Efek Samping Kemenangan City atas Bournemouth

Berita

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Efek Samping Kemenangan City atas Bournemouth

Manchester City berhasil meraih kemenangan penting dalam lawatan mereka ke Stadion Vitality, Sabtu (27/8/2017) malam. Menghadapi AFC Bournemouth, sang empunya stadion, The Citizens meraih kemenangan 1-2. Namun kemenangan ini sedikit menyisakan cerita, terkhusus bagi Sergio Aguero dan Raheem Sterling.

City sempat kesulitan untuk menembus pertahanan Bournemouth sepanjang pertandingan. Setelah tertinggal oleh gol indah Charlie Daniels di babak pertama, mereka berusaha keras mengejar ketertinggalan. City akhirnya berhasil meraih kemenangan lewat dua gol yang dicetak oleh Gabriel Jesus dan Raheem Sterling. Gol Sterling bahkan lahir di babak kedua, tepatnya di menit ke-97, tepat sebelum pertandingan usai.

Namun, ada efek tersendiri yang lahir dari kemenangan City ini. Perayaan gol kedua Sterling, yang juga dirayakan secara meriah bersama para suporter City yang bertandang ke Vitality, membuat dua pemain The Citizens, yaitu Sergio Aguero dan Raheem Sterling sedikit terlibat masalah.

Aguero lolos, sedangkan Sterling tetap kena hukuman

Pada menit ke-97, tepat setelah Sterling mencetak gol, semua pemain City berlarian ke arah tribun suporter Manchester City. Mereka merayakan gol kemenangan tersebut, bersama dengan suporter City yang berbahagia dan berusaha mendesak masuk ke dalam lapangan. Pihak keamanan stadion pun langsung mendatangi tribun suporter City, mencegah para suporter City agar tidak masuk ke lapangan. Di sinilah kejadian tersebut bermula.

Saat pihak keamanan stadion sedang berusaha mengamankan situasi, sedikit senggolan pun terjadi. Aguero, pemain yang ikut dalam perayaan gol tersebut, dianggap menyenggol salah seorang pihak keamanan yang sedang berusaha mengamankan situasi. Dilansir oleh ESPN FC, hal tersebut dilaporkan oleh pihak keamanan kepada pihak kepolisian Dorset.

Aguero, yang merasa bahwa dirinya tidak bersalah, akhirnya berkicau di akun Twitter pribadinya. Ia menyebut bahwa ia sedang larut dalam kebahagiaan, dan tidak punya maksud untuk menyakiti siapapun, termasuk untuk menyenggol pihak keamanan yang sedang berusaha mengamankan situasi.

Pihak Bournemouth pun sempat berencana akan melayangkan tuntutan atas kejadian yang menimpa salah satu pihak keamanan di Stadion Vitality ini. Tapi tidak lama setelah itu, pihak Bournemouth pun menarik tuntutannya ini, dan menyebut bahwa kejadian yang menimpa Aguero dan pihak keamanan ini hanya kesalahpahaman semata. Aguero pun lepas dari jerat sanksi yang bisa saja dijatuhkan padanya.

Hal berbeda justru dialami oleh Raheem Sterling. Pemain yang begitu bahagia menjadi penentu kemenangan City atas Bournemouth ini justru harus menjadi pesakitan. Akibat dari perayaan gol yang ia lakukan bersama para suporter, ia menerima kartu kuning kedua dan harus mendapatkan kartu merah. Hal ini pun membuatnya harus absen dalam laga melawan Liverpool setelah jeda internasional nanti.

Menyoal kartu merah yang diterima oleh Sterling ini, manajer City, Pep Guardiola pun sedikit menyindir apa yang dilakukan oleh wasit. Ia mengatakan bahwa jika seorang pemain tidak boleh merayakan gol yang ia cetak bersama para suporternya, alangkah baiknya jika suporter tidak usah menonton ke stadion.

"Jika Anda (sebagai pemain) tidak boleh merayakan gol yang Anda cetak bersama para suporter, maka alangkah baiknya suporter tidak usah datang ke stadion. Anda bisa lihat bagaimana bahagianya Sterling, dan juga bahagianya suporter kami. Biarkan mereka merayakannya," ujar Pep.

Memang, pada dasarnya Aguero dan Sterling hanya ingin bergembira bersama para suporter yang hadir di Stadion Vitality tersebut, bukannya ingin bikin masalah dengan pihak keamanan atau malah mendapatkan kartu merah dari wasit. Bisa dibilang, hal ini adalah efek samping dari kegembiraan dan kemenangan City di Stadion Vitality.

foto: @Squawka

Komentar