Selamat Berlibur, Liverpool

Cerita

by Dex Glenniza 47913

Dex Glenniza

Managing editor of Pandit Football, MSc sport science, BSc architecture, licensed football coach. Born with the full name of Defary Glenniza Tiffandiputra, growing up with a nickname Dex Glenniza. Who cares anyway! @dexglenniza

Selamat Berlibur, Liverpool

Seperti dapat durian jatuh, Jürgen Klopp dan kesebelasannya, Liverpool, mendapatkan jatah liburan ekstra di tengah musim. Mini winter break ini mereka dapatkan setelah Liverpool tersingkir dari Piala Liga (EFL Cup), Piala FA, dan karena ketidakterlibatan mereka di kompetisi Eropa, baik Liga Champions maupun Liga Europa UEFA.

Hanya tinggal berkompetisi di Liga Primer Inggris ini lah yang membuat Liverpool mendapatkan jeda 16 hari tanpa pertandingan (jika tidak ada perubahan jadwal*), yang merupakan jeda tertinggi di antara seluruh kesebelasan di Liga Primer lainnya. Semua memang ada hikmahnya.

Hari tanpa pertandingan yang panjang ini bisa terjadi karena akhir pekan ini (18-20 Februari 2017) Liga Primer akan libur, alias tidak akan memainkan pekan pertandingan ke-26. So, para manajer Fantasy Premier League juga pastinya akan “berlibur” dan tidak perlu mengatur timnya.

Pada akhir pekan ini, Inggris akan memainkan pertandingan-pertandingan babak kelima (setara dengan perdelapan-final) Piala FA yang melibatkan seluruh kesebelasan Inggris, dari 16 kesebelasan yang tersisa, mulai dari Liga Primer, Divisi Championship, League 1, League 2, sampai ada juga dua kesebelasan asal Liga Nasional (tingkat kompetisi kelima di Inggris), yaitu Lincoln City dan Sutton United.

Kedua kesebelasan asal National League tersebut bahkan langsung berhadapan dengan kesebelasan Liga Primer. Lincoln akan bertandang ke Turf Moor, kandang Burnley. Sementara Sutton United akan menjamu Arsenal.

Hal ini lah yang membuat beberapa kesebelasan Liga Primer yang sudah terlebih dahulu tersingkir, tidak akan memainkan pertandingan di Piala FA. Kesebelasan Liga Primer yang akan mendapatkan jatah “liburan” di akhir pekan ini adalah Liverpool, Everton, West Bromwich Albion, Stoke City, West Ham United, Southampton, Watford, Bournemouth, Swansea City, Hull City, Crystal Palace, dan Sunderland.

Meskipun demikian, untuk tingkat liga di bawah Liga Primer, seperti Championship, League 1, dan seterusnya, masih tetap akan memainkan pertandingan akhir pekan ini, tidak seperti Liga Primer. Mungkin asumsi awalnya FA membuat jadwal seperti ini karena mereka tahu jika mayoritas kesebelasan Liga Primer akan masih terlibat di Piala FA sampai babak kelima.

Kemudian jika kita bandingkan dengan 19 kesebelasan Liga Primer lainnya, hanya Liverpool yang memiliki jatah “libur” 16 hari. Di posisi kedua ada Stoke dan Southampton dengan 15 hari. Sementara rata-rata kesebelasan Liga Primer yang sudah tidak berpartisipasi di Piala FA akan memeroleh jatah “libur” 14 hari.

Beberapa kesebelasan yang masih terlibat di Piala FA dan juga kompetisi Eropa bahkan memiliki jatah hari tanpa pertandingan yang pendek, seperti misalnya Tottenham (5 hari), Manchester United (5 hari), dan yang terpendek adalah Arsenal (4 hari).

Alasan Liverpool memilih La Manga

Liverpool memanfaatkan “libur” 16 hari mereka dengan menghabiskan waktu di La Manga, Murcia, Spanyol. Setelah mendapatkan momentum buruk dengan tanpa kemenangan di Liga Primer selama tahun 2017, The Reds akhirnya mendapatkan kemenangan juga saat berhasil mengalahkan Spurs.

Untuk membalikkan momentum buruk menjadi momentum baik ini, Klopp tentunya harus terus menjaga kondisi fisik, mental, teknik, dan taktik pemainnya. Ini lah kenapa Liverpool melakukan training camp sejauh lebih dari 1700 km ke arah selatan dari Anfield.

Klopp menjelaskan jika pemilihan La Manga adalah karena Liverpool membutuhkan perubahan suasana yang akan menguntungkan kesebelasannya dalam mengarungi sisa 13 pertandingan Liga Primer ke depannya.

Baca juga: Bukan Amerika Atau Asia, Pra-Musim Terbaik Adalah di Austria

Mereka terbang ke Spanyol pada Rabu sore dan akan kembali ke Merseyside pada Minggu. Pertandingan Liverpool selanjutnya adalah melawan Leicester City di Stadion King Power pada 27 Februari (waktu Inggris, atau 28 Februari WIB).

Bersambung ke halaman berikutnya...

Komentar