Tuchel Tidak Menyesal Turunkan Pemain Lapis Kedua

Berita

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Tuchel Tidak Menyesal Turunkan Pemain Lapis Kedua

Fokus Borussia Dortmund mulai terbagi musim ini. Selain masih harus berjuang di ajang Europa League, mereka juga masih harus menjaga fokus di Bundesliga. Inilah yang membuat rotasi pemain menjadi hal yang tak terhindarkan yang harus dilakukan oleh Tuchel, agar para pemainnya tidak didera kelelahan dan tentunya, hal yang cukup ditakuti oleh para pemain: terkena cedera.

Ini yang membuat Tuchel sama sekali tidak menyesal saat ia harus menurunkan banyak pemain pengganti pada laga Revierderby melawan Schalke 04. Delapan pemain pengganti dimasukkan oleh Tuchel dalam laga Minggu (10/4) malam. Skuad ini berbeda dengan yang Tuchel turunkan saat Dortmund menghadapi Liverpool di ajang Europa League.

Pemain-pemain seperti Pierre-Emerick Aubameyang dan Henrikh Mkhitaryan tidak turun sebagai starting line-up. Mereka baru diturunkan di babak kedua. Selain itu, Marco Reus pun hanya dimasukkan dalam list pemain dan tidak turut serta dalam Revierderby edisi ke-147 ini. Tapi, hal ini tidak disesali oleh Tuchel karena sudah berdasarkan analisis yang dilakukan.

"Saya tahu bahwa saya sudah banyak membuat perubahan dalam pertandingan melawan Schalke. Tapi, perubahan-perubahan yang saya lakukan sudah sesuai dengan analisis yang saya dan staf pelatih lakukan. Itu karena saya percaya seratus persen kepada semua pemain yang ada dalam tim saya," ujar Tuchel seperti yang dilansir oleh ESPN FC.

Bukti kepercayaan Tuchel terhadap semua pemainnya adalah dengan memainkan Christian Pulisic, pemain berusia 17 tahun yang berasal dari tim youth Dortmund. Pemain yang baru saja menjalani debutnya bersama tim nasional Amerika Serikat dalam pertandingan persahabatan melawan tim nasional Guatemala langsung turun dari menit awal untuk mengisi posisi sebagai penyerang. Pulisic hampir saja mencetak gol di laga debutnya itu.

"Pulisic adalah pemain dari tim youth kami. Ia sudah memulai debutnya bersama Dortmund dalam pertandingan melawan Leverkusen. Sekarang, saya kembali berani menurunkannya dalam pertandingan melawan Schalke. Dua pertandingan besar yang menandai debutnya di Bundesliga," ujar Tuchel.

"Sebenarnya ada cara lebih mudah bagi kami untuk memberikan debut kepada Pulisic. Tapi, dengan memainkannya langsung di pertandingan penting, ini menjadi bukti bahwa kami mengakui kemampuan Pulisic dan menganggapnya sebagai bagian integral dari tim. Begitu juga dengan pemain muda lain dalam tim kami," tambahnya.

Kemampuan Tuchel dalam merotasi pemain akan kembali diuji dalam laga melawan Liverpool di leg kedua babak 8 besar Europa League Jumat (15/4) dini hari WIB mendatang, apakah rotasinya membawa pengaruh baik, atau malah memberikan pengaruh buruk bagi Dortmund.


foto: o-posts.com

ed: fva

Komentar