Menanti Kejutan Pendekar Cisadane

Analisis

by Bayu Aji Sidiq Pramono

Bayu Aji Sidiq Pramono

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Menanti Kejutan Pendekar Cisadane

Duduk di peringkat kesembilan merupakan sebuah progres yang patut disyukuri. Meski masih berada di papan tengah, setidaknya Persita Tangerang finis empat peringkat lebih baik dari musim sebelumnya. Tim berjuluk Pendekar Cisadane tersebut berhasil mengumpulkan 47 poin dengan meraih 14 kemenangan, 11 kekalahan, dan sembilan hasil seri. Meski demikian, tim yang khas dengan warna ungu memiliki beberapa “PR” untuk menghadapi Liga 1 musim 2023/2024.

Salah satu masalah terbesar Persita adalah pertahanan. Musim lalu, mereka kebobolan 46 gol. Jumlah tersebut tidak diimbangi dengan produktivitas gol yang tinggi. Maka tidak heran jika di akhir musim lalu, selisih gol yang diperoleh justru minus. Untuk memperbaiki situasi ini, Pendekar Cisadane telah mendatangkan dua kiper baru yaitu Rendy Oscario dari Madura United dan Adhitya Harlan dari Barito Putera. Tidak hanya itu, Christian Rontini diterbangkan dari Kelantan FC untuk memperkuat pertahanan.

Selain mendatangkan pemain-pemain baru, Persita Tangerang jalani pemusatan latihan di Sleman, Yogyakarta selama 14 hari, mulai dari 28 Mei hingga 11 Juni 2023. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kondisi fisik pemain dan mencari menit bermain kompetitif untuk tim. Maka dari itu, pemusatan latihan ditutup dengan laga uji coba melawan Bhayangkara FC. Meski hasil imbang, sang pelatih, Luis Edmundo Duran memuji kinerja para pemain dan berharap tim bisa tampil semakin padu.

"Menurut pandangan saya para pemain berlatih dengan baik dan menunjukkan kerja keras selama berada di Sleman. Para pemain fokus untuk tampil maksimal selama sesi latihan," ujar Duran dilansir dari persitafc.com.

"Minggu pertama tugas kami sebagai pelatih lebih fokus meningkatkan fisik para pemain. Baru di minggu kedua, tim lebih fokus pada organisasi bermain dan juga taktik. Para pemain selalu kerja dengan baik, jadi evaluasi dari tim pelatih cukup púas karena semua yang kami rencanakan dan harapkan bisa tercapai dari semua aspek," pungkasnya.

Laga uji coba kedua dilakukan setelah pemusatan latihan melawan Persikabo 1973 di Indomilk Arena, Sabtu (17/6). Hasil kali ini positif dengan kemenangan empat gol tanpa balas. Rencana nya, Persita Tangerang masih akan melakoni satu hingga dua laga uji coba sebelum berjumpa Barito Putera pada pekan pertama Liga 1 musim 2023/2024.

Berkaca pada komposisi pemain, pemain-pemain baru, dan persiapan yang serius, Persita Tangerang memiliki potensi untuk mengejutkan Liga 1 musim 2023/2024. Pemain kunci musim lalu tidak banyak yang pergi sehingga mereka tidak perlu mengganti pilar-pilar yang sudah terbentuk musim lalu. Pemain-pemain baru yang datang, akan melengkapi konstruksi tim menjadi lebih kokoh.

Kekuatan di setiap lini Persita Tangerang terbilang solid. Ramiro Fergonzi dan Ezequiel Vidal yang menjadi penyumbang gol terbanyak musim lalu masih akan menjadi senjata andalan tim yang akrab dengan warna ungu tersebut. Bae Sin-young yang meraih gelar pemain terbaik Persita musim lalu tetap menjadi orkestrator di lini tengah. Di belakang duet Javlon Guseynov dan Christian Rontini diperkirakan akan menjadi tembok kembar pertahanan.

Komentar