Salah Seragam Warnai Perhelatan Liga Champions

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Salah Seragam Warnai Perhelatan Liga Champions

Seragam menjadi salah satu hal yang paling mendapat perhatian penonton ketika ada pertandingan sepakbola. Tak heran, ketika ada kesalahan pada seragam suatu kesebelasan yang bertanding, penonton langsung mengetahuinya.

Kejadian unik mengenai seragam kali ini muncul di salah satu kompetisi bergengsi Eropa, Liga Champions. Dalam laga antara FC Red Bull Salzburg melawan kesebelasan Latvia, FC Liepāja, Rabu (13/7) dini hari WIB, di kualifikasi kedua Liga Champions, salah satu pemain Red Bull Salzburg terlihat salah mengenakan kostum.

Pada laga tersebut, diketahui salah satu pemain Red Bull Salzburg, Andreas Ulmer, tidak mengenakan seragam kesebelasannya. Sekilas, memang tidak ada yang salah dengan Ulmer, tapi jika dilihat lebih teliti lagi, terlihat bahwa Ulmer mengenakan seragam kesebelasan milik Red Bull lainnya yang baru saja promosi ke Bundesliga, Red Bull Leipzig, yang diketahui dari lambang kesebelasan yang berada di dada sebelah kiri.

Ya, secara sekilas lambang kedua kesebelasan memang tidak ada yang berbeda. Mulai dari bingkai, huruf untuk penulisan kota, bentuk bola di belakang banteng, hingga bentuk bola di belakang banteng. Perbedaannya sendiri hanya terlihat pada bentuk banteng, latar belakang lingkaran kuning, dan tulisan Red Bull di sebelah atas bingkai.

Lambang Red Bull Salzburg (kiri) dan Red Bull Leipzig

Di awal laga, banyak yang tidak menyadari kejadian tersebut sebab seragam keduanya begitu mirip. Kesalahan tersebut baru diketahui banyak pihak ketika Red Bull Salzburg melakukan postmatch interview usai pertandingan berakhir. Kesalahan pada seragam tersebut direspon cepat oleh salah satu wartawan media Austria, Kurier, dengan langsung mengirim foto Ulmer dengan lambang Leipzig di dadanya.

Kesamaan seragam kedua kesebelasan memang tidak terlalu mengagetkan. Pasalnya, keduanya –bersama Red Bull Munchen, Ghana, Brasil, dan New York– merupakan kesebelasan sepakbola milik perusahaan minuman berenergi tersebut.

Kesalahan seragam ini pun langsung menjadi buah bibir beberapa media besar di Eropa. Kesalahan ini sekaligus menambah deretan panjang kesalahan kesebelasan yang berhubungan dengan seragam. Seperti yang diketahui, beberapa waktu lalu terdapat salah ejaan pada seragam eks pemain Liverpool yang kini memperkuat Los Angeles Galaxy, Steven Gerrard.

Kejadian ini bukan yang paling unik soal seragam. Sebelumnya kejadian paling unik terjadi di Divisi Championship ketika Sheffield Wednesday berhadapan dengan Millwall di 2013 lalu. Dalam laga tersebut, diketahui kitman Millwall lupa membawa seragam tandang yang seharusnya mereka gunakan. Beruntung, seragam tandang Sheffield Wednesday tersedia di stadion dan dapat langsung digunakan.

Komentar