Marlos Moreno, Calon Bintang Masa Depan City

Cerita

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Marlos Moreno, Calon Bintang Masa Depan City

Talenta muda adalah investasi masa depan. Seperti halnya sebidang tanah di daerah strategis yang harganya dapat melonjak di masa depan, jika kita tahu cara menjualnya, pemain muda pun akan menghasilkan sesuatu bagi klub yang membelinya di masa depan, asalkan diasuh dengan baik dan benar.

Pep Guardiola tampaknya sadar betul akan hal ini. Maka, musim 2016/2017, sekaligus musim pertamanya bersama Manchester City, ia banyak merekrut pemain-pemain muda potensial. Leroy Sane dan Oleksandr Zinchenko adalah dua nama yang cukup menarik perhatian pada bursa transfer musim panas City kali ini.

Namun, selain dari dua nama di atas, ada nama lain yang juga mencuri perhatian publik, setelah pada musim sebelumnya ia menjadi bagian dari kesuksesan klubnya, Atletico Nacional, meraih trofi Copa Libertadores. Ia adalah Marlos Moreno, pemain belia berumur 19 tahun.

Dana sebesar 8 juta pounds menjadi mahar yang harus dibayar The Citizens untuk memboyong pemain ini dari Atletico Nacional. Ia akan menjadi salah satu prospek menjanjikan Manchester City ke depannya.

Profil dan Latar Belakang Marlos Moreno

Marlos Moreno Duran adalah seorang pemain kelahiran Medellin, Colombia. Ia banyak menghabiskan karier sepakbolanya bersama dengan klub Atletico Nacional, yang merupakan klub yang juga berasal dari Medellin. Sejak 2010, ia sudah bergabung bersama dengan Atletico Nacional youth team.

Empat tahun membela youth team, Moreno akhirnya naik tingkat menjadi pemain senior pada Juli 2014, dan melakukan debutnya dalam ajang Copa Colombia. Sejak saat itu, ia sudah mencatatkan 26 penampilan bersama Atletico Nacional, dengan cetakan enam gol dan delapan asis, sekaligus mengantarkan timnya meraih Copa Libertadores.

Berkat penampilan gemilangnya bersama Nacional, ia pun akhirnya menerima panggilan dari timnas dan melakukan debut pada 24 Maret 2016. Bersama timnas Kolombia, ia sudah mencatatkan tujuh penampilan dan mencetak satu gol. Gol itu ia cetak dalam ajang Copa America Centenario ketika melawan Kosta Rika dalam babak penyisihan grup.

Gaya Bermain

Pemain ini berposisi sebagai penyerang. Namun, ia juga kerap ditempatkan sebagai winger ataupun inside forward. Pada dasarnya, ia memang cocok bermain dalam segala posisi di lini serang. Tapi tetap, posisi winger dan striker adalah posisi terbaik baginya.

Ia juga memiliki modal yang sangat baik untuk mengarungi kerasnya kompetisi Liga Primer Inggris yang begitu mengandalkan fisik, yakni keseimbangan dan kemampuannya dalam mempertahankan bola meski berlari dengan cepat.

Meski bertubuh kecil, tapi jangan ragukan kekuatan dan kekokohannya. Ditambah dengan kecepatan sprint dan keberaniannya untuk melakukan duel dengan lawan, lengkaplah sudah modal yang ia miliki untuk menjadi salah satu winger berkualitas di Liga Primer Inggris.

Namun, dengan segala kemampuan yang ia miliki di atas, masih ada hal lain yang harus ia perbaiki, yakni keegoisannya. Kadang ia lebih suka untuk mencetak gol sendiri daripada mengumpan kepada lawannya yang lebih bebas. Perilaku ini bisa saja berubah seiring dengan usianya yang semakin matang dan dewasa.

Berpeluangkah Moreno untuk Menjadi Starter di City

Saat ini, City sudah memiliki banyak pemain yang berposisi sama dengan Moreno. Ada Raheem Sterling, Kevin de Bruyne, Nolito, juga David Silva dan Samir Nasri yang sewaktu-waktu bisa diposisikan sebagai winger. Belum lagi Zinchenko yang juga memiliki posisi yang sama dengan pemain asal Kolombia ini.

Memang, jika bersaing sekarang, sulit bagi Moreno untuk mendapatkan tempat utama. Tapi, dengan segala modal yang dimiliki, City tak perlu khawatir karena pemain ini memiliki prospek yang cukup baik untuk masa depan karena usianya yang masih 19 tahun.

Maka, langkah The Citizens yang meminjamkan pemain ini ke klub La Liga Spanyol, Deportivo La Coruna, adalah sebuah hal yang tepat. Saat ini, Moreno masih mentah. Ia perlu menimba pengalaman terlebih dahulu dan mencicipi kompetisi Eropa.

Dengan pengalaman membela timnas yang ia miliki, Moreno diharapkan tidak akan sulit untuk beradaptasi dengan iklim kompetisi Eropa, meski memang butuh waktu. Namun, ketika ia sudah matang, dan kembali ke City, ia bisa saja menjadi bintang Manchester City di masa depan. Semua itu bisa terjadi dengan catatan, Moreno bisa beradaptasi dengan ketatnya kompetisi sepakbola Eropa, terutama Liga Primer Inggris nantinya.



Komentar