Bagaimana Spotify Bantu Barcelona Tetap Sehat

Cerita

by Adrianus Eduard Johanes

Adrianus Eduard Johanes

"Losing my religion to football"

Bagaimana Spotify Bantu Barcelona Tetap Sehat

Platform streaming musik, Spotify resmi menjadi sponsor utama FC Barcelona. Menurut laporan Reuters, kesepakatan tersebut bernilai sekitar 285 juta Euro selama tiga tahun mendatang. Dengan kata lain, kontrak Rakuten sebagai sponsor utama Barcelona hangus di akhir musim 2021/22, dan Spotify akan berstatus sebagai pengganti.

Media asal Catalunya, Sport menjelaskan kesepakatan antara Barcelona dengan Spotify tidak hanya terkait sponsor utama di bagian dada kostum Blaugrana. Dari dana 75 juta Euro yang akan diberikan Spotify untuk Barcelona, sponsor di bagian dada kostum memang memberi kucuran dana terbesar (65 juta Euro). Namun pihak Spotify juga membeli tempat di bagian belakang baju latihan tim dan hak penamaan stadion menjadi Spotify Camp Nou, masing-masing lima juta Euro.

Sport menambahkan bahwa Barcelona berharap setelah pembaharuan Camp Nou selesai, pihak mereka bisa melakukan negosiasi ulang dengan Spotify dan mendapatkan tambahan 20 hingga 25 juta Euro setiap tahunnya. Jika hal itu terjadi, Barcelona berarti setidaknya mendapatkan 95 juta Euro dari Spotify setiap tahunnya.

Keputusan untuk melakukan kerjasama dengan Spotify diambil Presiden Barcelona, Joan Laporta untuk membantu keuangan klub yang sedang terlilit utang. Rekonstruksi finansial menjadi pekerjaan utama Laporta sejak kembali memimpin Barcelona. Menurutnya, direksi terdahulu (era Josep Bartomeu) telah melakukan penyalahgunaan dana serta pemalsuan data yang membuat klub memiliki utang sebesar 1,3 miliar Euro.

“Mereka yang membuat kondisi klub menjadi hancur seperti saat ini. Investigasi pihak ketiga telah menunjukkan bagaimana ada beberapa hal tidak masuk akal yang dilakukan oleh direksi terdahulu. Termasuk membayar pengacara melalui pemain. Hal seperti ini bisa membuat mereka dibawa ke ranah hukum karena sudah melakukan tindak kriminal,” jelas sosok kelahiran 29 Juni 1962 tersebut pada awal Februari 2022.

Rekonstruksi Finansial

Rekonstruksi finansial yang dilakukan direksi arahan Laporta telah membantu klub merancang rencana keuangan yang lebih baik. Sebelumnya, mereka memiliki hutang sebesar 731 juta Euro yang harus dibayar lunas dalam waktu satu tahun karena direksi terdahulu banyak melakukan pinjaman jangka pendek.

Menurut Swiss Ramble, pinjaman jangka pendek tersebut menjadi petaka bagi Blaugrana. Bunga utang klub yang pada 2018 bernilai satu juta Euro, melonjak 41x lipat pada 2021. Kini, mereka bisa membayar hutang sebesar 595 juta Euro dalam periode satu dekade menggantikan pinjaman jangka pendek peninggalan direksi terdahulu.

Meskipun demikian, hal tersebut juga bisa dicapai setelah Barcelona mengamankan dana pinjaman sekitar 500 juta Euro dari Bank Investasi Goldman Sachs. Pinjaman Goldman Sachs juga yang membantu Barcelona untuk tetap berbelanja di bursa transfer musim dingin 2022. Barcelona mendatangkan Ferran Torres seharga 55 juta Euro dari Manchester City, Pierre-Emerick Aubameyang, dan Adama Traore.

Selain meminjam dana segar dari Goldman Sachs, pemangkasan gaji juga dilakukan Barcelona untuk melakukan rekonstruksi finansial. Tidak terkecual Adama, Aubameyang, dan Ferran Torres yang baru datang di musim dingin 2022.

Adama kabarnya hanya digaji 15.000 Euro per pekan dengan bergabung ke Barcelona. Walaupun statusnya pinjaman, sebelumnya dia digaji 43.000 per pekan oleh Wolverhampton Wanderers. Aubameyang digaji 2.1 juta Euro dalam periode lima bulan oleh Barcelona. Padahal saat membela Arsenal, penyerang Gabon itu dibayar enam juta Euro dalam periode yang sama.

Sementara itu, Ferran Torres mendapatkan gaji enam juta Euro per tahun seperti Sergio Aguero yang memutuskan untuk pensiun di tengah musim. Untuk mendaftarkan Ferran, Barcelona juga memangkas gaji Samuel Umtiti, serta meminjamkan Philippe Coutinho (Aston Villa), dan Alex Collado (Granada).

Menanggalkan Tradisi demi tetap hidup

Kehadiran Spotify sebagai sponsor utama menggantikan Rakuten juga tidak lepas dari rekonstruksi finansial yang sedang dilakukan Barcelona. Dana yang dikucurkan Spotify setiap tahunnya (75 juta Euro) jauh lebih besar dibanding Rakuten di musim 2021/22 (30 juta Euro). Walaupun tak semuanya akan digunakan untuk membayar hutang, satu poin penting dari kesepakatan Barcelona dan Spotify sangat berpengaruh kepada kesehatan finansial klub: penamaan stadion.

Untuk kesepakatan awal, Spotify membayar lima juta Euro per tahun untuk hak penamaan Camp Nou. Akan tetapi, Barcelona yang sedang melakukan renovasi serta penambahan infrastruktur klub berharap kesepakatan mereka naik ke 20 sampai 25 juta Euro setelah proyek tersebut selesai.

Proyek yang disebut ‘Espai Barca’ itu juga menjadi kunci utama Barcelona untuk membayar hutang mereka. Dengan penambahan kapasitas, area VIP, serta menggelar berbagai acara di versi terbaru Camp Nou, Laporta mengincar pemasukkan 200 juta Euro untuk klub.

Kehadiran Spotify sebagai sponsor utama Barcelona sebenarnya mendapat penolakkan, terutama CEO Barcelona Ferran Reverter. Ia mengundurkan diri dari jabatan sebagai CEO dengan alasan personal. Namun menurut ESPN, keputusan Reverter tersebut tidak lepas dari kesepakatan klub dengan Spotify. Reverter bahkan disebut sempat terbang ke Miami untuk mencari sponsor lain, tapi gagal.

Keputusan Barcelona untuk memberikan hak penamaan stadion adalah hal baru untuk klub. Sejak dibuka pada 1957, Barcelona tak pernah memberi hak penamaan Camp Nou, Spotify jadi yang pertama. Tapi ide melepas hak penamaan stadion tersebut sudah ada sejak 2014, saat proyek ‘Espai Barca’ pertama dicanangkan. Ini juga bukan pertama kalinya Barcelona menanggalkan tradisi mereka untuk tetap hidup.

Pada 2012, Barcelona menanggalkan tradisi 111 tahun tanpa sponsor di dada dengan menjalin kerjasama sebesar 150 juta Euro dengan Qatar Foundation. Sebelum Qatar Foundation, Barcelona tidak pernah menjual dada kostum mereka untuk beriklan. Pihak klub justru membayar UNICEF saat organisasi milik PBB itu tertera di dada Lionel Messi dan kawan-kawan (2006-2011).

Setelah kerjasama dengan Qatar Foundation selesai, bagian dada di kostum Barcelona terus terisi. Qatar Airways memberikan Barcelona pemasukan lebih dari 600 juta Euro selama empat tahun. Kemudian Rakuten masuk, memberikan 50 juta Euro per tahun dari periode 2017-2021 sebelum turun ke 30 juta Euro untuk musim 2021/22.

Dengan dana yang didapat dari sponsor di area dada kostum, Barcelona bisa memecahkan rekor transfer dunia dengan mendatangkan Neymar, dan membeli jasa Antoine Griezmann serta Ousmane Dembele dengan dana lebih dari 100 juta Euro. Kondisi Barcelona saat ini memang berbeda, mereka dipaksa untuk fokus membersihkan utang peninggalan Josep Bartomeu dibandingkan mendatangkan pemain tenar. Akan tetapi Laporta ingin menjalankan keduanya secara bersamaan.

“Segalanya bisa terjadi, kondisi kami terus membaik. Semua pemain terbaik pasti memiliki pikiran untuk bergabung dengan Barcelona. Semua harus bersiap, karena kami telah kembali. Kehadiran Ferran Torres membuktikan hal itu,” kata Laporta merespons rumor kehadiran Erling Haaland ke Barcelona.

Ambisi tersebut bisa hidup salah satunya dengan memiliki sumber pemasukan tetap yang lebih banyak. Baik itu sponsor di bagian dada yang dulu sakral, ataupun menjual hak penamaan stadion. Barcelona selalu berhasil menemukan cara untuk memenuhi regulasi batas gaji La Liga. Mereka juga belum pernah dihukum UEFA karena melanggar Financial Fair Play. Kenyataannya, walau terlilit hutang, kenyataannya Barcelona tetap bisa bergerak dengan sehat. Kehadiran Spotify sebagai sponsor utama pun akan memperkuat hal itu.

Komentar