Best dan Kutipan-kutipan yang Membubung ke Langit

Backpass

by Taufik Nur Shidiq

Taufik Nur Shidiq

Penanggung jawab rubrik PanditSharing dan Backpass. Penyunting naskah Cerita.

Best dan Kutipan-kutipan yang Membubung ke Langit

Bukan semata karena nama belakangnya yang berarti "terbaik", George Best mendapatkan pengakuan dari seluruh dunia sebagai yang terbaik. Di masa jayanya (dan masih tetap sama hingga saat ini), Best mampu membuat para pemain besar mengakui kehebatannya; termasuk Pelé, Johan Cruyff, dan Franz Beckenbauer.

Pemain kelahiran 22 Mei 1946 ini memang tak pernah tampil di putaran final Piala Dunia. Tapi Best tetap saja dipandang hebat. Bahkan, ada yang mengatakan bahwa bukan Best yang sial karena tidak pernah tahu rasanya bermain di Piala Dunia; kejuaraan terakbar di seluruh dunia itulah yang rugi karena tidak pernah menjadi bagian dari kehebatan Best.

Orang-orang yang sempat menyaksikan Best ketika ia masih bermain termasuk kaum yang beruntung. Namun, orang-orang yang lahir setelah 1984 tak perlu merasa sama sialnya dengan Piala Dunia. Yang benar-benar hebat akan abadi. Best tetap dapat dinikmati.

Memahami kehebatan Best (di dalam dan di luar lapangan) dapat dilakukan dengan menyaksikan video-video yang melibatkan sang pemain. Atau lewat kutipan-kutipan terpilih mengenai sang pemain yang--saking populernya--sampai dipandang sebagai anggota kelima dari kelompok musik The Beatles. Kutipan-kutipan yang membubungkan nama Best ke langit -- tapi bukankah ia layak mendapatkan itu?

"Dengan kaki sesensitif tangan copet, penguasaan bolanya di bawah tekanan paling besar begitu menghipnotis. Repertoar gerak tipu dan elakan membingungkan... dan keseimbangan yang mampu membuat Isaac Newton memutuskan lebih baik memakan apel." – Hugh McIlvanney, jurnalis, The Observer.

"Tampak mustahil untuk menyakitinya. Umat manusia telah melakukan segala cara untuk mengintimidasinya. Dan Best hanya berlalu, menari di atas jegalan dan menyingkirkan para pemain yang sama besarnya seperti dedaunan." – Joe Mercer, eks manajer Manchester City.

"Beberapa orang memanggilnya playboy; namun tidak ada playboy lain yang lebih menguasai seni ini (ketimbang Best)." – Arthur Hopcraft, jurnalis, Daily Mirror.

"Ia dapat menggunakan kedua kakinya – kadang ia seperti memiliki enam kaki." – Sir Matt Busby.

"Sejarah Manchester United yang penuh kejayaan diciptakan oleh orang-orang seperti George Best. Setiap orang yang menyaksikan apa yang George dapat lakukan di atas lapangan berharap mampu melakukan hal yang sama." – Sir Bobby Charlton.

"George Best adalah salah satu pemain paling berbakat sepanjang masa dan barangkali pemain terbaik yang tidak pernah berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia." – Franz Beckenbauer.

"Aku rela menukar semua sampanye yang pernah aku minum untuk dapat bermain bersamanya dalam sebuah pertandingan besar tingkat Eropa di Old Trafford." – Eric Cantona.

"George Best adalah pemain terhebat di dunia. Bagiku ia tidak terlihat seperti orang Eropa. Ia adalah pemain Latin. – Pelé.

"Jarak terdekat antara aku dan dirinya adalah ketika kami berjabat tangan di akhir pertandingan." – Roy Fairfax, eks pemain Northampton yang bertugas menjaga Best di Piala FA 1970. United menang 8-2, Best mencetak enam gol di antaranya.

"Yang ia miliki sifatnya unik, tidak dapat dilatih." – Johan Cruyff.


Opini Cruyff mengenai Best, walau tidak berhubungan langsung, telah membenarkan penilaian Bob Bishop (pemandu bakat Manchester United yang menemukan Best).

Setelah melihat Best muda yang ketika itu masih berusia 15 tahun bermain untuk Creagagh BoysÂ’ Club, Bishop mengirim telegram kepada pihak kesebelasan: "Aku rasa aku telah menemukan seorang jenius untukmu."

Komentar