5 Comeback Terbaik Manchester United

Cerita

by Agung Putranto Wibowo

Agung Putranto Wibowo

a freelance journo. full-time researcher. bachelor of law

5 Comeback Terbaik Manchester United

Manchester United berhasil menang dramatis saat menghadapi Crystal Palace, Minggu (5/3). Sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu, United berhasil mencetak tiga gol balasan untuk meraih tiga poin. Menariknya, gol kemenangan United pada laga ini dicetak Nemanja Matic pada menit ke-91.

Dalam sejarah Liga Primer, United sudah beberapa kali mencatatkan comeback dramatis. Berikut adalah beberapa pertandingan dramatis United yang dimenangkan setelah sempat tertinggal lebih dulu oleh lawan

Manchester United 2-1 Sheffield Wednesday, 1992/93 Premier League

Comeback ini terasa spesial karena jadi awal dominasi Sir Alex Ferguson di liga Inggris. Setelah tertinggal lebih dulu lewat gol yang dicetak John Sheridan melalui tendangan penalti pada menit ke-65, United bangkit lewat dua gol yang disarangkan Steve Bruce ke gawang Chris Woods, kiper Sheffield Wednesday. Kemenangan itu begitu dramatis karena dua gol dicetak di penghujung laga, yakni pada menit ke-86 dan ke-90. Tiga poin itu terasa sangat penting karena saat itu United sedang bersaing ketat dengan Aston Villa di puncak klasemen.

Manchester City 2-3 Manchester United, 1993/94 Premier League

Derby Manchester yang terjadi pada November 1993 berlangsung seru. Pasukan setan merah tertinggal lebih dulu melalui dua gol sundulan yang dicetak Niall Quinn ke gawang Peter Schmeichel. Namun berkat dua gol Eric Cantona dan gol kemenangan pada menit ke-86 yang dicetak Roy Keane, United berhasil pulang dari Maine Road dengan raihan tiga poin

Tottenham 3-5 Manchester United, 2001/02 Premier League

Babak pertama adalah milik Spurs. Berkat gol-gol yang dicetak Dean Richards, Les Ferdinand, dan Christian Ziege, pasukan Glenn Hoddle unggul 3-0 pada paruh pertama. Namun semua berubah ketika 45 menit sisa dimainkan. Gol yang dicetak Andy Cole dan Laurent-Blanc menjadikan skor sementara 3-2. Kemudian Ruud van Nistelrooy dan Juan Sebastian Veron memaksa skor jadi 3-4. United yang sudah di atas angin lantas mengunci tiga poin melalui gol yang dicetak David Beckham. Pasca pertandingan, Fergie ditanya BBC apa yang sudah ia lakukan di ruang ganti sehingga anak asuhnya berhasil comeback. Dengan nada kesal, Fergie menjawab: “Saya sedang tidak (ingin) mengatakan apa yang sebenarnya saya katakan kepada mereka di babak pertama! Mengapa sih saya selalu ditanya seperti itu?"

Everton 2-4 Manchester United, 2006/07 Premier League

Dengan sisa tiga pertandingan pada musim itu, United butuh kemenangan untuk mengamankan gelar juara. Saat itu, pasukan Sir Alex hanya berjarak tiga poin saja dari peringkat kedua, Chelsea. Namun perjuangan mereka di Goodison Park tidaklah mudah. Memasuki menit ke-50, Everton sudah unggul 2-0 lewat gol Alan Stubbs dan Manuel Fernandes. United tidak tinggal diam, John O’Shea memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Kemudian, gol bunuh diri Phil Neville memaksa kedudukan jadi imbang 2-2. United yang ingin menang, menguncinya lewat gol Wayne Rooney dan pemain muda Chris Eagles. Kemenangan tandang 2-4 itu pun semakin spesial, sebab di partai lainnya, Chelsea hanya mampu bermain imbang dengan Bolton Wanderes.

West Ham 2-4 Manchester United, 2010/11 Premier League

Secara mengejutkan, pasukan setan merah tertinggal 2-0 dari tim yang sedang berada di zona degradasi, West Ham. Fergie merespon ketertinggalan itu dengan memasukkan Javier “Chicarito” Hernandez di babak kedua. Namun Rooney lah yang mencuri perhatian dengan mencetak hattrick dalam kurun waktu 14 menit. Saking emosionalnya, pemain bernomor punggung 10 itu mengumpat di depan kamera yang sedang merekam saat perayaan. Akhirnya kemenangan itu ditutup dengan skor 2-4 lewat gol Chicarito pada menit ke-84.

Komentar