Top Skor yang Kini Paceklik Gol, Ada Apa dengan Fabian Klos?

Cerita

by Ikhsan Abdul Hakim

Ikhsan Abdul Hakim

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Top Skor yang Kini Paceklik Gol, Ada Apa dengan Fabian Klos?

September lalu, Arminia Bielefeld mengawali musim promosinya dengan apik. Die Arminen menahan imbang Eintracht Frankfurt serta mengalahkan FC Koeln di dua pertandingan pertama Bundesliga 2020/21. Anak asuh Uwe Neuhaus pun seakan menunjukkan bahwa mereka bisa meneruskan kejutan musim lalu, promosi sekaligus menjuarai Bundesliga 2 waulaupun tak diunggulkan di awal musim.

Akan tetapi, ceritanya berubah drastis usai Arminia mengalahkan Koeln. Kampiun Bundesliga 2 ini menelan lima kekalahan beruntun hingga Spieltag 7. Secara berturut-turut, Ritsu Doan dan kawan-kawan dibungkam Werder Bremen, Bayern Muenchen, Wolfsburg, Borussia Dortmund, hingga teranyar dibabat klub yang baru promosi musim lalu, Union Berlin, 5-0.

Ini memang baru pekan-pekan awal dan Arminia masih punya banyak waktu untuk mengatasi ketertinggalan. Namun, jika tak segera membenahi performa, bisa-bisa Arminia bernasib serupa SC Paderborn musim lalu, langsung degradasi setelah semusim promosi.

Melempemnya lini serang adalah salah satu faktor terjerembapnya Arminia musim ini. Hingga Spieltag 7, anak asuh Neuhaus baru mencetak empat gol. Schalke 04, klub besar yang sedang dilanda masalah besar — belum menang di Bundesliga sejak Februari 2020 — bahkan mencetak satu gol lebih banyak dari Arminia.

Empat gol Arminia musim ini masing-masing dicetak oleh Ritsu Doan, Sven Schipplock, Cebio Soukou, serta Joan Simun Edmundsson. Kapten sekaligus top skor Arminia musim lalu, Fabian Klos, tak ada dalam daftar tersebut. Padahal, ketajaman Klos amat diharapkan Die Arminen untuk mengarungi kompetisi teratas sepakbola Jerman.

Link streaming pertandingan Bundesliga: Arminia Bielefeld vs Bayer Leverkusen

Klos sendiri tampil trengginas di Bundesliga 2 musim lalu. Ia mencetak 21 gol musim lalu dan menyabet gelar top skor Bundesliga 2 2019/20. Penyerang berusia 32 tahun ini mencetak 32% dari semua gol Arminia di ajang liga.

Di level teratas, Klos tampak kesulitan menyesuaikan diri. Ia belum kunjung mencetak gol meski tergolong sebagai pemain Arminia yang sering mendapat peluang. Klos melepaskan tujuh tembakan di Bundesliga musim ini, terbanyak ketiga di antara skuad Arminia. Nilai xG yang didapat peluang-peluang Klos (1,0) pun tertinggi dibanding pemain Die Arminen lain.

Melempemnya Klos tentu kerugian besar bagi Arminia. Sebagai tim yang jarang membuat peluang (memiliki rata-rata tembakan per pertandingan terendah kedua), Arminia wajib memanfaatkan ruang tembak seefisien mungkin. Di sinilah peran Klos sebagai penyerang tunggal dinantikan.

Penyerang berusia 32 tahun tersebut selalu dipercaya Neuhaus sebagai ujung tombak, memainkan tujuh pertandingan awal sebagai starter. Ketika ditanya soal paceklik gol Klos pada Oktober lalu, jelang menghadapi Wolfsburg, pelatih berusia 60 tahun itu membela striker andalannya.

“Dia tidak akan jatuh [oleh kritik] dengan mudah. Dia harus melakukan pekerjaannya kembali. Saya telah menyaksikan permainan yang lebih bersemangat darinya saat menghadapi Bayern. Saya yakin dia akan mengulanginya saat menghadapi Wolfsburg,” kata Neuhaus.

Akan tetapi, Klos gagal menjawab kepercayaan Neuhaus dan Arminia kembali kalah. Setelah tujuh pertandingan, sampai kapan Uwe Neuhaus tetap mempertahankan Fabian Klos di starting line-up? Di skuad Arminia sekarang, eks asisten pelatih Borussia Dortmund itu punya tiga pemain yang bisa dijadikan penyeran tengah.

Arminia masih punya rekrutan anyar, Sergio Cordova, yang musim ini sering dipasang sebagai penyerang kiri. Penyerang cadangan, Sven Schipplock, pun telah membuktikan diri dengan mencetak satu gol musim ini. Arminia juga masih memiliki penyerang muda Sebastian Mueller.

Klos memang pemain yang paling lama membela Arminia. Ia juga telah 132 gol sejak bergabung pada 2011. Tetapi, di level teratas, atmosfer pertandingan lebih menuntut dan Klos harus segera menyesuaikan diri.

Pada Sabtu (21/11) pukul 21:30 WIB, Arminia akan menghadapi penghuni empat besar yang belum terkalahkan, Bayer Leverkusen. Jika ingin meraih poin lawan klub sekelas Die Werkself, Klos dan skuad Die Arminen wajib tampil efisien di depan gawang.

Seluruh pertandingan Bundesliga 2020/21, beserta tayangan ulang dan highlights pertandingannya, dapat Anda saksikan di Mola TV (klik di sini).

Komentar