Mengalahkan Lawan dengan Jarum, Dipecat Klub Kemudian

Berita

by Abelio Pramayoga 37594

Abelio Pramayoga

True football fans and an introvert writer. #RESPECT

Mengalahkan Lawan dengan Jarum, Dipecat Klub Kemudian

Federico Allende, seorang pemain belakang kesebelasan divisi keempat Liga Argentina, Sport Pacifico, menggunakan cara kotor untuk mengalahkan lawan mereka dari divisi utama, Estudiantes. Klubnya sendiri berhasil menang mengejutkan 3-2 atas Estudiantes pada ajang Piala Argentinana tersebut.

Allende ternyata menyembunyikan jarum untuk menusuk pemain Estudiantes dan memenangkan pertandingan tersebut. Dilansir dari Daily Telegraph, Allende mengungkap trik kotornya tersebut kepada Vorterix Radio.

“Kami tahu kami harus bermain kotor melawan mereka dan saya terus menusuk para pemain Estudiantes dengan jarum. Kami juga tahu para pemain divisi utama tidak suka dengan sentuhan, membuang-buang waktu atau bermain kotor. Jadi itulah cara yang kami lakukan [untuk mengalahkan mereka]. Itulah sepakbola; Sepakbola adalah soal kecerdikan,” ungkap Allende.

Striker asal Kolombia yang bermain untuk Estudiantes, Juan Otero, menjadi salah satu korban `penusukan` oleh Allende dalam pertandingan tersebut. Setelah mendengar wawancara itu, Otero kemudian menyebut Allende sebagai pria yang menjijikkan. Dan Allende sudah memprediksi sebelumnya jika Otero akan membenci dirinya.

“Saya benar-benar menyerang dia sejak awal. Dia pasti akan membenci saya.”

Kemenangan Pacifico atas Estudiantes di ajang Piala Argentina itu membuat mereka disambut meriah seperti pahlawan di kampung halaman mereka, General Alvear. Namun, Allende tidak akan menikmati sambutan tersebut dalam waktu lama karena presiden klub Pacifico, Hector Moncada, telah bersumpah akan memecatnya karena tindakan pemainnya tersebut di tengah keberhasilan mereka membuat kejutan.

“Kami merasa hancur. Insiden ini telah menodai pekerjaan bagus yang diraih tim kami. Saya akan mengeluarkan dia [Allende] dari klub,” tegas Moncada dalam sebuah pernyataan dilansir BBC.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak federasi sepakbola Argentina mengenai insiden tersebut.

foto: BBC

Komentar