Kenapa Tendangan Penalti Mahrez Tidak Sah dan Tidak Diulang?

Taktik

by redaksi 179045

Kenapa Tendangan Penalti Mahrez Tidak Sah dan Tidak Diulang?

Leicester City bisa saja memaksa laga berakhir imbang melawan Manchester City jika penalti Riyad Mahrez jadi gol. Bola sebenarnya sudah masuk ke gawang, namun wasit tidak mengesahkan tendangan penalti tersebut. Hingga peluit akhir berbunyi, The Citizens akhirnya menang 2-1.

Penyebabnya adalah bola menyentuh dua kali kaki Mahrez sebelum masuk ke gawang. Menurut aturan yang berlaku, hal ini memang tidak diperbolehkan.

Ketika menonton pertandingannya sekilas memang tak ada yang salah dengan penalti tersebut. Mahrez mengambil ancang-ancang dan kemudian menendangnya dengan kaki kiri andalannya, semua terlihat normal.

Tapi wasit jeli , ia melihat bola menyentuh kaki Mahrez dua kali. Jadi saat menendang keseimbangan pemain asal Aljazair ini goyah sehingga terpeleset. Bola yang ditendangnya dengan kaki kiri menyentuh ke kaki kanan yang jadi tumpuan (simak videonya di bawah ini).

Tidak hanya wasit yang menyadari tapi juga para pemain Man City, termasuk kiper Willy Caballero. Mereka semua langsung melakukan protes begitu bola masuk.

Robert Madley yang menjadi wasit memberi keputusan berdasarkan aturan nomor 14 di Laws of The Game. Salah satu bunyinya adalah penendang penalti tidak boleh menyentuh kembali bola, jika bola tadi belum menyentuh pemain lain. Pemain lain di sini bisa lawan atau teman sendiri, tidak termasuk tiang gawang.

Jika bola disentuh kembali (kecuali dengan tangan) maka akan dilakukan hukuman tendangan bebas tidak langsung di tempat pelanggaran tersebut. Lalu jika menyentuh dengan tangan maka, seperti yang kita tahu, akan dihukum pelanggaran handball.

Sehingga sudah jelas bahwa tendangan penalti Mahrez memang tidak sah dan tidak harus diulang berdasarkan aturan di atas.

Sebenarnya sebelum ini kejadian serupa terjadi di La Liga. Antoine Griezman melakukan hal yang sama dengan Mahrez. Tapi ia beruntung karena wasit tidak jeli dan golnya menjadi sah.

Komentar