Marek Hamsik Adalah Napoli

Cerita

by Randy Aprialdi Pilihan

Randy Aprialdi

Pemerhati kultur dan subkultur tribun sepakbola. Italian football enthusiast. Punk and madness from @Panditfootball. Wanna mad with me? please contact Randynteng@gmail.com or follow @Randynteng !

Marek Hamsik Adalah Napoli

Loyalitas Marek Hamsik untuk Napoli sempat diuji oleh keinginannya naik gaji. Peperangan batin Hamsik pun akhirnya menuaikan hasil. Dengan kesepakatan yang dirahasiakan, akhirnya ia menyetujui perpanjangan kontrak Napoli yang disebut sebagai kesepakatan "seumur hidup".

Secara teknisnya Hamsik telah menandatangani perpanjangan kontrak sampai 2021 ketika usianya hampir 34 tahun. Artinya, secara efektif kesepakatan itu telah mengontraknya seumur hidup dengan karier sepakbolanya. Mulai sekarang, mau tak mau ia harus membuat rumahnya di Naples lebih menarik daripada sekarang.

Perpanjangan kontrak itu merupakan awal Hamsik menjadi legenda Napoli. Ia adalah kapten kesebelasan berjuluk Partenopei tersebut. Diduga gajinya saat ini paling tinggi setelah Gonzalo Higuain pindah ke Juventus. Kesepakatan itu juga mengakhiri sementara rumor bahwa ia akan meninggalkan Napoli. Rumor sebenarnya adalah ia ingin menikmati liburannya sebelum berbicara dengan Napoli soal nominal kontraknya. Sebab Hamsik tidak pernah bermuka dua ketika klub-klub besar datang menggodanya agar meninggalkan Napoli.

Maka Arsenal, Barcelona, Bayern Muenchen, Manchester United dan Real Madrid, harus menutup diri dalam pengejaran Hamsik, "Saya senang dengan pilihan saya, saya hanya memikirkan Napoli. Ini adalah tim yang memainkan sepakbola menyerang dan disatukan untuk memenangkan sesuatu. Mari kita lihat ke depannya," ujar gelandang 29 tahun itu seperti dikutip dari Football-Italia.

Kehadirannya di lini tengah Napoli telah mencerminkan konsistensi dan komitmennya sejak bergabung pada 2007 silam. Ia adalah pahlawan di kalangan pendukung Napoli dan melihatnya telah menyamai rekor Diego Maradona dari perolehan 81 golnya. Apalagi Hamsik adalah bintang yang masih bertahan setelah Edinson Cavani, Ezequiel Lavezzi dan Higuain pergi untuk mendapatkan portofolio lebih tinggi.

Kesepakatan ini penting untuk Maurizio Sarri yang sedang membangun kesuksesan Napoli seperti musim lalu, ketika Hamsik masih menjadi elemen paling penting lini tengah Napoli seperti musim-musim sebelumnya. Arahan Sarri pada musim lalu membuat rataan operan kuncinya meningkat dari 2,3 perlaga menjadi 2,5 di setiap pertandingannya. Selama di tangah Sarri, Hamsik ditugaskan kembali menjadi metronom di lini tengah, dengan menjadi distributor bola dari tengah ke sayap maupun langsung ke sepertiga akhir lawan.

Pada era Rafael Benitez, Hamsik lebih diproyeksikan gelandang serang pada formasi 4-2-3-1 andalannya. Sebab untuk posisi poros ganda, Hamsik harus bersaing dengan Jonathan de Guzman dan Jorginho, untuk mendampingi Gohkan Inler, David Lopez atau Walter Gargano. Pada akhirnya Hamsik mengaku lebih nyaman dengan peran yang diberikan Sarri ketimbang Benitez.

"Saya mengatakan kepadanya (Sarri) bahwa saya ingin berubah peran dan sekarang saya merasa penting lagi," ungkap pemain asal Slovakia tersebut.

Bertahannya Hamsik membuatnya memiliki ide lain, yaitu mengajak Cavani bergabung kembali dengan Napoli. Tapi masalahnya adalah Aurelio De Laurentiis, Presiden Napoli, tidak memiliki hubungan baik dengan Cavani sejak pindah ke Paris Saint-Germain (PSG). Cavani juga baru mendapatkan peran baru di PSG seiring dengan perginya Zlatan Ibrahimovic ke Manchester United. Lagian, Napoli pun sudah mendapatkan Arkadiusz Milik sebagai penyerang pengganti Higuain.

Namun tidak peduli siapapun yang akan dibawa Napoli untuk menggantikan mesin pencetak gol mereka. Sebab kontrak baru Hamsik adalah salah satu kesepakatan paling penting bagi Napoli itu sendiri. Hamsik adalah milik Napoli dan tidak akan ada klub yang bisa memilikinya.

Sumber lain: SB Nation.

Komentar