Menilik Perbedaan Taktik Mourinho pada Schurrle dan Willian

Taktik

by Aqwam Fiazmi Hanifan

Aqwam Fiazmi Hanifan

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Menilik Perbedaan Taktik Mourinho pada Schurrle dan Willian

Prediksi orang terhadap Chelsea yang akan menjuarai Liga Inggris memang sebuah prediksi beralasan. Kedalaman skuat yang dimiliki merekalah yang menjadi penegas prediksi itu. Tapi hal ini bukan tak membuat prediksi starting line up Chelsea mudah ditebak. Mou bukanlah tipikal pelatih yang senang menggonta-ganti pemain untuk line up, karenanya memprediksisikan siapa saja pemain yang akan ditampilkan Mou bukanlah pekerjaan yang sulit.

Namun ada posisi yang sulit diprediksi yakni posisi gelandang sayap kanan dimana posisi itu diperebutkan oleh Willian dan Andre Schurrle. Dengan empat kompetisi yang Chelsea jalani, kedua pemain ini pastinya akan mendapatkan waktu bermain yang cukup banyak. Rotasi antar keduanya pasti akan terus terjadi karena pada dasarnya dua pemain ini adalah dua tipikal yang berbeda.

Pada musim lalu, meski bermain lebih sedikit Schurrle mampu mencetak 8 gol dan Willian 4 gol. Hal ini terjadi karena Schurrle adalah tipikal pemain yang buruk dalam dribbling tapi memiliki kemampuan shooting cukup baik. Rataan shooting yang dia buat bahkan yang terbaik di Chelsea musim lalu mengalahkan Eden Hazzard.

Hanya saja dalam soal aspek bertahan dan jumlah attempt yang tercipta, Willian unggul ketimbang Shurrle. Kelebihan Willian adalah sosok yang bagus saat melakukan defend action. Take-ons yang dilakukan kepada lawan selalu dengan baik dikonversi menjadi serangan yang berbuah attempt.

Kontribusi Defensive Willian lainnya adalah saat menghentikan serangan lawan. Jumlah foul yang dia buat memang cukup banyak dengan rataan 1,3 foul/pertandingan dan 2 tekel/pertandingan. Pelanggaran yang dilakukan Willian biasanya terjadi ketika Chelsea kehilangan bola, dan dia berusaha untuk mendapatkan bola kembali.Pelanggaran yang dia lakukan masih dalam tahap wajar demi menghentikan lawan melancarkan serangan balik, adanya pelanggaran membuat lini belakang bisa menata kembali skema pertahanan yang solid. Dalam soal bertahan, Willian unggul ketimbang Schurrle.

Dalam soal area gerak bermain, Schurrle lebih ke tipikal pemain yang senang bermain melebar dan cenderung bermain tinggi. Hal ini berbeda dengan Willian, yang lebih sering bermain mundur ke tengah untuk bisa menguasai bola lebih lama, efeknya dia akan membantu mendorong lini kedua untuk maju lebih jauh, khususnya fullback entah itu Azpilicueta ataupun Ivanovic.

Saat melawan Burnley pekan lalu.Mourinho tahu bahwa Burnley kemungkinan besar akan bermain berhati-hati dan bertahan total, karena itu dia memasang Schurrle dari menit-menit awal. Lain cerita jika Chelsea menghadapi lawan yang berkarakter mencoba unggul dalam kepemilikan penguasaan bola, Willian lah yang akan diturunkan lebih dulu. Taktik parkir bus yang selalu identik dengan Mou akan efektif jika dengan memanfaatkan Willian. Dengan kemampuan Willian dan Schurrle yang berbeda ini, fleksibilitas taktik Mou akan bisa terjadi setiap saat, tak terkecuali berganti saat pertandingan digelar.

Komentar