Aguero, Kane, dan Costa Dalam PFA Team of The Year

Cerita

by Zakky BM

Zakky BM

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Aguero, Kane, dan Costa Dalam PFA Team of The Year

Akhir pekan lalu, Professional Footballers Association resmi mengumumkan daftar peraih pemain terbaik liga Inggris musim ini. Eden Hazard terpilih menjadi pemain terbaik liga Inggris dan Harry Kane, menjadi pemain muda terbaik liga Inggris. Sedangkan dari sepakbola perempuan, Ji So Yun terpilih sebagai pemain perempuan terbaik dan Leah Willliamson sebagai pemain muda terbaik di kompetisi perempuan liga Inggris.

Namun, bukan hal itu yang akan menjadi inti dari pembahasan ini.

Selain merilis daftar pemain terbaik dari berbagai divisi di liga Inggris baik kategori sepakbola laki-laki maupun sepakbola perempuan, tentu ada daftar sebelas terbaik yang menghuni skuat pilihan PFA Premier League Team of The Year 2015 kali ini. Ya, PFA Premier League Team of The Year 2015 kali ini masih meninggalkan pertanyaan yang menarik untuk ditelusuri jawabannya.

Sebelum beranjak lebih jauh, mari kita simak susunan pemain dari ajang Premier League Team of The Year 2015:

PFA-Premier-League-Team-of-the-Year
Sumber gambar: https://www.thepfa.com/thepfa/pfaawards/bpl-team-of-the-year-2015

Dari sebelas nama yang tercantum, enam pemain tercatat yang membela Chelsea atau sebanyak 54% dari sebelas pemain pilihan tersebut. Tentu masuk akal jika pimpinan klasmen sementara liga Inggris tersebut menyumbangkan banyak pemain bagi penghargaan ini. Selanjutnya, Manchester United, Arsenal, Liverpool, Tottenham Hotspurs dan Southampton hanya mengirimkan masing-masing 1 perwakilannya saja.

Dengan susunan formasi 4-4-2 klasik, Diego Costa menemani Harry Kane di barisan paling depan. Lalu, kemanakah top skor sementara liga Inggris musim ini, Sergio Aguero?

Jumlah gol dan assist Aguero (21 gol dan 6 assist) yang bahkan lebih banyak dari Costa dan Kane ini ternyata tak cukup untuk menggugah tim voters untuk memasukkan namanya di dalam daftar sebelas pemain dalam ajang Premier League Team of The Year 2015.  Kemudian, apakah angka-angka yang berbentuk statistik di bawah ini hanyalah pemanis dan ilusi saja?

Aguero_Costa_Kane_stats copy

Mari kita tengok performa Aguero sepanjang musim ini. Torehan 21 golnya takan berati apa-apa ketika ia tidak bisa menolong rekannya saat dalam keadaan tertinggal. Saat Manchester City menelan kekalahan musim ini, praktis Aguero tak bisa mencetak gol, kecuali di partai derby Manchester yang berkesudahan 4-2 untuk kubu Manchester United. Belum lagi Aguero sempat menderita cedera ligament selama satu bulan lebih. Imbasnya, kini Manchester City sulit bersaing dengan Chelsea dalam perebutan gelar liga Inggris musim ini.

Hal lain yang patut disoroti ialah kontribusi gol yang dicetak Aguero dari total gol yang dibuat oleh seluruh skuat Manchester City. Aguero hanya berkontribusi 30% saja berbeda tipis dengan Costa yang mencapai 29%. Catatan lebih baik didapatkan Harry Kane yang menorehkan angka 36% dalam kontribusi gol untuk timnya, Tottenham Hotspur.

Belum lagi, Aguero masih kalah dalam catatan urusan menciptakan peluang untuk kesebelasan yang dibelanya. Costa lebih unggul dengan 38 kali membuat peluang dan Aguero hanya berperan dalam 28 peluang. Namun, catatan Aguero ini sedikit lebih baik dari Harry Kane yang hanya menciptakan 25 peluang saja.

Memang, sebagai pemain yang bertipikal oportunis, Aguero seringkali melepaskan tembakan-tembakan di depan gawan. Namun, apa semua tembakan Aguero tersebut tepat sasaran dan memiliki akurasi yang bagus? Tidak, menurut statistik. Catatan yang dirangkum oleh Squawka menunjukkan bahwa Aguero mempunyai permasalahan dalam akurasi tendangannya yang hanya mencapai angka 54%. Pesaingnya, Diego Costa memiliki catatan yang cukup baik yaitu 63% dan Harry Kane membuntutinya diangka 61% dalam perihal akurasi tendangan.

Hal-hal seperti ini juga sekilas terlihat tidak terlalu penting namun kerap kali menentukan.

Diego Costa yang musim ini adalah musim pertamanya bermain di liga Inggris tentu mesti diberi apresiasi lebih dalam adaptasi cepat dan penampilan konsistennya bersama Chelsea. Karena, tak banyak striker asing yang bermain di liga Inggris yang langsung klop ketika bermain di Chelsea. Tentu, kita masih ingat 50 juta pounds yang terbuang percuma ketika bakat seorang Fernando Torres disia-siakan begitu saja.

Harry Kane lebih ajaib lagi. Bermain sebagai pemain pengganti melulu di sembilan pekan awal liga Inggris, Kane mulai moncer dalam urusan mencetak gol sampai saat ini. Pemain yang baru berumur 21 tahun tersebut tentu mesti diberikan kredit lebih atas pencapaiannya sepanjang musim 2014-2015. Karena tak banyak pemain muda yang konsisten penampilannya apalagi untuk pemain yang mengisi pos ujung tombak kesebelasan sebesar Tottenham Hotspur yang ditinggal beberapa pemain bintangnya.

Bagaimanapun, Aguero tetaplah pemain hebat dan layak untuk masuk daftar PFA Player of The Year musim ini karena gol-golnya. Namun, ternyata torehan statistik gol terbanyak di liga Inggris saja tidak cukup. Karena, sudah semestinya gol-gol Aguero menjadi makna untuk Manchester City, setidaknya, membuat Manchester City tak tertinggal sepuluh poin di belakang Chelsea. Tapi, di sisi lain, kita harus menyadari bahwa mencetak gol tidaklah mudah, bung!

Jadi, berbesar hati lah, wahai engkau Sergio Aguero!

Komentar