Yang Menarik dari Pekan Pertama QNB League 2015

Analisis

by Ardy Nurhadi Shufi

Ardy Nurhadi Shufi

Pemimpin Redaksi | Pesepakbola Tarkam | Juru Taktik
ardynshufi@gmail.com

Yang Menarik dari Pekan Pertama QNB League 2015

Setelah mengalami pengunduran jadwal kick off, kompetisi sepakbola teratas Indonesia, QNB League (QNBL), akhirnya mulai digelar per 4 April 2015. Seluruh kesebelasan peserta pun sudah siap tempur menjalani pekan pertama QNBL 2015.

Kepastian digelarnya kick off QNBL pada 4 April ini dikatakan langsung oleh Ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), M. Noor Rahman, setelah selesai memverifikasi para peserta QNBL pada periode 5 Februari hingga 31 Maret.

“BOPI memberikan rekomendasi kepada PT Liga Indonesia selaku operator QNBL untuk menyelenggarakan kompetisi pada 4 April 2015 dengan memerhatikan keamanan dan ketertiban,” ujar Noor Rahman pada wartawan, Rabu 1 April 2015.

Dengan lampu hijau dari BOPI ini, maka sudah dapat dipastikan bahwa QNBL akan mulai bergulir pada akhir pekan ini. Lantas apa saja hal menarik yang akan tersaji pada pekan pertama QNBL 2015 ini?

Perseru Serui vs Bali United

Di timur Indonesia, tuan rumah Perseru Serui akan menjajal ‘kesebelasan baru’, Bali United Pusam FC. Laga ini menarik untuk kita nantikan karena kedua kesebelasan tersebut dihuni oleh banyak pemain muda. Talenta muda Papua Barat seperti Barrios Bonai, Yoksan Ama, dan Tonny Ayomi, akan menghadapi talenta andalan Indra Sjafrie seperti, Sutanto Tan, Bayu Gatra, dan Ricky Fajrin Saputra.

Yang lebih menarik, laga ini akan menjadi awal perjalanan Indra Sjafrie menukangi klub. Karir kepelatihan coach Indra Sjafrie memang bermula dari timnas junior U-17. Namanya pun baru mencuat setelah blusukan mencari pemain ke pelosok negeri untuk memperkuat timnas U-19. Indra Sjafrie kemudian berhasil mengantarkan timnas U-19 juara Piala AFF pada 2013.

Namun kemampuan taktiknya mulai diragukan setelah timnas U-19 mulai sering mengalami kekalahan hingga akhirnya dipecat setelah gagal pada Piala AFC U-19 2014. Maka bersama Bali United lah Indra Sjafrie mendapatkan kesempatan untuk membuktikan kapasitasnya sebagai juru taktik jempolan. Mengalahkan Perseru di Stadion Marora akan menjadi start yang tentunya diimpikan pelatih berusia 52 tahun tersebut.

Persipura Jayapura vs Persiram Raja Ampat

Masih dari timur Indonesia, Persipura Jayapura akan menggelar laga kandang pertama mereka dengan menghadapi Persiram Raja Ampat. Di hadapan para pendukungnya yang akan memadati Stadion Mandala, Jayapura, Persipura tentunya bertekad meraih poin penuh pada laga pembuka.

Namun perhatian akan tertuju pada sosok Zulham Zamrun. Pemain yang baru didatangkan dari Mitra Kukar ini tak mendapatkan menit bermain yang banyak di Piala AFC. Dalam tiga pertandingan, Zulham hanya bermain sekali, itu pun sebagai pengganti.

baca juga artikel lain tentang Persipura di sini

Apakah Zulham memang didatangkan Persipura untuk diplot sebagai pelapis Ian Louis Kabes dan Boaz Salossa? Jika saat menghadapi Persiram Zulham kembali harus terlebih dahulu duduk manis di bangku cadangan, jangan heran jika pada pertandingan-pertandingan berikutnya pun Zulham akan lebih sering duduk di bangku cadangan.

Persib Bandung vs Semen Padang

Sang jawara QNBL 2014, Persib Bandung, akan menghadapi lawan tangguh pada pertandingan pertamanya. Bermain di Stadion Si Jalak Harupat, skuat asuhan Djajang Nurjaman ini akan menghadapi kesebelasan yang cukup sulit mereka kalahkan, Semen Padang.

Pada 2011, Persib selalu berhasil ditahan imbang kesebelasan berjuluk ‘Kabau Sirah’ pada dua pertemuannya musim itu. Sedangkan musim lalu, Semen Padang berhasil mengalahkan Persib baik ketika berlaga di Stadion Si Jalak Harupat maupun Stadion Haji Agus Salim.

Baca artikel lain tentang Persib di sini

Bisakah Persib mengakhiri catatan buruk tersebut? Harapan besar akan disematkan pada penyerang asing anyar mereka, Ilija Spasojevic. Laga ini pun akan menjadi laga pertama Spaso untuk membuktikan diri sebagai bomber yang dibutuhkan Persib karena baru bergabung setelah Persib selesai menjalani pertandingan-pertandingan pra-musim.

Persela Lamongan vs Barito Putera

Barito Putera tampil dengan kekuatan yang lebih menjanjikan musim ini. Tiga penggawa andalan timnas U-23, Hansamu Yama, Manahati Lestusen dan Paulo Sitanggang, menghuni skuat Laskar Antasari musim ini. Ditambah laga pemain senior macam M. Roby, Leonard Tupamahu, dan Talaohu Musafri.

Namun mereka akan menghadapi lawan kuat pada pertandingan pertama QNBL 2015. Persela Lamongan yang menjadi lawan pertama mereka musim ini, merupakan salah satu kesebelasan jago kandang. Musim lalu, Persipura yang cukup sulit ditaklukan kesebelasan QNBL, berhasil mereka kalahkan di Stadion Surajaya, Lamongan.

Apalagi musim ini kesebelasan berjuluk Laskar Joko Tingkir musim ini memiliki gelandang berkualitas, Balsa Bozovic. Pemain asal Montenegro ini empat musim terakhir selalu membela kesebelasan yang berlaga di Europa League. Bahkan gelandang berusia 27 tahun ini pernah merasakan atmosfer Liga Champions bersama FK Mogren Budva. Kualitasnya sendiri telah ia perlihatkan saat mencetak gol spektakuler ke gawang Arema Cronus pada SCM Cup beberapa waktu lalu.



Sriwijaya FC vs Pelita Bandung Raya

Salah satu kesebelasan yang paling menarik perhatian pada musim ini adalah juara Liga Indonesia dua kali, Sriwijaya FC. Sriwijaya FC bertekad besar meraih mahkota juara ISL dengan mendatangkan tiga penyerang top Indonesia seperti Titus Bonai, Patrich Wanggai, dan pemain terbaik QNBL 2014, Ferdinand Sinaga.

Baca juga:

Bom Waktu di Lini Serang Sriwijaya FC


Belum lagi kesebelasan berjuluk Laskar Wong Kito ini telah mendatangkan dua legiun asing yang baru musim ini berkiprah di Indonesia. Kedua pemain ini adalah Morimakan Koita dan Goran Ljubojevic. Ljubojevic sendiri pernah kami masukkan ke dalam 10 penyerang asing yang layak direkrut kesebelasan ISL.

Karena memiliki empat penyerang berkualitas, pelatih anyar mereka, Benny Dollo, telah menyiapkan formasi 4-4-2 di mana keempat penyerang tersebut dipasang secara bersamaan. Ferdinand dan Tibo seringkali ditempatkan sebagai pemain sayap. Jika formasi ini digunakan pada pertandingan pertama, Pelita Bandung Raya akan menjadi kesebelasan pertama yang menghadapi kuartet lini depan Sriwijaya ini.

Gresik United vs Pusamania Borneo FC

Pekan pertama QNBL pun akhirnya akan membuat rasa kepenasaran kita terhadap kekuatan Pusamania Borneo FC akan terjawab. Maklum, tahun lalu, jagat sepakbola Indonesia sempat heboh akan kekuatan Borneo FC yang berhasil membuat dua calon lawannya melakukan ‘sepakbola gajah’.

Baca juga:

Pusamania Borneo FC dan Beban Iurie Melawan Stigma


Meski berstatus kesebelasan promosi, Borneo FC memang patut diwaspadai para peserta QNBL lainnya. Pasalnya, sejumlah pemain berpengalaman Indonesia akan memperkuat skuat asuhan Arcan Iurie ini. Nama-nama seperti Okto Maniani, Hamka Hamzah, Egi Melgiansyah, dan Saktiawan Sinaga akan membantu Pesut Etam untuk mengarungi kerasnya QNBL.

Borneo FC akan bertandang ke Stadion Tri Dharma untuk menghadapi Gresik United. Skuat asuhan Liestiadi ini pun telah berbenah banyak setelah nyaris terdegradasi pada musim lalu. Meski kehilangan Otavia Dutra, kehadiran Sasa Zecevic diharapkan bisa meningkatkan lini pertahanan Gresik yang cukup keropos pada musim lalu.

PSM Makassar vs Persiba Balikpapan

Pertandingan terakhir pada pekan pertama QNBL akan mempertemukan PSM Makassar menghadapi Persiba Balikpapan. Dipastikannya PSM berlaga di QNBL 2015 tentunya menjadi kelegaan tersendiri bagi para pendukungnya, The Maczman. Maklum, PSM disebut-sebut masih menunggak gaji sejumlah pemain dan sempat terancam tak lolos verifikasi BOPI.

Rencananya, PSM akan ditukangi oleh mantan pelatih timnas Indonesia pada Piala AFF 2014, Alfred Riedl. Namun karena kondisi pelatih asal Austria tersebut belum membaik dari penyakit ginjal yang dideritanya, asisten pelatihnya, Hans Peter Schaller akan ditunjuk sebagai pelatih kepala PSM.

Tanpa Riedl, PSM bukan berarti akan mudah dikalahkan oleh Persiba yang hanya kalah sekali dari 10 laga pra-musim. PSM pun nyatanya tak terkalahkan pada tujuh laga uji tanding terakhir. Skuat kesebelasan berjuluk Juku Eja ini berhasil mengalahkan kesebelasan QNBL macam Borneo FC, Gresik United, dan Persela Lamongan. Karena itulah laga ini diprediksi akan berjalan seru.

***


Sejatinya penampilan skuat Persija Jakarta yang telah merekrut top skorer liga Estonia, Evgeny Kabaev, dan juga penampilan Mitra Kukar setelah kedatangan mantan penyerang Sunderland, Ray O’Donovan, menjadi hal lain yang cukup dinantikan pada pekan pertama QNBL. Namun karena lawan yang mereka hadapi, Arema Cronus dan Persebaya Surabaya, tak lolos verifikasi BOPI, Persija dan Mitra Kukar pun diragukan akan berlaga pada akhir pekan ini.

foto: ligaindonesia.co.id

Komentar