Persaingan Lama yang Tercipta Kembali di Kota Sheffield

Cerita

by Randy Aprialdi

Randy Aprialdi

Pemerhati kultur dan subkultur tribun sepakbola. Italian football enthusiast. Punk and madness from @Panditfootball. Wanna mad with me? please contact Randynteng@gmail.com or follow @Randynteng !

Persaingan Lama yang Tercipta Kembali di Kota Sheffield

Pada 1820, masyarakat Sheffield lebih tertarik memainkan kriket daripada sepakbola. Ketika itu terdapat sebuah tim kriket bernama The Wednesday Cricket Club yang menjadi tim kebanggaan mereka.

Tapi para pemain kriket tersebut memainkan sepakbola untuk menjaga kondisi fisik terutama saat musim dingin. Kemudian diadakan sebuah pertemuan di Hotel Adelphi, Sheffield, pada 1867 untuk membuat cabang olahraga sepakbola bernama Sheffield Wednesday FC pada Rabu, 4 September.

Beberapa pemain kriket seperti Harry Sampson, Tom Marsden, George Ulyett dan lainnya pun ikut bergabung dengan Sheffield Wednesday. Sisanya, diadakan seleksi dari sekitar 60 orang yang mendaftar ke kesebelasan tersebut. Beberapa kompetisi sepakbola pun dicoba diikuti.

Turnamen pertama yang diikuti adalah Piala Cromwell yang mempertemukan empat kesebelasan bentukan baru pada 1868. Sheffield Wednesday pun langsung menjadi juara setelah mengalahkan kesebelasan bernama Garrick di final melalui gol saat perpanjangan waktu. Berkembangnya kesebelasan sepakbola Sheffield Wednesday justru berdampak terhadap goyahnya keuangan di cabang olahraga kriket.

Kesebelasan sepakbola Sheffield lebih populer daripada kriket sehingga terjadi perselisihan tentang keuangan. Perselisihan dan tidak seimbangnya keuangan membuat klub sepakbola dan kriket Sheffield Wednesday resmi memisahkan diri pada 1882. Sampai pada akhirnya cabang olahraga kriket Sheffield Wednesday resmi membubarkan diri pada 1925.

Di sisi lain, Charles Clegg yang merupakan Presiden Kesebelasan Sepakbola Sheffield Wednesday juga berperan ganda karena ia juga menjabat Presiden di Sheffield United Cricket Club. Kemudian klub itu juga mendirikan cabang olahraga sepakbola pada 1889. Keputusan itu dibuat karena mengetahui masyarakat Sheffield rela dibayar untuk menyaksikan pertandingan semifinal Piala FA.

Kala itu sekitar 22 ribu masyarakat Sheffield dibayar untuk menonton pertandingan antara Preston North End melawan West Bromwich Albion di Stadion Bramall Lane yang merupakan stadion milik Sheffield United. Para petinggi Sheffield United melihat adanya potensi finansial dalam sebuah kesebelasan sepakbola.

Kemudian dibentuklah Sheffield United Football Club dan memainkan pertandingan pertamanya melawan Notts Rangers pada 7 September 1889. Satu tahun kemudian, barulah terjadi derbi Sheffield pertama yang bertajuk Steel City Derby (Derbi Kota Baja) pada 15 Desember 1890.

Disebut Steel City Derby karena Sheffield merupakan kota penghasil baja sekaligus banyak masyarakatnnya yang bekerja di pabrik baja. Maka dari itu juga Sheffield United dijuluki The Blades (si Pedang) karena mereka berada di kawasan pekerja pabrik barang-barang tajam. Lambang Sheffield United pun menyematkan dua bilah pedang.

Tapi para pendukung Shieffield Wednesday sering mengejek Sheffield United dengan kata babi. Hal itu karena kawasan di Sheffield United terdapat penjagalan babi yang cukup terkenal di Inggris.

Hanya saja secara prestasi, sebagai kesebelasan yang lebih muda, Sheffield United justru terlebih dahulu meraih gelar Divisi Satu (Liga Primer Inggris) pada musim 1897/1898. Sementara Sheffield Wednesday baru meraihnya pada musim 1902/1903. Tapi Sheffield Wednesday lebih berbangga hati karena berhasil merengkuhnya tiga kali lagi. Alhasil, Sheffield Wednesday memiliki empat gelar kompetisi tertinggi sepakbola Inggris ketimbang Sheffield United yang baru punya satu.

Tapi gelar Piala FA Sheffield United lebih banyak daripada Sheffield Wednesday. Sheffield United sudah mengoleksi empat gelar dan Sheffield Wednesday baru tiga gelar. Tapi hal yang paling diingat dan dibanggakan para pendukung Sheffield Wednesday adalah saat membantai Sheffield United dengan skor 4-0 pada Boxing Day 1979.

"Saya ingat pembantaian di Boxing Day yang terkenal di tahun 1979 saat Wednesday mengalahkan United 4-0 di Hillsborough di depan hampir 50.000 orang. Pendukung (Wednesday) masih menyanyikan tentang itu sekarang," kata Chris Turner mantan kiper Sheffield Wednesday seperti dikutip dari Express.

Terakhir kali mereka bertemu yaitu pada 26 Februari 2012 pada pertandingan League One 2011/2012. Setelah itu, Steel City Derby sudah tidak terjadi lagi karena Sheffield Wednesday promosi ke Divisi Championship pada musim tersebut.

Sekarang, pertandingan itu kembali lagi pada Divisi Championship 2017/2018 setelah promosinya Sheffield United. Pertandingan yang bisa membagi dua sebuah keluarga, teman dan tempat kerja di sebuah stadion di Sheffield terjadi beberapa waktu lalu. Situasi panas juga diungkapkan Andy Hinchcliffe selaku mantan pemain Sheffield Wednesday dari 1998 sampai 2002. Sebelum bermain di Sheffield, Andy sempat membela Manchester City dan Everton.

"Saya pernah bermain di klub Merseyside dan Manchester, tapi gairah di Sheffield adalah hal lain," ujar Andy. "Sungguh menyenangkan melihat dua tim Sheffield kembali di kompetisi bermain melawan satu sama lain," sambungnya seperti dikutip dari Sky Sport.

Situasi seperti itu sudah terjadi pada 25 September 2017 di Stadion Hillsborough yang menjadi kandang Sheffield Wednesday. Tapi pertandingan justru dimenangkan Sheffield United sebagai tamu dengan skor 4-2.

"Derby Livepool-Everton tidak memberikan (kesan) apapun untuk saya. Juga Newcastle-Sunderland. Tapi Sheffield United-Sheffield Wednesday tentu saja," kata Chris Wilder selaku Manajer Sheffield United.

Pertandingan Steel City Derby akan terjadi lagi di Stadion Bramall Lane pada dini hari nanti, Sabtu (13/1). Uniknya, kendati Sheffield United merupakan kesebelasan promosi, tapi peringkat mereka di atas Sheffield Wednesday. Sheffield United berada di peringkat tujuh klasemen sementara Divisi Championship musim ini. Sheffield Wednesday berada di peringkat 16 klasemen sementara.

Jelang pertandingan nanti, penjualan minuman keras akan ditutup sejak awal untuk mengantisipasi kerusuhan antara kedua pendukung. Kebijakan itu berkaca pada pertandingan Steel City Derby pertama yang terjadi bentrokan antara kedua pendukungnya.

Tapi memang pertandingan derbi di Sheffield selalu besar. Ketegangan dan emosi yang mendidih selalu menggambarkan suasana pertandingan derbi di Sheffield. Apalagi jika mengingat mereka sempat tidak bertarung selama lima tahun. Semangat dan raungan yang disapa para penonton akan menjadi tanda dimulainya permusuhan lama tersebut.

Karena itulah pertandingan Steel City Derby, yang mungkin diremehkan orang banyak, padahal memiliki makna yang sama dengan pertandingan satu kota di Manchester, London dan sekitarnya.

Sumber: EFL, Mirror, The Beautifull History, The Star

Komentar