Van Gaal vs Pellegrini: "Perang" Pernyataan yang Tak Biasa

Berita

by Taufik Nur Shidiq

Taufik Nur Shidiq

Writer (Oct 2014 - Mar 2016); Editor (Nov 2017 - Nov 2018)

Van Gaal vs Pellegrini:

Menjelang derby Manchester, juru taktik Manchester United Louis van Gaal memiliki firasat baik. Manuel Pellegrini selaku manajer Manchester City, di lain pihak, juga menunjukkan ketenangan yang sama. Pellegrini menyebut United belum menunjukkan peningkatan sejak hancur di tangan David Moyes. Namun dalam komentarnya mengenai rival sekota, tersirat pernyataan yang sedikit banyak berarti “terlepas dari kondisi yang ada saat ini United bisa juara.”

“Ini bukanlah saat yang baik untuk Manchester City. Apa yang kami lihat dari Manchester City dalam beberapa pekan belakang tidak terlalu baik. Kami memiliki firasat yang baik mengenai pertandingan ini,” ujar the Iron Tulip sebagaimana diwartakan oleh ESPN.

Van Gaal benar. City memang tampil buruk belakangan. Dalam tiga pertandingan terakhirnya mereka tak sekalipun meraih kemenangan. Melawan CSKA Moscow di ajang Liga Champions, the Citizens berbagi angka dari hasil akhir dua sama. Dalam dua pertandingan setelahnya, City kalah. Masing-masing dengan skor 1-2 melawan West Ham United di ajang Liga Primer Inggris dan 0-2 melawan Newcastle United di ajang Piala Liga.

Tiga hasil buruk dalam tiga pertandingan terakhir menjelang partai sepenting derby Manchester jelas bukan sesuatu yang baik. Namun Pellegrini tidak merasakan tekanan apapun.

“Saya tidak tahu apa itu tekanan. Saya rasa sulit untuk menganalisa musim ini untuk saat ini, ketika Anda baru sampai di bulan Oktober dan Anda baru memainkan sembilan pertandingan di Liga Primer, ketika Anda tidak tahu apakah Anda akan lolos atau tidak ke Liga Champions,” ujar sang sarjana teknik sipil tersebut sebagaimana dikutip oleh the Guardian.

Lagipula, menurut Pellegrini, United belum menunjukkan perkembangan selepas kejatuhan musim lalu. Di bawah asuhan Van Gaal, Red Devils baru meraih tiga kemenangan dalam sembilan pertandingan Liga Inggris. Ditambah empat angka dari empat hasil imbang, United hanya mampu duduk di peringkat kedelapan di tabel klasemen sementara.

Namun pendukung City tak boleh senang dahulu, karena menurut Pellegrini hal yang sama terjadi kepada timnya. “Sama. Saya rasa kedua tim sama. Kami tidak lebih kuat. Saya rasa Manchester United mendatangkan pemain-pemain yang sangat penting tahun ini. Saya juga merasa bahwa mereka berada dalam masa-masa sulit yang hadir seiring dengan kedatangan manajer dan pemain-pemain baru. Mungkin hal yang sama terjadi kepada saya musim lalu jadi saya rasa mereka berada dalam masa yang sama,” ujarnya, masih kepad the Guardian.

Jika benar apa yang dikatakan oleh Pellegrini mengenai Van Gaal dan United saat ini sama dengan apa yang dilaminya bersama Sky Blues di musim lalu, maka ucapan pria asal Chile tersebut adalah doa yang layak diamini oleh para pendukung United. Walaupun sempat kesulitan di awal, Pellegrini tetap berhasil membawa City duduk manis di puncak klasemen di akhir musim lalu.

Apapun itu, pernyataan-pernyataan dua manajer yang sudah dikutip di atas, punya kesamaan nada: sama-sama meyakini tim lawan belum oke, sekaligus sadar tim sendiri juga belum meyakinkan. Tak ada kata dan kalimat yang menggebu-gebu, cenderung analitik dan dingin, juga diselimuti pesimisme dan optimisme sekaligus.

"Perang" pernyataan yang menarik dan agak tak biasa, bukan?

Komentar