Game Football Manager Akan Dipelajari di Sekolah

Berita

by Ardy Nurhadi Shufi

Ardy Nurhadi Shufi

Pemimpin Redaksi | Pesepakbola Tarkam | Juru Taktik
ardynshufi@gmail.com

Game Football Manager Akan Dipelajari di Sekolah

Game Football Manager (FM) memang sering menyajikan cerita tersendiri. Pemberitaan FM bukan hanya mengenai bagaimana permainan ini dimainkan atau memperkenalkan fitur-fitur baru yang mereka miliki, namun bagaimana game ini berpengaruh pada kehidupan nyata.

Yang terbaru, seorang guru di Skotlandia bernama Len Almond menyarankan agar permainan yang mensimulasikan kita sebagai seorang manajer sebuah klub sepakbola ini dimasukkan ke dalam mata pelajaran di sekolah-sekolah. Alasannya, beberapa permainan memang bisa meningkatkan Physical Education (PE) atau pendidikan jasmani.

“Game seperti Football Manager adalah salah satu cara yang baik untuk membuat seseorang mengerti akan sepakbola, di mana ini nantinya akan memberikan arti penting bagi masyarakat,” ujar Almond seperti yang dituliskan Evening Express. “

Tak hanya Football Manager, menurut Almond yang merupakan pendiri British Heart Foundation National Centre, lembaga kesehatan jasmani Inggris, ini game Just Dance pun bisa dimasukkan pada pelajaran pendidikan jasmani.

Rencana ini dibahas selama pertemuan Asosiasi Guru Pendidikan Jasmani Skotlandia. Pertemuan yang melibatkan sekitar 300 guru ini diselenggarakan dengan bertujuan untuk mencari terobosan-terobosan baru untuk menghasilkan pendidikan jasmani yang memiliki kualitas tinggi, terstruktur, dan progresif.

Jika Almond menyarankan game Football Manager, presiden asosiasi yang juga merupakan seorang guru pendidikan jasmani di Aberdeen Grammar School, Iain Stranger, menyarankan  game seperti Minecraft dan Wii Fit pun memiliki sisi positif yang bisa meningkatkan potensi pembelajaran bagi para siswa, khususnya pendidikan jasmani.

image (1)


game minecraft


“Saya tahu pada beberapa sekolah menggunakan permainan fantasi dan permainan lainnya seperti Minecraft di mana ini bisa meningkatkan pembelajaran masyarakat. Game seperti Just Dance dan Wii Fit pun memiliki kelebihan yang sama, “ kata Stranger.

Meskipun begitu, ide ini tak sepenuhnya disetujui oleh masyarakat. Menurut mereka yang tak setuju atas gagasan ini, video game bisa memberikan pengaruh buruk pada sang anak.

Misalnya saja pada kolom komentar pada artikel di situs eveningexpress.co.uk, di mana salah satunya bernada sinis, “Mungkin kemudian mereka akan mengajarkan permainan Grand Theft Auto (GTA), permainan yang identik dengan kekerasan, untuk mengajari anak-anak mendapatkan surat izin mengemudi. Jenius!” bunyi komentar dari pemilik akun bernama iamcraigcameron.

Komentar tersebut diamini oleh akun lain bernama Nicholas Fletcher, “Saya pikir para pengemudi Aberdeen harus menunjukkan pada para pemain GTA satu atau beberapa hal tentang cara mengumudi yang ugal-ugalan.”

Gagasan memasukkan beberapa video games pada mata pelajaran di sekolah Skotlandia untuk meningkatkan pendidikan jasmani memang belum ditentukan, namun sangat menarik jika game Football Manager ini nantinya benar-benar masuk dalam mata pelajaran pendidikan jasmani. Anak-anak di Skotlandia bisa mengenal dan mempelajari taktik dan strategi sepakbola sejak dini. Bukan tak mungkin lewat pelajaran ini akan lahir manajer-manajer top seperti Sir Alex Ferguson di masa yang akan datang.

Ya, selama para murid tak diajarkan metode save-load ketika kalah saat pertandingan, FM tampaknya akan memberikan dampak positif.

foto: eveningexpress.co.uk

Komentar