Probabilitas Peluang Juara Liverpool dan Manchester City

Sains

by Abimanyu Bimantoro

Abimanyu Bimantoro

Football Analyst | Promising Sports Brand Strategist | Liverpool #YNWA

Probabilitas Peluang Juara Liverpool dan Manchester City

Liga Primer Inggris tinggal menyisakan 4 pekan. Dua klub teratas, Liverpool dan Manchester City masih bersaing ketat memperebutkan gelar juara musim ini. Liverpool sedang unggul 2 poin di atas Manchester City, namun City masih menyisakan 1 pertandingan lebih. Jika berhasil memenangkan semua pertandingan sisa, maka Manchester City yang akan menjadi juara dengan selisih 1 poin di atas Liverpool.

Liverpool baru saja berhasil melewati lawan terberat mereka di akhir musim dengan sangat baik. Mereka menang atas Chelsea dengan skor 2-0 melalui gol yang dicetak Sadio Mane dan Mohammed Salah. Sisa 4 pertandingan yang tersisa bagi Liverpool cenderung lebih mudah. Mereka tinggal menghadapi Cardiff City, Huddersfield, Newcastle United, dan Wolverhampton.

Cardiff dan Huddersfield adalah klub yang berada di posisi 3 terbawah saat ini. Hudderfield bahkan sudah pasti akan terdegradasi musim ini. Sementara Cardiff yang terpaut 5 angka dengan Brighton yang berada di posisi 17 membutuhkan keajaiban agar bisa lolos dari degradasi. Wolverhampton mungkin menjadi lawan terberat Liverpool. Klub promosi yang berhasil masuk ke peringkat delapan ini bahkan sempat menyingkirkan Liverpool saat mereka bertemu di Piala FA babak ketiga.

Di sisi lain, Manchester City masih harus menghadapi 2 klub 6 besar dalam sisa 5 pertandingan yang mereka miliki. Mereka harus berhadapan dengan Tottenham Hotspurs dan rival sekota mereka, Manchester United. Sementara 3 pertandingan sisanya mereka harus berhadapan dengan Burnley, Leicester City, dan Birghton.

Menghitung Peluang Kedua Tim

Terdapat banyak metode yang dapat digunakan untuk menghitung peluang sebuah tim mampu memenangkan pertandingan. Namun kompleksnya permainan sepakbola membuat tidak ada metode perhitungan yang memiliki tingkat keakuratan yang tinggi. Semuanya hanya sekedar prediksi yang bisa saja benar, namun juga sangat mungkin salah.

Namun tidak ada salahnya jika kita mencoba melakukan perhitungan kemungkinan Liverpool dan Mancester City menjadi juara Liga Primer Inggris musim ini. Metode perhitungan yang akan saya gunakan adalah perhitungan yang dikeluarkan oleh situs fivethirtyeight.com. Situs ini memiliki database performa klub-klub sepakbola sejak tahun 2016 yang kemudian menjadi landasan bagi mereka untuk mengeluarkan Soccer Power Index (SPI) Ratings. SPI Ratings ini kemudian menjadi nilai yang kita gunakan untuk membuat perhitungan sebuah tim mampu mengalahkan tim lainnya saat bertemu.

Untuk cara perhitungan Soccer Power Index mungkin dapat kita bahas di lain kesempatan dan mari fokus peluang hasil akhir 4 pertandingan terakhir Liverpool dan 5 pertandingan terakhir Manchester City. Anda dapat mengunduh data lengkap Soccer Power Index pada link berikut ini.

Melalui SPI Ratings yang dikeluarkan oleh Five Thirty Eight kita dapat menghitung peluang gol yang dicetak oleh Tim A dan Tim B saat mereka bertemu. Dalam hal ini diasumsikan proyeksi gol yang dapat dicetak oleh masing-masing tim mengikuti distribusi Poisson. Dua hasil distribusi Poisson yang kita punya tadi kemudian membuat kita dapat menghitung matriks probabilitas hasil akhir sebuah pertandingan.

Kita ambil contoh pertandingan Crystal Palace vs Manchester City yang sudah berlangsung hari minggu kemarin. Proyeksi skor Liverpool pada pertandingan tersebut adalah 1,94, sementara proyeksi skor pada pertandingan ini adalah 0,99. Dengan melakukan perhitungan distribusi Poisson kemudian kita mendapatkan bahwa Manchester City memiliki peluang besar untuk mencetak 2 atau 3 gol di pertandingan tersebut, sementara peluang Palace cenderung hanya mencetak 1 gol atau tidak sama sekali. Jika kita jabarkan lagi ke dalam matriks hasil akhir, maka 9% kemungkinan pertandingan berakhir dengan kemenangan Crystal Palace, 15% berakhir dengan imbang, dan 72% berakhir dengan kemenangan Manchester City. Dan sesuai kita ketahui bersama, City berhasil menang dengan skor 3-1.

Dengan cara ini kita bisa melakukan perhitungan sisa pertandingan yang dimiliki Liverpool dan Manchester City untuk kemudian melihat peluang masing-masing klub menjadi juara. Performa kedua klub musim ini memang luar biasa, sehingga membuat SPI Ratings keduanya sangat tinggi. Jika hanya SPI Ratings dan proyeksi skor yang kita lihat, tentu saja peluang yang lebih besar terjadi adalah Liverpool dan Manchester City memenangkan semua pertandingan sisa dan Manchester City menjadi juara dengan selisih satu poin di akhir musim.

Namun, Five Thirty Eight juga menjelaskan terdapat faktor-faktor lain yang membuat hasil pertandingan melenceng dari prediksi yang sudah kita punya. Salah satu faktornya adalah tingkat kepentingan sebuah pertandingan. Klub yang menghadapi pertandingan yang sangat menentukan tentu akan menerima tekanan yang besar dan dapat membuat mereka bermain lebih buruk dari performa yang seharusnya. Sebaliknya, klub yang bermain tanpa beban karena sudah tidak menentukan apa-apa justru bisa memberi kejutan.

Maka dari itu, ketimbang melihat peluang Liverpool dan Manchester City menang pada sisa pertandingan yang mereka miliki, akan lebih menarik jika kita melihat peluang Liverpool dan Manchester City kehilangan poin pada sisa pertandingan mereka. Dalam kondisi persaingan yang sangat ketat ini meraih hasil imbang saja sudah menjadi bencana besar bagi masing-masing klub. Berikut adalah hasil perhitungan probabilitas Liverpool dan Manchester City pada sisa pertandingan masing-masing:

Dari hasil perhitungan probabilitas hasil pertandingan Liverpool dan Manchester City terlihat bahwa Liverpool berpotensi kehilangan poin saat bertandang ke markas Newcastle United. Peluang The Reds kehilangan poin pada pertandingan ini mencapai 34%. Sementara 3 pertandingan lainnya dapat dikatakan cenderung mudah bagi Liverpool untuk tidak kehilangan poin.

Sementara itu pada Manchester City, tentu saja sesuai dugaan kita bersama, Manchester United adalah klub yang paling berpotensi untuk membuat Manchester City tersandung. Peluang City kehilangan poin pada pertandingan ini mencapai 41%, bahkan peluang City kalah mencapai 21%. Angka ini memang sangat wajar mengingat City akan bertandang ke Old Trafford dan performa Manchester United yang sedang meningkat.

Satu pertandingan berat lain yang harus dihadapi City, yaitu melawan Tottenham, dapat dikatakan lebih aman dibanding melawan Manchester United. Bermain di kandang sendiri pada pertandingan ini, peluang City kehilangan poin hanya 29%. Sementara sisa ketiga pertandingan lainnya, kemungkinan City kehilangan poin dapat dikatakan tidak cukup besar untuk menjadi ancaman bagi anak asuh Pep Guardiola ini.

Pertanyaan berikutnya adalah maukah Manchester United memberi jalan bagi Liverpool untuk menjadi juara? Bagaimanapun juga rivalitas antar kedua klub sudah berlangsung lama dari generasi ke generasi. Manchester United sendiri juga sangat membutuhkan kemenangan pada sisa laga mereka mengingat mereka juga masih bersaing dengan Chelsea, Tottenham, dan Arsenal untuk posisi Liga Champions musim depan.

Dan tentu saja perhitungan matematis ini belum tentu benar akan terjadi. Ada banyak faktor pada pertandingan sepakbola yang membuat perhitungan ini dapat melenceng jauh. Dan masih banyak juga metode perhitungan lain yang mungkin memberikan hasil yang berbeda dari hasil ini.


Simak cerita dan sketsa adegan Rochi Putiray tentang cara menjadi suporter yang baik:


Komentar