanya itu, Varela juga disiplin dalam bertahan. Tercatat sebanyak tiga kali Varela memiliki andil untuk mematahkan serangan West Ham.

Penampilan bagusnya berlanjut saat United berhadapan Wolfsburg di Liga Champions. Meski pertandingan berakhir dengan hasil yang mengecewakan, Varela kembali bermain baik. Pemain bernomor punggung 30  ini mencatatkan akurasi operan sebesar 73%.

Melihat peformanya dalam beberapa pertandingan terakhir, Varela jelas patut dipertimbangkan untuk mengisi pos bek kanan Manchester United. Apalagi Varela pernah mendapatkan pujian dari Zinedine Zidane yang waktu itu merupakan pelatih sang pemain di Real Madrid Castilla.

“Saya disarankan untuk melihat dia (Varela), dan saya langsung menyukainya, dan beruntung kami bisa membawanya ke Real Madrid (Castilla), Saya yakin dia memiliki masa depan yang bagus” ujar Zidane seperti yang dilansir Daily Mail.

Bisakah Varela mengganti peran dan sosok Gary Neville? Atau malah bernasib seperti Fabio dan Rafael?

Foto : theindependent, squawka

Komentar