Jese Rodriguez dan Sulitnya Menembus Tim Inti Real Madrid

Berita

by Eki Nurdiansyah

Eki Nurdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Jese Rodriguez dan Sulitnya Menembus Tim Inti Real Madrid

Jese Rodriguez memulai laga comeback-nya saat Real Madrid mengalahkan Cornella 5-0 di ajang Copa Del Rey, Selasa (2/12) malam. Tak hanya kembali, ia pun menciptakan gol penutup Madrid pada laga tersebut. Ini merupakan cara yang baik bagi seorang penyerang untuk menyadarkan dunia bahwa ia masih ada dan siap untuk kembali mengguncang. Namun, rupanya kegemilangan Jese tidak membuatnya mendapatkan jaminan apapun.

Setelah absen hampir 9 bulan lamanya, Jese akhirnya bisa sembuh total dan bermain kembali untuk Real Madrid. Namun nampaknya situasi Madrid saat ini terlalu menyulitkan Jese, mengingat lini depan Madrid sudah diisi oleh pemain-pemain kelas dunia. Jese yang masih terbilang muda dirasa belum cukup bisa bersaing dengan Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, James Rodriguez maupun Karim Benzema.

Empat pemain tersebut adalah kunci kegemilangan Madrid dalam mencatatkan 17 kali kemenangan beruntun di musim ini. Kombinasi keempat pemain tersebut berhasil menciptakan total 39 dari 48 gol yang diciptakan Madrid di Liga hingga pekan ke 13. Dengan kata lain, mereka telah memproduksi 81,25% gol Madrid di La Liga musim ini.

Belum lagi, El Real masih memiliki Isco dan Chicharito sebagai alternatif kedua. Kehadiran mereka membuat peluang Jese untuk bermain dalam setiap pertandingan, meskipun sebagai pemain pengganti, terasa cukup kecil. Namun Jese pun masih diuntungkan dengan posisinya yang tidak hanya bisa ditempatkan dalam satu posisi. Selain sebagai penyerang, Jese pun bisa ditempatkan sebagai seorang winger.

Ancelotti sudah mengeluarkan pernyataan bahwa Jese bukanlah pilihan utama. Hanya saja, Don Carlo berjanji akan terus memikirkan untuk merotasi pemain-pemain yang ada dalam skuatnya saat ini. Ia akan mempertimbangkan setiap pemain yang ada dalam setiap laga.

Maka dengan pernyataan Ancelotti tadi, Jese yang memang membutuhkan jam terbang bermain untuk mengembalikan performanya, dirasa harus segera berpikir mengenai karirnya. Mengingat usianya yang masih cukup muda, Jese harus berpikir tentang tantangan baru untuk membuat permainannya semakin matang.

Nama Jese pun sebenarnya masuk dalam daftar pemain Spanyol yang dipertimbangkan Del Bosque untuk dibawa  ke Piala Dunia 2014. Saat itu Del Bosque mengatakan bahwa penampilan apik Jese bisa membawanya ke Brazil. Namun sayang, cedera yang Jese alami saat menghadapi Schalke di ajang Liga Champions, harus memupuskan peluang tersebut.

“Cedera yang ia alami adalah sesuatu yang buruk.” tandas Bosque kala berkomentar mengenai cedera Jese. Bosque pun menambahkan bahwa yang harus Jese lakukan adalah bekerja keras untuk sembuh dan secepat mungkin kembali ke lapangan.

Pernyataan Bosque pun mengisyaratkan bahwa ia menunggu perkembangan Jese, selepas cedera, Bosque ingin melihat penampilan Jese yang seperti musim lalu atau bahkan lebih baik.

Maka Jese pun harus sesegera mungkin memikirkan karirnya. Akankah ia mengikuti jejak Alvaro Morata yang lebih dahulu hengkang ke Juventus demi kesempatan bermain yang lebih banyak, atau ia akan bertahan di Madrid dan bersaing dengan para pemain besar yang sedang bermain gemilang?

Apalagi bila harus memikirkan tentang peluangnya bermain bagi timnas Spanyol, Jese sepertinya harus sesegara mungkin berpikir untuk keluar dari Bernabeu. Bursa transfer pertengahan musim sudah di depan mata. Ini merupakan waktu yang tepat bagi Jese untuk mempertimbangkan tawaran klub lain yang meminangnya, demi kesempatan bermain yang lebih banyak.

Komentar