Inilah Video Gol-Gol Bunuh Diri Menjijikan di Laga PSS vs PSIS

Berita

by Frasetya Vady Aditya

Frasetya Vady Aditya

Penyunting. Jangan terkekang; sepakbola cuma cangkang. Kontak: vady.aditya@gmail.com

Inilah Video Gol-Gol Bunuh Diri Menjijikan di Laga PSS vs PSIS

Pertandingan pekan terakhir delapan besar Divisi Utama Liga Indonesia, yang mempertemukan PSS Sleman menghadapi PSIS Semarang, akan dikenang sebagai pertandingan paling menyedihkan di negeri ini. Bagaimana tidak, mereka menodai nilai-nilai fair play yang ada dalam sepakbola.

Lima gol dalam waktu enam menit. Istimewa? Ini lebih dari itu, karena semuanya adalah gol bunuh diri.

Cerita belaka akan terdengar biasa, tapi jika Anda menyaksikan apa yang sebenarnya terjadi di lapangan, Anda pasti berpikiran sama: menjijikan. Bagaimana tidak, sulit untuk percaya kalau ada unsur "ketidaksengajaan" dalam lima gol tersebut. Ketika suporter mati-matian—dalam artian sebenarnya—mendukung klub untuk menang, para pemain memilih mengalah demi menghindari lawan.

Baca juga:

Lebih Horor Mana: Gol Bunuh Diri Mursyid atau 5 Gol di Laga PSS vs PSIS?

Skandal-skandal Pengaturan Skor: Dari Pasrah Hingga Lukai Kepala Sendiri

Masalah Finansial jadi Pintu Masuk Pengaturan Skor & Sepakbola Gajah


Awalnya, semua pemain PSS bergumul di area pertahanan sendiri. Mereka memainkan bola seolah-olah masih dalam pemanasan. Malah, seorang pemain PSIS menjaga di gawang PSS. Dalam rekaman pertandingan, ia "sukses" menahan tendangan pemain PSS yang diarahkan ke gawang sendiri.

Lalu, pada menit ke-86, pemain PSS mulai "serius". Hermawan akhirnya berhasil menjebol gawang sendiri. Dengan penuh kebanggaan, kiper PSS membiarkan bola meluncur deras ke gawangnya. Hal ini berlanjut dua menit kemudian, lewat tendangan melengkung dari sudut sempit yang dicetak Agus Setiawan (masih pemain PSS juga). Dengan indah, bola masuk ke gawang sendiri. Berkat gol tersebut PSIS pun unggul 2-0.

Ada raut kekesalan dari para pemain PSIS. Akhirnya, mereka pun melakukan hal yang sama. Kali ini, kiper PSIS mirip-mirip melakukan apa yang dilakukan kiper Inggris, Robinson, dalam laga menghadapi Kroasia. Ia gagal menendang bola yang memantul ke tanah. Fadli Manan dengan sukses meniru tendangan Gary Neville.

Dua gol PSIS lainnya dicetak oleh superstar yang sayangnya tidak dibawa Alfred Riedl ke timnas: Koemadi. Dalam tiga menit, ia mencetak dua gol! Ya, meskipun gol tersebut masuk ke gawang sendiri. Jangan lupa, Koemadi pun melakukan perayaan atas gol keduanya yang ia cetak lewat tendangan keras menyusur tanah.

Ada hal menarik saat PSIS mencetak gol bunuh diri pertama, sejumlah pemain PSS terjatuh karena cedera. Pun saat gol kedua. Kali ini giliran kiper PSS yang ikut-ikutan terjatuh, katanya sih cedera.

Lalu, saat akan mencetak gol ketiga, seharusnya wasit tidak membiarkan pemain PSIS memulai pertandingan. Pasalnya, ada dua (atau lebih?) pemain PSS yang ada di wilayah pertahanan PSIS. Tujuannya tentu saja agar PSIS tak mencetak gol ke gawang sendiri.

Kegilaan cerita di atas tentu tak akan lengkap jika Anda tak menyaksikan cuplikan lima gol yang dihelat di Lapangan Akademi Angkatan Udara Adisutjipto, Yogyakarta, tersebut. Horor!

Fokus pembahasan pengaturan skor lainnya, dapat anda baca di sini




Sumber gambar: troopytracks.com

Komentar