Memanfaatkan Fleksibilitas Peran Welbeck

Taktik

by Abimanyu Bimantoro

Abimanyu Bimantoro

Football Analyst | Promising Sports Brand Strategist | Liverpool #YNWA

Memanfaatkan Fleksibilitas Peran Welbeck

Di penghujung bursa transfer musim panas 2014 ini, Arsenal akhirnya mendatangkan Danny Wlebeck dengan harga £16 juta dari Manchester United. Banyak yang menganggap ini hanya merupakan panic buying yang dilakukan Wenger akibat striker andalannya Oliver Giroud mengalami cedera panjang.

Jika dibandingkan dengan striker yang direkrut pesaing Arsenal, Welbeck mungkin tidak mencatatkan prestasi yang setara. Manchester United merekrut Radamel Falcao, Liverpool mendatangkan Mario Balotelli, Chelsea mendatangkan Diego Costa, sedangkan City masih memiliki Sergio Aguero.

Karena itulah banyak yang beranggapan lagi-lagi Arsenal mengalami kegagalan di bursa transfer. Namun benarkah demikian? Seburuk itukah Welbeck bagi Arsenal?

Jika kita lihat lebih dalam, Danny Welbeck sebenarnya bukan striker yang buruk. Kita sering dibutakan akibat membandingkan penyerang berusia 23 tahun ini dengan Wayne Rooney dan Robin van Persie.

Jumlah golnya pada musim lalu memang hanya 9 gol. Angka ini kalah dari jumlah gol Wayne Rooney (17 gol) dan Van Persie (12 gol).

Namun coba lihat waktu bermain yang diberikan kepada Danny Welbeck. Jika dibandingkan dengan Rooney dan Van Persie, Welbeck mendapatkan kesempatan bermain yang lebih sedikit. Total waktu bermain Welbeck hanya 1.459 menit, sedangkan Van Persie dan Rooney masing-masing 1.584 dan 2.448 menit.

Jika konversikan dengan waktu bermain serta menghilangkan gol dari tendangan penalti, Welbeck mencetak 0,56 gol per 90 menit bermain. Angka ini tidak jauh berbeda denganVan Persie yang mencetak 0,57 gol per 90 menit dan lebih tinggi dari Rooney yang mencetak 0,51 gol per 90 menit.

Jangan lupa juga bahwa keberadaan Van Persie dan Rooney di Manchester United membuat Welbeck sering digeser ke sayap atau bermain di belakang striker utama. Padahal posisi natural Welbeck adalah sebagai penyerang tengah.

Hal ini pula yang membuat catatan gol Welbeck menurun. Tercatat selama di Manchester United Welbeck total menit Welbeck bermain winger adalah 2.541 menit. Dia hanya mampu mencetak 9 gol ketika ditempatkan sebagai winger. Bandingkan dengan 11 gol yang dicetaknya hanya dalam 1.881 menit bermain sebagai striker.

Tidak hanya itu, kemampuan Welbeck bukan sekedar sebagai penyerang yang mampu mencetak gol. Welbeck justru lebih dikenal sebagai pemain yang mampu memainkan berbagai macam peran. Hal inilah yang kemudian membuat Ferguson sama sekali tidak mempermasalahkan jumlah gol Welbeck yang tidak banyak.

Pada perdelapan final Liga Champions musim 2012/2013, Manchester United harus menghadapi Real Madrid. Pada leg pertama, Ferguson menempatkan Welbeck sebagai pemain sayap kiri. Welbeck berhasil menampilkan permainan yang luar biasa ketika itu. Beberapa media bahkan sepakat menunjuk Welbeck sebagai man of the match pada pertandingan tersebut.

Memasuki babak kedua Welbeck bergeser ke tengah di belakang Van Persie. Ferguson memberikan tugas tambahan padanya di babak kedua itu. Selain sebagai penghubung antara lini tengah dengan penyerang, Welbeck juga harus mengganggu pergerakan Xabi Alonso sebagai pengatur serangan Real Madrid di tengah. Hasilnya, Alonso pun tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Disinilah kelebihan Welbeck yang bisa dimanfaatkan Arsenal setelah mengkontraknya. Sementara Giroud masih cedera, Welbeck mampu menjadi penyerang tengah mereka yang bisa mengkonversi peluang menjadi gol. Setelah itu, kemampuan Welbeck untuk menyesuaikan diri dengan berbagai macam peran bisa dimanfaatkan Wenger untuk menempatkannya sesuai dengan kebutuhan taktik yang sedang diterapkan.

Jika membandingkan £16 juta yang dikeluarkan Wenger untuk mendatangkan Welbeck dengan £16 juta yang dikeluarkan Rodgers untuk mendatangkan Balotelli mungkin terlihat Wenger telah melakukan kesalahan. Namun jika melihat pada banyaknya peran yang bisa dimanfaatkan Welbeck ketimbang striker-striker lainnya, mungkin £16  juta yang dikeluarkan Wenger ini tidak seburuk itu.

Komentar