Bundesliga Tetaplah Bundesliga

Cerita

by Taufik Nur Shidiq

Taufik Nur Shidiq

Penanggung jawab rubrik PanditSharing dan Backpass. Penyunting naskah Cerita.

Bundesliga Tetaplah Bundesliga

Sudah tiga musim berturut-turut FC Bayern München menjadi juara jauh sebelum mereka menjalani pertandingan terakhir di setiap musimnya. Dominasi Bayern memang membuat Bundesliga tampak membosankan. Namun dengan sendirinya Bayern membuat persaingan di tempat lain memiliki daya tarik tersendiri.

Ditambah lagi, Borussia Dortmund sedang mengalami masa sulit. Die Schwarzgelben -julukan Dortmund- sudah pasti tidak akan ambil bagian di Champions League musim depan. Padahal pada 2013, mereka tampil di final. Tp dua tahun setelahnya, berpartisipasi pun tidak. Bersama Dortmund, FC Schalke 04 juga tak akan menjadi peserta di kejuaraan yang sama. Absennya dua kesebelasan langganan Champions League yang saling membenci satu sama lain ini membuka jalan bagi debutan.

Borussia Mönchengladbach sudah pasti mengakhiri musim di empat besar. Di peringkat berapa, itu pertanyaannya. Akankah mereka mengakhiri musim tepat di belakang Bayern? Mengingat VfL Wolfsburg hanya berjarak satu angka saja. Akankah Mönchengledbach mengakhiri musim di tempat mereka berada saat ini dan lolos langsung ke fase grup Champions League? Atau akankah Mönchengledbach justru menderita kekalahan dalam dua pertandingan terakhir mereka, sehingga Bayer Leverkusen yang berjarak lima angka mampu menyalip dan memaksa Mönchengledbach menjalani pertandingan play-off Champions League?

Sebagai catatan, Mönchengledbach akan menghadapi Werder Bremen dan FC Augsburg di dua pertandingan tersisa. Leverkusen sendiri masih harus menghadapi TSG Hoffenheim dan Eintracht Frankfurt. Wolfsburg, sementara itu, masih menyisakan pertandingan melawan Borussia Dortmund dan FC Köln.

klasemen bundesliga 2015 copy

Di mana pun Mönchengledbach mengakhiri musim ini, mereka akan ambil bagian di Champions League untuk kali pertama. Mönchengledbach pernah empat kali bermain di final UEFA Cup, sekarang Europa League, (dua di antaranya mereka menangi) dan satu kali tampil di final European Cup. Bermain di play-off musim depan saja sudah bagus. Namun jelas akan lebih bagus lagi jika mereka mampu ambil bagian di putaran final.

Berbeda dengan zona Champions League, zona Europa League masih menjadi rebutan tujuh kesebelasan. Jerman berhak mengirim tiga perwakilan ke Europa League musim 2015/16; pemenang DFB-Pokal dan penghuni peringkat kelima Bundesliga lolos langsung ke fase grup sementara penghuni peringkat keenam memulai perjalanan di babak kualifikasi putaran ketiga.

Untuk saat ini, Augsburg masih menempati peringkat kelima sementara Schalke berada di peringkat keenam. Pertukaran posisi, bagaimanapun, masih sangat mungkin terjadi antara kedua kesebelasan tersebut dan lima kesebelasan lain di luar zona Europa League. Dortmund, Bremen, Hoffenheim, Frankfurt, dan Köln siap berjuang hingga detik terakhir demi tempat terhormat di antara kesebelasan-kesebelasan terpilih (Europa League memang bukan Champions League; tapi tetap saja...) dari seluruh Eropa.

Di papan bawah, Hertha Berlin yang saat ini sedang berada di peringkat ke-13 masih belum aman dari ancaman degradasi. Dengan raihan 34 angka dan dua pertandingan tersisa, Berlin masih sangat mungkin jatuh ke zona merah; VfB Stuttgart, juru kunci sementara, memiliki 30 angka. Di antara Berlin dan Stuttgart ada Hamburger SV, SC Freiburg, Hannover 96, dan SC Paderborn.

Dengan ini, FSV Mainz 05 menjadi satu-satunya kesebelasan selain Bayern yang tidak benar-benar memiliki kepentingan. Mainz sudah aman dari ancaman degradasi dan sudah tidak mungkin lolos ke Europa League.

Biarlah Bayern mendominasi dengan cara mereka sendiri. Kehebatan mereka, toh, tidak mempengaruhi persaingan-persaingan lain di luar gelar juara. Bundesliga tetaplah Bundesliga.

Komentar