Selamat Berlibur, Liverpool

Cerita

by Dex Glenniza 47960

Dex Glenniza

Your personal football analyst. Contributor of Pandit Football Indonesia, manager of Box2Box Media Network, podcaster of Footballieur, creative writer of Tirto.ID, MSc sport science, BSc architecture, licensed football coach... Who cares anyway! @dexglenniza

Selamat Berlibur, Liverpool

Halaman kedua....

“Mungkin kamu pikir [cuaca di sini] sedikit lebih dingin untuk sebuah training camp ‘bercuaca panas’, tapi itu bagus karena kami tidak ingin pergi ke tempat yang sangat berbeda dibandingkan Inggris saat ini. Kami hanya ingin sedikit mengubah keadaan,” kata Klopp seperti yang dikutip dari situs resmi Liverpool.

“Aku pikir tidak ada banyak hal bagus mengenai libur dua pekan di tengah musim karena itu berarti kami tidak lagi berpartisipasi pada kompetisi piala (Piala FA dan kompetisi Eropa). Tapi kami harus menerimanya dan menggunakannya.”

“Jadi itulah yang kami akan lakukan, hari ini (Kamis) kami memiliki dua sesi, besok satu, Sabtu akan ada pertandingan internal untuk kami melihat dan melakukan beberapa hal, Minggu satu sesi, dan kemudian kami akan pergi.”

“Kami telah memainkan sepakbola yang fantastis musim ini dan pastinya orang-orang berada pada mood yang baik di sini. Ini adalah pra-musim kecil, hanya empat hari, pra-musim sesungguhnya seharusnya mungkin sembilan hari, tapi itu untuk semusim penuh sementara ini hanya untuk 13 pertandingan. Jadi ini adalah saat yang tepat. Kami harus memanfaatkannya,” tutup manajer asal Jerman tersebut.

Klopp memanfaatkan betul training camp mereka di La Manga. Dari gambar yang kita bisa pantau di akun Twitter Liverpool, para pemain dan juga Klopp memanfaatkan kondisi La Manga dengan bersepeda dari tempat Liverpool menginap sampai lapangan latihan, untuk kemudian latihan, dan juga kembali ke tempat menginap dengan bersepeda.

17 hari yang bervariasi untuk kesebelasan Liga Primer

Sebagai catatan tambahan, Liverpool, bersama dengan 11 kesebelasan lainnya yang sudah kami sebutkan di atas, juga merupakan kesebelasan yang paling tidak sibuk pada rentang 17 hari, dari 11 Februari (dimulainya Liga Primer pekan ke-25) sampai 28 Februari 2017 (berakhirnya Liga Primer pekan ke-26). Pada rentang waktu tersebut, Liverpool hanya akan terlibat pada dua pertandingan.

Sementara itu, rentetan pertandingan yang menyibukkan dalam 17 hari tersebut dirasakan oleh Spurs dan Manchester United. Spurs tercatat menghadapi dua pertandingan Liga Primer, satu pertandinan Piala FA, dan juga dua leg Liga Europa. Hal yang sama juga berlaku untuk United.

Kemudian untuk kesebelasan papan bawah yang terlihat paling sibuk dalam rentang waktu tersebut adalah Leicester City yang harus memainkan empat pertandingan, yaitu dua pertandingan Liga Primer, satu Piala FA, serta satu Liga Champions menghadapi tuan rumah Sevilla tengah pekan depan.

Biar bagaimanapun, Liverpool bisa dibilang beruntung karena memiliki waktu istirahat yang lebih panjang. Jika dibandingkan para pesaing mereka seperti Spurs atau United, seharusnya Klopp bisa memanfaatkan hal ini. Lagi-lagi, semua memang ada hikmahnya.

Foto: @LFC


*Potensi perubahan jadwal Leicester City melawan Liverpool, yang semula pada 27 Februari 2017 (waktu Inggris), akan terjadi jika Leicester harus memainkan pertandingan replay Piala FA (melawan Millwall). Jika itu terjadi, Leicester dilaporkan akan menjalani pertandingan replay pada 28 Februari atau 1 Maret, sementara pertandingan melawan Liverpool akan dimajukan menjadi 25 Februari. Artinya, jika hal ini terjadi, maka Liverpool akan memiliki waktu "libur" bukan 16 hari, melainkan 14 hari.

Komentar