Beri Alessandrini Ruang dan Waktu Lalu Duduk dan Saksikanlah

Cerita

by Taufik Nur Shidiq

Taufik Nur Shidiq

Penanggung jawab rubrik PanditSharing dan Backpass. Penyunting naskah Cerita.

Beri Alessandrini Ruang dan Waktu Lalu Duduk dan Saksikanlah

Musim lalu, dalam 26 pertandingan Ligue 1, Romain Alessandrini mencetak tiga gol dan empat assist. Dengan 4 gol yang sudah ia cetak musim ini, Alessandrini berhasil melampaui catatannya sendiri. Padahal jumlah pertandingan yang ia jalani musim ini, sembilan pertandingan, belum ada separuh dari jumlah pertandingan yang ia jalani musim lalu.

Nyaris dalam segala hal Alessandrini menunjukkan peningkatan. Tak mengherankan jika ia sudah mencetak sembilan gol musim ini karena akurasi tembakannya pun meningkat. Sementara musim lalu akurasi tembakannya kurang dari 30% (27% tepatnya) musim ini lebih dari itu. Jauh melebihi, malah: 41%.

Alessandrini Statistik

Rataan jumlah tendangannya pun meningkat lebih dari 3 kali lipat. Musim lalu hanya 1,27, sementara musim ini 4,55. Dalam sembilan pertandingan musim ini Alessandrini sudah melepaskan sembilan tembakan tepat sasaran, sama banyak dengan total jumlah tembakan tepat sasarannya musim lalu.

Tidak ada perubahan dalam peran Alessandrini. Musim ini ia bermain di posisi yang sama dan menjalankan tugas yang sama: penyerang sayap kiri yang bergerak memotong ke dalam ketika menguasai bola dan bergerak mencari peluang di dalam kotak penalti ketika bola berada di area sepertiga akhir namun tidak dalam penguasaannya.

Jika demikian maka jawabannya pastilah kepergian kedua penyerang sayap utama Marseille musim lalu: André Ayew dan Florian Thauvin. Terutama Thauvin karena ia bermain di posisi yang sama dengan Alessandrini. Ayew pindah ke Swansea City sementara Thauvin ke Newcastle United. Pindahnya Thauvin ke Newcastle United membuat Marseille mendapatkan Remy Cabella, namun Alessandrini tidak terusik karena Cabella bermain di sisi yang berseberangan dengannya.

Angka 26 dalam jumlah pertandingan Alessandrini musim lalu hanya ilusi. Walau hanya absen dalam enam pertandingan karena cedera dan tidak ambil bagian dalam enam pertandingan lainnya karena menjadi pemain cadangan yang tidak dimainkan, jam terbang Alessandrini tidak sebanyak kelihatannya. Dalam 26 pertandingan ia hanya bermain selama 1.257 menit. Bandingkan dengan musim ini: 679 menit. Jam terbang Alessandrini musim ini sudah lebih dari setengah jam terbangnya musim lalu walau ia sempat menjalani larangan tampil dua pertandingan.

Musim lalu, musim pertamanya di Marseille, peran Alessandrini hanya pemain pelapis. Ia lebih banyak bermain sebagai cadangan dan hanya menjadi starter ketika kebijakan rotasi diterapkan atau salah satu dari Ayew dan Thauvin berhalangan tampil. Dari pekan pertama hingga ke-31, Alessandrini hanya dua kali bermain penuh. Peruntungannya membaik sejak pekan ke-32: walau tidak selalu bermain penuh, ia selalu tampil sebagai starter hingga pekan ke-38.

Kepergian Ayew dan Thauvin (serta kepercayaan pelatih kepala, karena tanpanya tetap saja Alessandrini tidak akan bermain walau Ayew dan Thauvin sudah tidak ada) telah membuka jalan bagi Alessandrini. Jumlah golnya sudah lebih banyak dan sangat mungkin terus bertambah seiring dengan meningkatnya ketajaman. Tampaknya ia memang hanya membutuhkan ruang dan waktu untuk menunjukkan kemampuannya.

Walau demikian ada yang menurun dari Alessandrini. Musim lalu ia menciptakan 0,96 peluang per pertandingan sementara musim ini hanya 0,55. Tapi mengingat masih ada 27 pertandingan tersisa (di Ligue 1 saja) untuk Alessandrini, rasanya ia tidak perlu khawatir. Masih banyak waktu (dan ruang?) untuk memperbaiki diri dan jika ia mampu melakukannya, bukan tidak mungkin catatan yang ia lampaui bukan hanya catatan musim lalu saja, tapi juga catatan terbaiknya di Ligue 1: 10 gol dan 6 assist dalam 1.565 menit pertandingan musim 2012/13.

Komentar