Mereka yang Tak Percaya Leicester Akan Menjadi Juara

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Mereka yang Tak Percaya Leicester Akan Menjadi Juara

Musim ini, Leicester City tampil fenomenal. Pada awal musim, mereka sudah menyeruak di papan atas klasemen sementara Liga Primer Inggris. Banyak yang bilang kalau ini hanya kejutan semata, seperti halnya Southampton atau Swansea City di setiap musimnya, atau juga beberapa kesebelasan Liga Primer lainnya yang sempat mengejutkan. Lalu, liga pun berjalan seperti skenario: kesebelasan besar tampil konsisten dan mengambil tampuk pimpinan klasemen.

Namun anomali terjadi pada Leicester di mana hingga pekan ke-16, mereka masih memimpin klasemen Liga Inggris. Bukan cuma itu, penyerang mereka yang asli Inggris, Jamie Vardy mencatatkan rekor dengan mencetak gol dalam 11 pertandingan secara beruntun. Beberapa faktor disoroti menjadi penyebab kuatnya The Foxes musim ini seperti transfer pemain di beberapa posisi vital, hingga bersinarnya para pemain seperti Fuchs, Drinkwater, dan tentu saja, Riyad Mahrez. Tanpa mengurangi kontribusi pemain lain, Mahrez dan Vardy inilah yang kini menjadi kunci permainan Leicester. Kedua pemain ini bahkan berkontribusi atas 76% total gol Leicester di Premier League.

Meskipun kini Leicester duduk di puncak klasemen. Beberapa eks pemain dan pelatih di Premier League meragukan Leicester untuk dapat menjuarai Premier League. Pasalnya tidak mudah untuk mempertahankan permainan mereka saat ini. Berikut beberapa komentar dari pemain dan pelatih di Premier League, mengenai kans Leicester untuk menjadi juara.

Jamie Carragher

Dalam komentarnya usai pertandingan Leicester melawan Chelsea, mantan bek Liverpool ini mengungkapkan bahwa dirinya masih belum yakin akan peluang Leicester untuk menjadi juara Premier League. “Saya masih belum yakin mengenai peluang mereka untuk memenangi Premier League. Perlu lima atau enam pertandingan sebelum akhir musim, untuk bisa melihat mereka juara,” jelas Carragher kepada Sky.

Arsene Wenger

Setelah bermain melawan Sunderland, pelatih berkebangsaan Prancis ini mengakui bahwa Leicester memang bermain baik dalam setiap laganya. Namun ia tak yakin bahwa Leicester dapat menjadi juara. “Meski mereka punya peluang untuk juara, namun kami berharap mereka akan terpeleset,” ujar Wenger kepada Independent.

Sir Alex Ferguson

Menurut eks pelatih Manchester United ini, Leicester memilki kans yang cukup besar untuk menjuarai Premier League pertamanya. Namun, ia tidak yakin apabila Claudio Ranieri tidak mendatangkan pemain untuk memperkuat skuatnya.

“Saat ini Leicester merupakan klub terbaik di Premier League. Pertanyaannya adalah apakah hasil ini bertahan sampai akhir kompetisi? Apakah mereka memilki sumber daya yang berkualitas untuk mengarungi sisa musim?" Jelas Fergie kepada The Telegraph.

Louis van Gaal

Pelatih asal Belanda ini menjelaskan bahwa Leicester memilki peluang juara di akhir musim layaknya tim-tim lain. Namun, ia percaya bahwa tak mudah untuk tetap stabil. “Premier League berbeda dengan kompetisi lain. Banyak klub yang sukses hingga pertengahan musim, namun kompetisi bisa  lebih sulit di akhir musim, hal inilah yang menyulitkan."

“Selain itu, kekuatan dana di Inggris sangatlah berpengaruh, anda tak bisa memprediksi akhir musim jika ada bursa transfer. Jadi mereka jelas memilki peluang juara jika mereka memanfaatkan bursa transfer,” ungkap van Gaal kepada BBC.    

Gary Lineker

Beda lagi dengan pembawa acara utama BBC Match of the Day, Gary Lineker. Mantan pemain Inggris yang lahir di Leicester ini berujar di Twitter bahwa ia akan memakai celana dalamnya saja pada MotD edisi pertama musim depan jika pada akhir musim ini Leicester City berhasil menjadi juara Liga Primer.

Tweet tersebut ia cuitkan sesaat setelah Leicester mengalahkan Chelsea 2-1 pada Selasa dini hari kemarin (15/12/2015). Untuk diketahui saja, selain dilahirkan di Leicester, pria berusia 55 tahun ini juga merupakan produk asli Leicester City dan pernah bermain di sana pada awal karier profesionalnya di tahun 1978 sampai 1985.

">@premierleague I'll do the first MOTD of next season in just my undies.


— Gary Lineker (@GaryLineker) https://twitter.com/GaryLineker/status/676520648097865728">December 14, 2015

Kita lihat di akhir musim nanti bagaimana hasil dari komentar-komentar tersebut, terutama komentarnya Gary Lineker.

Sumber : BBC, Telegraph, Independent, Sky

Komentar