Modri? Bantah Jadi Rekrutan Perdana Ancelotti di FC Bayern

Berita

by Aun Rahman

Aun Rahman

Penulis & Penyunting. Pecinta sepakbola lokal dan Asia. Bermimpi Indonesia Raya berkumandang di Piala Dunia. Kontak : rahman.aun@gmail.com

Modri? Bantah Jadi Rekrutan Perdana Ancelotti di FC Bayern

Didatangkan pada era kepelatihan Jose Mourinho di Real Madrid, Luka Modri? mendapatkan kesulitan dalam masa-masa awalnya di ibu kota Spanyol. Bukan cuma permasalahan adaptasi, Modri? juga kesulitan untuk menggeser Xabi Alonso dan Sami Khedira di tim utama Los Blancos, julukan Real Madrid.

Ketika akhirnya Jose Mourinho digantikan oleh Carlo Ancelotti pada 2013, Modri? kemudian mendapatkan peranan yang lebih penting di skuat utama El Real. Ancelotti yang mengusung sepakbola menyerang memang lebih menyukai Modri? yang handal dalam mengatur serangan. Hasilnya, gelar La Decima atau gelar Liga Champions kesepuluh berhasil dibawa pulang ke Santiago Bernabeu.

Seiring dengan dikontraknya Ancelotti oleh FC Bayern sebagai suksesor Pep Guardiola untuk musim mendatang, muncul kabar bahwa bintang Kroasia ini akan menyusul mantan pelatihnya tersebut ke Bundesliga. Namun berita tersebut langsung dibantah Modri? sekaligus menyatakan bahwa dirinya memang berhubungan baik dengan Ancelotti tetapi tidak ada wacana untuk hengkang dari Real. Modri? juga menyebutkan bahwa fokus utama dirinya saat ini adalah untuk Real Madrid.

"Saya sudah melihat kabar tersebut, itu rumor saja," ujar Modri? kepada Sportske Novosti. "Ancelotti memiliki hubungan yang baik dengan seluruh pemain. Dalam masa kepelatihannya kami selalu mendapatkan hasil yang luar biasa. Saya memang masih saling kontak dengan Ancelotti, namun tidak ada pembicaraan terkait kepindahan ke FC Bayern. Saya masih memiliki kontrak di Madrid sampai 2018, dan seluruh rencana saya adalah untuk Madrid. Saya tidak pernah memikirkan klub lain."

Selain membantah kabar kepergiannya, Modri? juga menyampaikan tanggapannya tentang sang pelatih baru, Zinedine Zidane.

"Tahun-tahun bersama Ancelotti memang sangat menyenangkan tetapi Zidane saat ini memiliki carnya sendiri. Ia tidak terlalu banyak bicara, apa yang ia katakan langsung ke intinya saja. Kali ini akan berbeda karena ia (Zidane) memiliki ide-ide dan metode sendiri. Yang pasti sejak awal ia sudah menekankan bahwa kami harus membentuk zona padat untuk menghadang serangan lawan. Ia ingin kami sangat dekat dengan lawan kemudian menekan ketika kami kehilangan bola, karena itu akan membuat kami lebih cepat untuk melakukan serangan kembali".

Segala kemungkinan bisa saja terjadi, peluang Modri? untuk hengkang pun sama besarnya dengan keputusan untuk bertahan di Madrid. Namun kejadian  Modri? yang tidak banyak bermain di masa awalnya di Madrid bisa jadi terulang apabila ia akhirnya memutuskan hengkang ke FC Bayern. Seperti yang kita tahu, meskipun sudah ditinggal Bastian Schweinsteiger lini tengah raksasa Jerman tersebut masih memiliki stok gelandang tengah yang menumpuk, seiring dengan kedatangan Arturo Vidal pada musim panas tahun 2015 lalu.

Sumber : ESPN FC , Sportske Novosti

Foto : Marca

Komentar