Kematian Fashanu yang Diiringi oleh Hat-Trick Sia-Sia Puskas

Backpass

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Kematian Fashanu yang Diiringi oleh Hat-Trick Sia-Sia Puskas

Berikut adalah beberapa kejadian di dunia sepakbola yang terjadi pada tanggal 2 Mei. Mulai dari kematian pesepakbola gay di Inggris sampai comeback yang lakukan Blackpool.

Kematian Justin Fashanu (2 Mei 1998)

Justin Fashanu, pemain pertama asal Inggris yang tidak malu mengakui bahwa dirinya gay, meninggal dunia. Ia meninggal karena bunuh diri setelah dirinya dituduh melakukan kekerasan seksual kepada remaja berusia 17 tahun. Saat itu ia masih berusia 37 tahun. Fashanu menggantung dirinya di garasi rumahnya pada tanggal 2 Mei 1998. Dalam surat yang ia tulis sebelum ia meninggal, pemain yang sempat membela Norwich City dan mencetak 35 gol dalam 90 penampilan bersama The Canaries ini mengaku bahwa ia memang ingin melakukan aksi bunuh diri ini karena ia sudah tidak tahan dengan ancaman yang dikirimkan oleh orang yang menuduhnya. Ia juga mengatakan bahwa ia "tidak ingin membuat malu keluarga".

Baca juga: Mengenang Justin Fashanu, Pesepakbola Homoseksual dalam Nuansa Musik Rock


Hattrick Puskas yang Sia-Sia (2 Mei 1962)

Benfica dan Real Madrid bertemu dalam babak final European Cup 1962. Dalam pertandingan itu, bintang Real Madrid asal Hungaria, Ferenc Puskas mencetak hattrick. Namun sayang, hattrick ini menjadi sia-sia saja karena Benfica mampu memasukkan lima gol ke gawang Madrid lewat Jose Aguas, Domiciano Cavem, Mario Coluna, dan dua gol dari Eusebio. Skor akhir 5-3, dan hasil ini membuat Benfica berhasil meraih trofi European Cup mereka yang kedua secara berturut-turut.

Cerita lengkap tentang peristiwa ini: Hat-trick Puskás yang Sia-Sia

Saat Burnley Memenangkan Trofi Liga Inggris Kedua Mereka (2 Mei 1960)

Pada 2 Mei 1960, tepat di akhir musim Burnley memenangkan pertandingan melawan Manchester City 1-2 di Maine Road. Hasil ini membuat Burnley, yang awalnya berada di peringkat ketiga di bawah Wolverhampton Wanderers dan Tottenham Hotspurs, langsung melesat naik dan menjadi juara di akhir musim.

Comeback Luar Biasa Blackpool (2 Mei 1953)

Pada babak final Piala FA tahun 1953, Blackpool melakukan comeback yang luar biasa setelah mampu mengalahkan Bolton Wanderers 4-3 setelah sempat tertinggal 3-1. Meski memang Stan Mortensen pada pertandingan tersebut mencetak hattrick (`35, `78, dan `89), namun comeback ini diinspirasi oleh penampilan pemain yang saat itu sudah berusia 38 tahun, Sir Stanley Matthews. Penampilannya yang sangat luar biasa mampu mengangkat performa keseluruhan pemain Blackpool dan membuat Blackpool akhirnya meraih trofi Piala FA pertama mereka.

Komentar