Solano: "Sangat Menyedihkan Melihat Newcastle Bermain Tanpa Hasrat"

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Solano:

Rentetan hasil negatif kembali memayungi Newcastle United. Perjuangan mereka untuk meraih kemenangan dan terlepas dari jurang degradasi kembali gagal. Bahkan Sabtu kemarin (5/3), Newcastle ditundukkan oleh sesama tim “pejuang” degradasi, Bournemouth, 1-3 di St. James Park.

Kekalahan ini pun semakin menipiskan peluang Newcastle lantaran mereka berbeda 33 poin dengan Swansea City yang berada di zona yang sedikit lebih aman. Kemenangan pun harus diraih Newcastle di 10 laga tersisa jika tidak ingin terdegradasi layaknya musim 2008/09.

Keinginan untuk meraih kemenangan Newcastle memang tak mudah, sebab dari apa yang terlihat dalam laga melawan Bournemouth, Newcastle tak menunjukkan adanya semangat bermain. Pernyataan ini bahkan dilontarkan oleh Alan Shearer dan Nolberto Solano, dua legenda klub.

“Laga Newcastle melawan Bournemouth menunjukkan beberapa yang hilang dari mereka (Newcastle), yakni keinginan, hasrat, dan lapar untuk menang. Tim ini sedang kacau,” ujar Shearer pada program Match of the Day BBC.

“Sangat menyedihkan melihat tim ini (Newcastle) bermain tanpa hasrat dan kecerdasan," ungkap Solano di lain kesempatan.

Tidak hanya itu, kritikan dan siulan yang sudah menjadi pemandangan jamak di St. James Park, terulang di pertandingan lawan Bournemouth. Nama Steve McClaren pun tak lepas dari kritik atas performa buruk Newcastle di laga tersebut. Bahkan beberapa suporter mulai menginginkan pemecatan McClaren, dengan berteriak: “Kamu akan dipecat besok pagi!”

Nasib Steve McClaren pun berada di ujung tanduk. Daily Mail bahkan melansir kabar bahwa nasibnya tinggal menghitung hari. Tak hanya soal kekalahan dari Bournemouth, tapi juga ketidakmampuannya menjaga ruang ganti Newcastle untuk tetap harmonis.

“McClaren sudah tidak dipercaya beberapa pemain asal Prancis lantaran dia menerapkan pola pemulihan yang menurut sebagian besar pemain tidak membuat performa tim bertambah baik,” ujar salah satu pemain Newcastle yang tidak disebutkan namanya seperti dikutip Daily Mail.

Saran untuk memecat McClaren yang dilontarkan oleh suporter Newcastle memang tak berlebihan. Pada musim ini, Pemilik Newcastle, Mike Ashley telah mengeluarkan 81,6 juta Poundsterling untuk transfer pemain. Jumlah yang terbilang cukup besar, mengingat Ashley termasuk sosok yang perhitungan dalam urusan belanja pemain.

Komentar