Sepakbola Bukan Pertunjukan Televisi

Berita

by Frasetya Vady Aditya

Frasetya Vady Aditya

Penyunting. Jangan terkekang; sepakbola cuma cangkang. Kontak: vady.aditya@gmail.com

Sepakbola Bukan Pertunjukan Televisi

FC United of Manchester (FCUM) menolak permintaan stasiun televisi Inggris BBC untuk menggeser jadwal mereka pada babak keempat Piala FA. Sebelumnya, BBC mengirimkan surat kepada FC United untuk mempertimbangkan kemungkinan penggeseran jadwal menjadi lebih siang. FC United akan bertandang ke Sporting Khalsa dan memulai pertandingan pukul tiga petang.

BBC sebagai pemegang hak siar Piala FA, ingin mencoba fitur baru mereka yakni Mobile Match of the Day Live Experience. Fitur tersebut memberi pengalaman baru bagi pemirsa yang menyaksikan siaran secara streaming. Dalam siaran tersebut akan ada sesi perbincangan presenter dengan fans, dengan pelatih di dug out dan dengan pemain di bangku cadangan. FCUM merasa kalau apa yang dilakukan BBC justru akan menurunkan integritas dari pertandingan dengan “mengganggu” mereka yang sedang berkompetisi.

Sayangnya permintaan BBC tersebut bertepuk sebelah tangan. Pihak klub lewat situs resminya merespons lewat pernyataan yang diberi judul “Sepakbola adalah olahraga, bukan acara hiburan televisi”: “Dewan FC United  memberikan kata “tidak” untuk permintaan ini. Suporter yang hadir tidak harus terganggu dengan orang-orang yang jarang menghadiri pertandingan.”

Pihak klub sebenarnya tidak menolak perubahan waktu pertandingan asalkan memenuhi persetujuan dan dapat memberikan manfaat bagi klub dan suporter. Mereka pun mengajak penonton yang ingin menikmati “pengalaman yang sebenarnya” untuk meninggalkan tv mereka dan datang ke stadion.

“Kami menyadari kalau sorotan media dan penghasilan dari televisi penting bagi sepakbola. Namun, kami percaya kalau keseimbangan mengayun terlalu jauh yang lebih memihak pada perusahaan televisi, dan terlalu jauh untuk mendukung mereka yang secara reguler membeli tiket,” tulis pernyataan tersebut.

Juru bicara BBC menanggapi bahwa tujuan mereka adalah untuk membuat Piala FA unik dengan cara yang inovatif. Salah satunya dilakukan lewat Match of The Day yang membawa pemirsa lebih dekat dengan pertandingan dan mengakses apa yang terjadi di balik layar.

Baca juga: Menyaksikan Langsung Idealisme FC United of Manchester

Tentang Pertandingan Pukul Tiga Sore

Sepakbola memang dimungkinkan untuk dimainkan pukul berapapun, sekalipun itu pukul satu siang saat matahari berada di atas kepala. Namun, banyak hal yang membuat sepakbola lebih nyaman dimainkan dan disaksikan pukul tiga sore atau pukul tujuh malam. Alasan-alasan tersebut banyak ragamnya dan biasanya telah melekat dalam kebiasaan di masyarakat.

Pengamat sejarah sepakbola, Susan Gardner, menyatakan pertandingan pukul tiga sore pada akhir pekan tak lepas dari sejarah aturan kerja di Inggris. Pada tengah pekan, para penonton yang umumnya buruh baru pulang pukul lima sore. Alasan ini yang membuat tidak adanya pertandingan tengah pekan seperti Piala Liga atau Piala FA yang digelar pada sore hari. Terdapat pula pembatasan pertandingan hingga pukul sembilan malam. Ini dilakukan agar penonton tidak ketinggalan jadwal kereta terakhir.

Menurut Susan, pertandingan pukul tiga sore pada hari Sabtu adalah sebuah tradisi yang telah dilakukan dari tahun ke tahun. Awalnya pada awal abad ke-20 ada aturan di mana buruh tak boleh bekerja lebih dari pukul dua siang. Aturan ini membuat sepakbola kian populer, bukan cuma dimainkan tetapi juga disaksikan.

Jadwal di sepakbola sedikit banyak memengaruhi pola di masyarakat itu sendiri. Para penggemar biasanya berkumpul di bar pada Sabtu pukul 12 siang—tentu setelah ada kesepakatan kerja 20 jam seminggu atau lima hari dalam sepekan. Pertandingan pukul tiga siang pun memungkinkan penggemar untuk tak melewatkan ibadah Minggu pada keesokan paginya.

foto: Bayu Adi Persada

Komentar