Europa League untuk Arsenal

Berita

by Taufik Nur Shidiq

Taufik Nur Shidiq

Writer (Oct 2014 - Mar 2016); Editor (Nov 2017 - Nov 2018)

Europa League untuk Arsenal

Bukti konsistensi Arsenal di Liga Champions dalam ancaman. Gagal di sini, maka catatan selalu lolos dari fase grup Champions League terhenti di angka 15.

Sementara bagi Dinamo Zagreb, musim ini adalah ajang pembuktian kemampuan. Empat kali Zagreb mencoba dan empat kali pula mereka gagal: pada 1998/99, 1999/2000, 2011/12 dan 2012/13. Dalam enam musim keikutsertaan mereka di UEFA Cup/Europa League pun Zagreb belum pernah lolos dari fase grup. Lolos musim ini berarti sejarah.

Namun mengukir sejarah tidak semudah itu. Menang melawan Arsenal tidak akan serta merta membawa Zagreb ke 16 besar. Jika Bayern München dan Olympiakos bermain imbang, melayanglah peluang. Andai salah satu dari Bayern dan Olympiakos kalah pun, Zagreb masih harus memperjuangkan nasib mereka di pertandingan berikutnya. Hal yang sama berlaku juga untuk Arsenal.

Cedera yang menimpa Francis Coquelin dan Mikel Arteta di pertandingan melawan West Bromwich Albion (21/11) tidak hanya menambah panjang daftar cedera pemain Arsenal (Theo Walcott, Alex Oxlade-Chamberlain, Jack Wilshere, Danny Welbeck, Tomáš Rosický, David Ospina, dan Aaron Ramsey masih cedera), namun juga membuat tugas Arsène Wenger semakin berat. Keterbatasan membuat Wenger harus berpikir lebih keras dari biasanya.

Selain menghadapi masalah cedera, Wenger juga harus bijak memainkan Joel Campbell dan Mesut Özil yang, jika mendapat kartu kuning di pertandingan ini, akan menerima larangan bertanding di pertandingan keenam. Dan pertandingan keenam, terlepas dari tertutup atau tidaknya peluang lolos Arsenal ke 16 besar, akan tetap menjadi pertandingan penting: peringkat ketiga masih ada untuk diperebutkan.

Sedikit kabar baik untuk Arsenal adalah larangan bertanding yang diterima Josip Pivari?, pencetak gol pertama Zagreb saat Arsenal kalah 1-2 di pertandingan pembuka. Kapten kesebelasan, Domagoj Antoli?, kabarnya juga akan absen karena cedera, sama seperti Gordon Schildenfeld. Dan Marko Rog, yang berjarak satu kartu kuning dari larangan bertanding, bukan tidak mungkin akan diistirahatkan Zoran Mami?. Seperti harapan, kepercayaan diri dan kemauan belum sepenuhnya meninggalkan Arsenal.

“Kami ingin bertahan di kejuaraan ini, tentu saja,” ujar Per Mertesacker, wakil kapten Arsenal, dalam jumpa pers prapertandingan. “Situasinya sedang sulit sebagai pengaruh dari hasil pertandingan-pertandingan kami, namun peluang masih ada dan kami akan berusaha sebaik-baiknya. Kami mengalahkan salah satu kesebelasan terbaik Eropa di kandang jadi marilah tanamkan itu dalam pikiran dan tampil sebaik mungkin.”

Arsenal memiliki peluang menang, tentu saja. Namun bisa saja mereka menang dan peluang tetap tertutup. Jika demikian, Arsenal hanya bisa memperjuangkan satu tiket ke 32 besar Europa League. Arsenal belum pernah bermain di kejuaraan ini, namun mereka pernah enam kali tampil di format lama – UEFA Cup – dan mencapai final di keikutsertaan terakhir mereka di kejuaraan tersebut; 1999/2000.

Komentar